/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Di sekitar Rowo Jombor Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten diadakan Jambore Penthahelik Gotong Royong Sekolah Sungai Klaten & Jawa Tengah dan Peresmian Rumah Komunitas Rowo Jombor oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P, Senin (18/11/2019).

Kegiatan itu dihadiri puluhan komunitas peduli sungai dari Klaten, aktifis sekolah sungai dan relawan peduli bencana, Kadubdit O&P Sungai dan Pantai Dirjen SDA Kementerian PUPR Dwi Ariyani Samadhi, PLH Kepala BBWS Bengawan Solo Isgiyanto, Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Dwi Agus Kuncoro, Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Bengawan Solo Surendro Andi Wibowo, Bupati Klaten Sri Mulyani, Sekda Jaka Sawaldi yang juga Kepala Sekolah Sungai Klaten, Dandim 0723 Klaten Letkol Kav Minarso, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya Ganjar sangat mendukung kegiatan komunitas sungai demi mewujudkan sungai yang bersih. Gerakan itu bisa meminimalisir dampak banjir, mengembalikan ekosistem sungai dan bila dipadu dengan kegiatan ekonomi kreatif maka akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Di kesempatan itu, Ganjar juga berbicara pentingnya menyadarkan masyarakat soal perilaku hidup bersih. Ganjar mencontohkan Jepang butuh 50 tahun untuk mengajak warganya berperilaku hidup bersih.

“Mengubah perilaku itu memang sangat sulit. Sekolah sungai di Klaten sudah bagus. Di sini, Rowo Jombor sangat artistik. Warung apung banyak, tapi ruwet. Sehingga dibutuhkan kesadaran untuk berpelilaku hidup bersih,” katanya.

Jambore ini diikuti 250 peserta dari komunitas sungai, aktifis sekolah sungai dan stake holder terkait. Kegiatan akan berlangsung dua hari. Pada hari kedua peserta akan mengikuti field trip penghijauan ke Kwaren, Kecamatan Ngawen dan Kali Pusur(BBWSBS/charis).