Saturday, 20 July 2019
Saturday, 20 July 2019
Home » BERITA BBWS-PJ » Kunjungan Wakil Presiden RI pasca kejadian banjir Provinsi Sulawesi Selatan

Kunjungan Wakil Presiden RI pasca kejadian banjir Provinsi Sulawesi Selatan

Intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari belakangan menyebabkan banjir dan tanah longsor pada sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Soppeng.

Mengetahui kejadian tersebut, Minggu, (27/1) Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla beserta rombongan bertolak dari Jakarta menuju Makassar untuk mengunjungi Bendungan Bili-bili dan Jembatan yang terputus akibat banjir di Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Kunjungan ini dalam rangka memantau situasi dan kondisi pasca terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Setibanya di Bendungan Bili-bili, Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla, bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah beserta rombongan disambut oleh Dirjen SDA, Hari Suprayogi, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T. Iskandar, dan Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL yang telah menunggu rombongan untuk menuju ruang Kontrol Kantor Bendungan Bili-bili guna mendengar pemaparan kronologis terjadinya bencana banjir.

Selesai mengunjungi Bendungan Bili-bili, rombongan menuju lokasi Jembatan yang terputus. BBPJN XIII Makassar memberikan informasi serta laporan kondisi dan penanganan terkait Jembatan yang terputus akibat derasnya debit yang keluar dari Sungai Jenelata.  Wapres, Jusuf Kalla menginstruksikan kepada Menteri PUPR dapat memperbaiki Jembatan yang putus tersebut agar akses masyarakat dapat kembali normal. Disela-sela kunjungannya, Wapres menyempatkan bertegur sapa dengan masyarakat sekitarnya.

Usai melakukan peninjauan di dua lokasi tersebut, rombongan kemudian bertolak menuju Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan untuk menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan pasca bencana dan penanganannya. “secara khsusus Wilayah Sungai Jeneberang akan dibangung Bendungan baru, yakni Bendungan Jenelata. Semua proses baik dari desain hingga perijinan telah selesai, ujar Jusuf Kalla saat Pers Conference berlangsung.

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T. Iskandar menginformasikan Status Bendungan Bili-bili pada saat ini berada di bawah normal dengan elevasi +99.41, Tinggi bukaan pintu diturunkan menjadi 0,5 meter, sedangkan volume waduk 257.96 juta M3, dan inflow 94.93 M3/dtk, serta outflow 95.00 M3/dtk.(SISDA)