Daerah Irigasi Cisadane merupakan Daerah Irigasi kewenangan Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) berdasarkan Permen PUPR No. 14 tahun 2015 Daerah Irigasi ini dapat melayani areal sawah seluas 22,441 hektar yang terletak di 3 (tiga) Kabupaten/ Kota yakni, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Tangerang Provinsi banten.

Upaya mewujudkan sistem pengelolaan irigasi partisipatif yang berorientasi pada pemenuhan tingkat layanan irigasi secara efektif, efisien dan berkelanjutan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan air, melalui peningkatan keandalan penyediaan air, prasarana pengelolaan irigasi, institusi pengelolaan, dan sumber daya manusia. Hal tersebut yang melatarbelakangi BBWS Ciliwung Cisadane melakukan kegiatan Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) SID Modernisasi Irigasi Cisadane bertempat di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Kamis,(7/11/2019).

Kegiatan PKM SID Modernisasi Irigasi Cisadane dihadiri oleh Kepala Seksi Program BBWSCC Budi Muhibbudin Budiana ST,MMT, Camat Kronjo Kabupaten Tangerang Asmawi, perwakilan pihak Konsultan Gunadi Mulyanto, perwakilan Dinas Kab. Tangerang, perwakilan Kecamatan Gunung Kaler, Mekarbaru, Kresek, Kemiri, Rajeg, perwakilan Kepala Desa serta masyarakat.

Kepala Seksi Program BBWSCC Budi Muhibbudin Budiana ST,MMT menyampaikan Untuk itu BBWS Ciliwung Cisadane melalui Bidang Program dan Perencanaan Umum melaksanakan kontrak dengan konsultan untuk kegiatan SID Modernisasi Irigasi Cisadane (IPDMIP) dengan harapan didapat hasil desain secara menyeluruh jaringan irigasi Cisadane. Adapun pelaksanaannya sampai tahun 2021.

“Mudah-mudahan dengan adanya PKM ini, pihak konsultan mendapat gambaran dan masukan-masukan dari masyarakat mengenai kondisi DI Cisdane sebenarnya. Sehingga dalam pelaksanaannya DI Cisadane dapat berfungsi sesuai harapan dan dapat meningkatkan hasil pertanian masyarakat”, ungkapnya.

Dalam sambutannya Camat Kronjo Asmawi berharap kajian dari konsultan supaya menjadi masukan dan referensi untuk Pusat melalui BBWSCC supaya Irigasi kita ini dicarikan solusi.

“Dengan kegiatan PKM ini ada manfaat dan solusi buat kita semua, khususnya untuk 5 (lima) Kecamatan yang hadir pada hari ini, sehingga dampak kegiatan kita benar-benar bisa dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat kita semua”, tegasnya.

Maksud dari pekerjaan ini adalah mendapat desain modernisasi petak dan jaringan primer, sekunder, dan tersier DI Cisadane yang update dengan kondisi perubahan fungsi lahan saat ini, layak, akurat dan sesuai dengan kebutuhan serta dapat di operasional dan pemeliharaan dengan mudah. (Humas/Ag)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here