Ajak Generasi Milenial Turut Berperan Aktif Menjaga Lingkungan dan Air

HAD 2019

Peringatan Hari Air Dunia (HAD) merupakan upaya bersama untuk meningkatkan perhatian publik akan pentingnya air dan pengelolaan sumber-sumber air yang berkelanjutan. HAD merupakan momentum untuk mengajak generasi milenial turut berperan aktif menjaga lingkungan dan air. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang O&P BBWS Serayu Opak, Ir. Sahril, Sp. 1 saat membacakan Sambutan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada kegiatan Senam Sehat dalam rangka Pencanangan Peringatan Hari Air Dunia ke-XXVII di Kantor BBWS Serayu Opak, Jumat (22/3)

“Dengan tema ‘Leaving No One Behind’ atau ‘Semua Harus Mendapatkan Akses Air.’ Kita perlu melakukan kampanye dari pintu ke pintu untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya air atau daya rusak air akibat kerusakan lingkungan,” ujar beliau. Dirinya mengatakan, jika lingkungan dan air tidak dirawat dengan baik, air bisa menjadi “musuh” sebaliknya ketika air dirawat dengan baik akan menjadi “kawan”. Perilaku kita terhadap air dan lingkungan akan beresonansi dengan perlakuan air dan lingkungan terhadap kita.

Tema peringatan HAD tahun 2019 berhubungan dengan agenda pokok Sustainable Development Goals tahun 2030, yaitu SDG 6 “Ensure Availability qnd Sustainable Management of Water and Sanitation For All”, termasuk memastikan ketersediaan dan pengaturan berkelanjutan untuk air bagi semua pada tahun 2030. Sebagai sumber kehidupan, air mempunyai fungsi strategis baik untuk rumah tangga, industri, maupun pertanian, sehingga kuantitas dan kualitas air perlu dijaga. “Upaya menjaga ketahanan air ini harus dilaksanakan oleh semua pihak, antara lain melalui kegiatan aksi pembersihan sungai/danau, pembersihan sampah, susur sungai, penanaman pohon, pembuatan lubang biopori, dan lain-lain,” terang Kabid O&P BBWS Serayu Opak.

Dirinya berharap dengan kegiatan aksi ini dapat terbentuk pemahaman dan kesadaran dalam masyarakat bahwa mereka tidak hanya memiliki hak sebagai pengguna air, tetapi juga bertanggung jawab dan wajib untuk memberikan kontribusi dalam memelihara alam dan lingkungan sumber air. Peringatan HAD juga diharapkan dapat menciptakan pertukaran informasi, pengalaman, dan inovasi teknologi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber air dengan baik, sehingga dapat diwariskan pada generasi yang akan datang. Pada kesempatan tersebut Sahril menyampaikan terima kasih bagi seluruh masyarakat serta semua pihak yang terlibat dalam melestarikan alam serta lingkungan guna menjaga kelestarian air di bumi nusantara yang kita cintai.

“Siapapun kita, dimanapun kita, semua harus mendapatkan akses air,” ujar beliau di akhir acara.