/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Dalam rangka pelaksanaan tindak lanjut Komitmen Bersama Sinergitas Pemerintah dan Komunitas Peduli Sungai di WS Bengawan Solo dalam melaksanakan Pemantauan dan Pengawasan Pencemaran Sungai di WS Bengawan Solo, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mengadakan Pertemuan Forum Jogo Kali Bengawan (JOKALIBE) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Papan Kawruh Tirta, Selasa (27/10/2020).

Subkoordinator Pelaksana Tugas Pelaksanaan (O&P) SDA Bengawan Solo Santosa S.ST, MT menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan “Sarasehan Komunitas Peduli Sungai di WS Bengawan Solo dengan tema Nguri-uri Kali Bengawan Solo” yang telah dilaksanakan bulan lalu yang akhirnya terbentuk Forum Jogo Kali Bengawan (JOKALIBE) yang berbasis jaringan kerjasama Pentahelix (Pemerintah, Komunitas, Akademisi, Media, dan Dunia usaha). Tujuan pertemuan kali ini difokuskan pada pembahasan administrasi dan teknis kegiatan forum, antara lain meliputi visi, misi, struktur organisasi, SOP, serta program kerja Forum JOKALIBE.

“Harapannya dengan pertemuan ini dapat menghasilkan sebuah hasil yang dapat menjadi panduan kita dalam pelaksanaan sinergitas antara pemerintah dan Komunitas Peduli Sungai atau Relawan dalam Pelaksanaan dan Pemantauan Pengawasan Pencemaran di WS Bengawan Solo,” ungkapnya.

Acara tersebut dilanjutkan dengan penyampian materi dan diskusi oleh Akhmad Ramdhon Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan materi Menyusun Visi, Misi, dan TUPOKSI serta Menyusun Program Kerja dan SOP. Adapun hasil kegiatan tersebut adalah terumuskannya visi terwujudnya Sungai Bengawan Solo yang lestari bagi kesejahteraan masyarakat dengan misi mewujudkan sinergitas Pentahelix (Pemerintah, Komunitas, Akademisi, Media, dan Dunia usaha) untuk berkomitmen pada pembinaan, pemberdayaan masyarakat untuk Sungai Bengawan Solo serta pengawasan, pelaporan dan pengendalian untuk Sungai Bengawan Solo.

Kedepannya Forum Jogo Kali Bengawan (JOKALIBE) ini mempunyai tugas membantu Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan pembinaan, pemberdayaan masyarakat, pemantauan dan pengawasan pencemaran sungai di Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui inventarisasi titik-titik lokasi pencemaran sungai, melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga melestarikan sumber daya air, melakukan upaya pencegahan, pemantauan dan pengawasan pencemaran di sungai, koordinasi informasi dan kejadian di lapangan yang diduga mengakibatkan terjadinya pencemaran di sungai(BBWSBS/kharis).