Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) melaksanakan Apel Siaga Satgas Penanggulangan Bencana yang dipimpin oleh Kepala BBWS Ciliwung Cisadane yang dihadiri oleh Kabag TU, para Kasatker, Kabid, Kasi, PPK dan peserta apel tujuh puluh lima petugas juru sungai dan lima petugas pengamat yang bertanggung jawab melakukan pencatatan dampak banjir, bertempat di Lapangan BBWS Ciliwung Cisadane, pukul 08.00 WIB, Jumat, (15/11).

Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah menyampaikan Banjir yang berada dilingkungan BBWS Ciliwung Cisadane khususnya Ibukota DKI Jakarta. Banjir yang senantiasa kerap terjadi dan kita tau dampak dari kejadian banjir adalah hilangnya material atau harta benda warga yang berada di bantaran sungai atau warga penduduk yang berada di daerah-daerah rawan banjir. Fenomena tersebut tentunya harus senantiasa menjadikan kita akan sadar bahwasannya kita selaku Satgas harus siap siaga.

“jadi Satgas dan Petugas Juru di lapangan harus benar-benar memegang peta rawan banjir yang berada di wilayah BBWS Ciliwung Cisadane, tentunya petugas-petugas harus siap terhadap kesiapan alat-alat berat seperti dumptruck, pompa mobil, excavator, perahu dan bahan banjiran harus betul-betul disiapkan sehingga jika terjadinya banjir senantiasa siap dibawa kelokasi bencana,” tuturnya.

Petugas siaga banjir juga diarahkan untuk intensif memantau situs BMKG guna mendapatkan informasi gejala banjir berdasarkan prakiraan cuaca, berkoordinasi dengan Petugas pintu air dari Dinas Pemprov DKI Jakarta dan menjalin komunikasi hingga RT/RW.

Setelah Apel Siaga, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan pengecekan kesiapan petugas dan peralatan penanggulangan bencana banjir. (Ag-Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here