Sunday, 18 August 2019
Sunday, 18 August 2019
Home » BERITA BBWS-PJ » Pelaksanaan Kegiatan Cuci Tangan Pada Anak dilingkup PUPR

Pelaksanaan Kegiatan Cuci Tangan Pada Anak dilingkup PUPR

Mencuci tangan mungkin dianggap aktivitas sepele. namun  jika rajin mencuci tangan bisa mencegah penularan penyakit berbahaya. Tentu saja bukan asal cuci tangan, melainkan harus pakai sabun dan air yang mengalir. tangan yang kotor merupakan sumber penyakit, terutama penyakit infeksi yang mudah menular.

Tanggal 29/07/2019 Bertempat di TK Putra Satu Makassar yang diwakili ole Ibu Ibu Peguyuban Dharma Wanita Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai ketua panitia pelaksana acara kegiatan cuci tangan  dan juga segenap unsur pelaksana meliputi seluruh Balai- Balai dibawa kordinasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Sulawesi Selatan antara lain :

  1. Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang
  2. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XIII
  3. Balai Pendidikan dan Pelatihan PUPR Wilayah III Makassar
  4. Balai Litbang Perumahan Wilayah III Makassar
  5. Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan
  6. Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI
  7. Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Konstruksi Sulawesi Selatan

Ketujuh Balai ini saling berkordinasi dan bekerjasama, menyelenggarakan kegiatan cuci tangan pada Anak dibawah arahan Dharma Wanita Pusat sebagai salah satu program yang telah dicanagkan menjadi program Nasional sebagai bagian dari Kabinet Kerja Oase (Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja)

Kegiatan ini bermaksud memberikan edukasi kepada Anak sejak dini,pentingnya menjaga Kebersihan dan Kesehatan, dengan Gerakan Cuci Tangan ini dapat menjadikan sebagai sebuah kebiasaan di saat akan memulai dan selesai  Makan.

Kesehatan dalam tubuh tentunya dimulai dengan kebersihan asupan makanan yang kita konsumsi, harus bebas dari Kuman dan semua berawal karena adanya tangan yang sehat dan Higienis, tidak mengandung racun atau zat yang membahayakan kesehatan.

Sasaran yang difokuskan Pada Anak sebagai edukasi awal yang dikemas dalam sebuah gerakan tutorial sebagai mana yang telah dipraktekkan namun disesuaikan dengan usia Anak Seperti usia Tk Secara atraktif, tidak membosankan dan dikemas dalam gerakan-gerakan yang ceria, dengan lagu-lagu hingga Anak tertarik untuk melakukan kebiasaan cuci Tangan.

Diharapkan  kegiatan ini tidak berhenti Sampai di sini saja, perlu proses yang berkesinambungan dan edukasi secara terus menerus kepada Anak-Anak Sedari dini.  dan tentunya seluruh pihak ikut mendukung dan terlibat langsung baik itu bagi Guru Sebagai Pendidik di Sekolah, dan Orang Tua yang senantiasa harus selalu mengajarkan pentingnya mencuci tangan secara baik dan benar dan Pada akhirnya mampu menghadirkan generasi yang tangguh, Cerdas dan Sehat.(SISDA)