Slide 1

Berita Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy > Pertemuan Konsultasi Masyarakat Studi Rencana Tanggap Darurat Bendungan Leuwikeris


Selasa, 17 November 2020, Dilihat 38 kali

Komunikasi Publik BBWS Citanduy

Rabu, 11 November 2020, Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy melalui PPK Perencanaan dan Program selenggarakan Pertemuan Konsultasi Masyarakat Studi Rencana Tanggap Darurat Bendungan Leuwikeris. Pertemuan dihadiri oleh PPK Perencanaan dan Program BBWS Citanduy Agung Setiawan, ST., MPSDA.. Subkoordinator Pelaksana Tugas Seksi Program BBWS Citanduy Andi Sulistiono, ST., M.Eng., Subkoordinator Pelaksana Tugas Seksi Perencanaan Umum BBWS Citanduy Harnita Rosalina, ST. M.Eng., Tenaga Ahli dari PT. Satyakarsa Mudatama selaku konsultan dan seluruh Kepala Desa atau yang mewakili serta perwakilan masyarakat yang berada di hilir Bendungan Leuwikeris.

.

Pembangunan Bendungan memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai sumber air baku, irigasi, tenaga listrik dan pengendali banjir. Namun, pembangunan bendungan juga memiliki potensi bahaya apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, pembangunan dan pengelolaan bendungan serta waduknya harus dilaksanakan secara tertib dengan memperhatikan daya dukung lingkungan hidup, kelayakan teknis, kelayakan ekonomis, kelayakan lingkungan dan keamanan bendungan.

.

Keamanan Bendungan terbagi menjadi 3 pilar yakni Pilar Keamanan Struktur melalui desain dan konstruksi layak teknis, Pilar Operasi, Pemeliharaan dan Pemantauan melalui pemeriksaan rutin, berkala, luar biasa, khusus serta pemeliharaan, perbaikan dan rehabilitasi, dan yang terakhir Pilar Kesiapsiagaan Tindak Darurat melalui penyiapan sistem penanganan keadaan darurat.

.

Melalui Studi Rencana Tanggap Darurat Bendungan Leuwikeris, BBWS Citanduy selaku pemilik/pengelola Bendungan Leuwikeris selalu siap siaga menghadapi kondisi darurat sampai kondisi terburuk. Penanganan pada kondisi darurat harus dilakukan berdasarkan Rencana Tindak Darurat yang telah disiapkan secara matang. Selain itu, Rencanan Tanggap Darurat (RTD) merupakan salah satu persyaratan teknis dalam ijin operasi bendungan.