Direktur Irigasi & Rawa Himbau, Masyarakat Turut Serta Dalam Pemeliharaan Bendung

Temanggung, Sabtu (12/Jan). Bendung Progo Pistan terletak di Desa Jumo, Jumo, Termanggung, Jawa Tengah. Dengan saluran irigasi primer sepanjang 12,5 kilometer diharapkan mampu mengairi areal pertanian seluas 1.108 hektare di 11 desa. Pembangunan bendung dan saluran irigasi ini merupakan program pemerintah yang menargetakan membangun 1 juta hekatare dan merehabilitasi 3 juta hektare daerah irigasi.
Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Mochamad Mazid, ST, SP mengatakan program ini merupakan komitmen pemerintah dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Kendati demikian pihaknya tidak bisa melakukan pemeliharaan saluran irigasi sendiri tanpa bantuan pihak masyarakat. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kerjasama semua pihak terutama masyarakat untuk menjaga dan memelihara keberadaan fasilitas instrastruktur yang ada,” ungkap Mazid saat memberi sambutan acara tasyakuran Bendung Progo Pistan.
Dirinya berpesan agar masyarakat turut andil dalam memelihara dan menjaga daerah irigasi, sehingga dapat berfungsi dengan maksimal. Dengan selesainya bendung ini diharapkan dapat meningkatkan intensitas panen petani menjadi dua kali dalam setahun.
Hadir pula pada kesempatan tersebut jajaran pejabat BBWS Serayu Opak Selaku penanggunng jawab pembangunan bendungan Progo Pistan Temanggung. Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi 5 Sujadi mengatakan tasyakuran dilakukan dalam rangka menandai sudah berfungsinya Bendung dan Saluran Irigasi Progo Pistan yang telah mengairi 11 desa di kabupaten Temanggung.
Lebih lanjut Mazid mengatakan dengan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di DI Progo Pistan ini diharapkan dapat membantu dan menjawab kebutuhan petani, adanya infrastruktur, saluran sekunder dan fasilitas dan bentuk kegiatan P3-TGAI nantinya akan disesuaikan kebutuhan, sehingga masyarakat bisa merasakan kemanfaatan Bendung Progo Pistan dan jaringannya.
Kepala Desa Kalibanger Fahrudin atas nama masyarakat menyampaika terimaksih kepada pemerintah, dan semua pihak yang telah membangun Bendung Progo Pistan, “Telah kami rasakan manfaat atas adanya Bendung Progo Pistan ini.” Selain memenuhi kebutuhan irigasi, warga berharap keberadaan Bendung Progo Pistan juga dapat dikembangkan sebagai tempat wisata bagi warga sekitar. (iqy)