Masyarakat Harus Perhatikan Konservasi SDA

Pengelolaan sumber daya air (SDA) sejatinya sudah diatur dalam konstitusi negara. Akan tetapi, tingkat kesadaran masyarakat dalam menghargai sumber daya air relatif masih kurang. Untuk itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui tentang konservasi sumber daya air agar ketersediaan air yang ada dapat digunakan dengan optimal dan terjaga kelestariannya.

“Konservasi sumber daya air adalah usaha untuk memelihara keberadaan sifat dan fungsi, serta keberlanjutan sumber daya air supaya senantiasa tersedia dalam kualitas dan kuantitas yang memadai guna memenuhi kebutuhan makhluk hidup, baik dimasa sekarang maupun di masa yang akan datang,” kata Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Pramono, dalam acara Sidang Pleno IV TKPSDA Wilayah Sungai Progo Opak Serang dan Wilayah Sungai Serayu Bogowonto pada Rabu-Kamis (14-15/10).

Pramono menjelaskan, beberapa tujuan konservasi sumber daya air adalah pencegahan terhadap bencana banjir dan kekeringan, pencegahan terhadap kerusakan bantaran sungai, dan pencegahan erosi dan sedimentasi. Ia juga mengingatkan bahwa air merupakan sumber daya alam yang mempunyai banyak manfaat untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 3 dijelaskan bahwa sumber daya air merupakan bagian dari kekayaan alam yang dikuasai Negara dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Lebih jauh, Wilayah Sungai Progo Opak Serang maupun Serayu Bogowonto sendiri mempunyai ketersediaan air yang melimpah tetapi masih ada sebagian masyarakat yang kekurangan air dan harus droping air untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Oleh karena itu, perlu kiranya perumusan kebijakan dari para anggota TKPSDA untuk menjaga agar ketersediaan air yang ada dapat digunakan dengan optimal dan terjaga kelestariannya dengan upaya konservasi sumber daya air. (as/ifn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 2 =