/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Daerah Irigasi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo memiliki luas sebesar 100.148 Ha. Daerah irigasi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo terbagi menjadi 12 daerah irigas yang terdiri dari 10 DI yang di TPOP- kan (Provinsi Jawa Timur) dan 2 DI yang dikelola sendiri yaitu D.I Colo dengan luas 25.056 Ha berada di Kabupaten Wonogiri, kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen di Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Ngawi di Provinsi Jawa Timur. D.I Semen Krinjo dengan luas 929 Ha berada di Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Tuban Provinsi, Jawa Timur. Karena berada di lintas provinsi maka D.I Semen Krinjo menjadi D.I kewenangan pusat yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

Dalam pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi DI Colo dan DI Semen Krinjo, maka diperlukan lembaga yang dapat mengkoordinasikan pengelolaan irigasi tersebut di Wilayah Sungai Bengawan Solo. Lembaga koordinasi dan komunikasi antara wakil pemerintah daerah kabupaten/kota yang terkait, wakil komisi irigasi provinsi yang terkait, wakil perkumpulan petani pemakai air, dan wakil pengguna jaringan irigasi di suatu daerah irigasi lintas provinsi telah ditetapkan Permen PUPR No. 17/PRT/M/2015 tentang Komisi Irigasi, sebagai lembaga non struktural yang berfungsi sebagai forum koordinasi antara pemerintah dan masyarakat petani pemanfaatan air untuk irigasi dan lainnya. Hal tersebut yang melatarbelakangi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Sosialisasi Pengenalan Komisi Irgasi Antar Provinsi Wilayah Sungai Bengawan Solo, Rabu (19/12/2019).

Ir. Isgiyanto, MT dalam sambutanya menjelaskan dalam melaksanakan Pembentukan Komisi Komisi Irigasi Antar Provinsi, tahapan-tahapan yang dilakukan adalah Membentuk Panitia, Menyusun draft dan mengajukan SK Panitia, Panitia menyampaikan rancangan Pembentukan Komisi Irigasi Antar Provinsi Wilayah Sungai Bengawan Solo dalam bentuk surat dukungan kepada Dirjen SDA Kementerian PUPR, Melakukan telaahan jumlah anggota Komisi Irigasi Antar Provinsi dari instansi pemerintah dan non pemerintah Daerah Irigasi Wilayah Sungai Bengawan Solo yang telah ditetapkan, Sosialisasi Komisi Irigasi Antar Provinsi Wilayah Sungai Bengawan Solo, Menyusun rencana kerja, Menyusun draft dan mengajukan SK, Menyusun administrasi pengukuhan anggota dan Mempersiapkan penyelenggaraan pengukuhan anggota Komisi Irigasi Antar Provinsi Wilayah Sungai Bengawan Solo.

Dalam Sosialisasi dilakukan penyampaian materi tentang Konsep Pembentukan Komisi Irigasi Antar Provinsi Berdasarkan Permen PUPR No 17/PRT/M2015 oleh Ir. Arlinsyah MT, Pemberdayaan Kelembagaan Komisi Irigasi Antar Provinsi Menuju Modernisasi Pengelolaan Irigasi oleh Gunawan ST, MT dan Rencana dan Rekomendasi Pembutukan Komisi Irigasi Antar Provinsi DI Colo dan DI Semen Krinjo Wilayah Sungai Bengawan Solo yang dilanjutkan dengan diskusi.
Semoga melalui sosialisasi yang diselenggarakan hari ini dapat melakukan kesepakatan dan mendukung pembentukan Komisi Irigasi Antar Provinsi di Wilayah Sungai Bengawan Solo(bbwsbs/sita).