/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/
Sinergitas-pengelelolaan-sungai

Sungai Bengawan Solo merupakan sungai yang memiliki nilai historical yang tak lekang oleh waktu. Hingga hari ini sungai terpanjang di Pulau Jawa ini mengalir sampai jauh menghidupi masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tak hanya kokoh berdiri, seiring berjalannya waktu keberadaan Sungai Bengawan Solo juga memberi hadiah seperti banjir, kekeringan, pencemaran, perubahan struktur sungai dan lain-lain bagi masyarakat disekitarnya. Oleh karena itu, dalam rangka menyelesaikan permasalahan atas pengelolaan dan dampak Sungai Bengawan Solo dilaksanakan kegiatan Forum Komunikasi (Sinergitas) Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur dengan tema Pengelolaan dan Penanganan Dampak Sungai Bengawan Solo dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 Selasa (29/09/2020).

Wakil Ketua DPRPD Provinsi Jawa Timur Anwar Zadad dalam sambutannya menyampaikan agar kita bersinergi dalam mengelola Sungai Bengawan Solo agar fungsi Sungai Bengawan Solo senantiasa bermanfaat untuk anak cucu di masa mendatang.

Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H Emil Elestianto Dardak, B.Bus, M.Sc turut hadir secara virtual dan menyampaikan materi tentang Bengawan Solo dalam Konteks Sebagai Hajat Hidup Masyarakat Jawa Timur. Emil berpesan dalam pengelolaan Sungai Bengawan solo diperlukan sinergitas anatar instansi pemerintah, pihak swasta, komunitas dan masyarakat.

Turut hadir pula secara virtual Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP yang menyampaikan materi tentang Simpang Siur Penanganan dan Tarik Ulur Kewenangan Pengelolaan Sungai Bengawan Solo. Ganjar menegaskan bahwa masing-masing punya peran dan kontribusi dalam pengelolaan Sungai Bengawan Solo.

Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, Bupati dan Walikota di Wilayah Sungai Bengawan Solo, Kepala Bappeda Dinas PU SDA Jawa Tengah dan Jawa Timur, Pemerhati Lingkungan dan BBWS Bengawan Solo baik hadir secara langsung maupun secara virtual.

Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si memaparkan tentang Sungai Kita Sungai Bengawan Solo yang ditegaskan dengan aksi nyata bersama warga masyarakat di sepanjang Sungai Bengawan Solo seperti kegiatan komunitas dan lain-lain.

Dr. Nani Hendiati Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Maritim dan Investasi turut memaparkan tentang Sinergi Multipihak Pengelolaan Hulu-Hilir DAS Bengawan Solo (Pembelajaran Dari Citarum). Nani berpesan bahwa mengelola sungi diperlukan pendampingan masyarakat yang baik dari berbagai stakeholder.

Mr. Martin Hasson Country Director Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit melalui virtual memaparkan tentang Technical Cooperation on Green Infracture, dalam paparannya Ia menyampaikan pengelolaan sungai harus kompak dari hulu sampai ke hilir.

Dalam Forum Komunikasi hari ini Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Dr. Ir Agus Rudyanto M.Tech berkesempatan menyampaikan tentang Sinergitas Penanganan Poblematika Sungai Bengawan Solo, Ia menjelaskan bahwa setiap bulan BBWS Bengawan Solo rutin melakukan pengecekan kualitas air di 30 titik lokasi di sepanjang Sungai Bengawan Solo. Melalui kegiatan cek kualitas air beliau menyampaikan bahwa BBWS Bengawan Solo senantiasa menjaga kualitas air di sepanjang Sungai Bengawan Solo.

Dan materi terakhir yang disampaikan dalam Forum hari ini adalah tentang Mengembalikan Fungsi Sungai Bengawan Solo untuk Keberlangsungan Kehidupan yang disampaikan oleh Komunitas Ecoton . Komunitas Ecoton adalah Komunitas Peduli Sungai yang tumbuh dan berkembang di Jawa Timur yang memiliki banyak kegiatan pelestarian sungai yang melibatkan masyarakat.

Melalui Forum Komunikasi (Sinergitas) Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur dalam Pengelolaan dan Penanganan Dampak Sungai Bengawan Solo diharapkan dapat menjalin komunikasi antar instansi dan pemerhati lingkungan, bertukar informasi antar satu dengan yang lainnya, saling belajar, sehingga jika suatu hari terjadi permasalahan tentang Sungai Bengawan Solo dapat saling kompak dalam menyelesaikan dan Sungai Bengawan Solo dapat senantiasa bermanfaat bagi masyarakat disekitar. Menjadi tugas kita berama untuk dapat mencari solusi terbaik tentang permasalahan Sungai Bengawan Solo sekarang, besok dan selamanya (bbwsbs/sita).