Penertiban Bangunan Liar pada Sempadan Irigasi Ditunda

Sejumlah bangunan yang melanggar sempadan Irigasi Banjarcahya Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga ditunda pelaksanaannya. Pemilik bangunan meminta agar pembongkaran ditunda hingga September 2019 bersama dengan penertiban di desa lain di sepanjang saluran Irigasi Banjarcahya, Cipawon.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak melalui Pengawas Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Subbag Pengelola Barang Milik Negara (BMN) terjun langsung ke lokasi pelanggran guna lakukan penertiban pada 11 bangunan yang melanggar area sempadan, namun hal tersebut urung dilakukan usai adanya diskusi dengan para pemilik bangunan. Penertiban yang rencananya dilakukan pada Kamis (18/10/2018) berdasarkan kesepakatan bersama ditunda hingga September 2019.
Serangkaian persiapan dan koordinasi telah dilakukan BBWS Serayu Opak bersama jajaran pemerintahan setempat. Sejumlah personel petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri dilibatkan guna memberikan pengamanan di lokasi.
Kasubag Pengelolaan BMN BBWS Serayu Opak Duki Subagyo menuturkan, setelah dilakukan koordinasi dengan pimpinan, diputuskan bahwa pelaksanaan penertiban ditunda. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi keputusan pemangku wilayah agar situasi kondusif serta terjalin harmonisasi antara masyarakat dengan pemerintah. “Pembongkaran ditunda sampai 30 September 2019, pertimbangannya demi keamanan dan kondusivitas,” terang Duki.
Sementara itu Sungeb, salah satu warga pemiliki kios mengatakan bahwa dirinya bersama 10 warga lain siap membongkar bangunan yang melanggar sempadan tersebut secara suka rela sesuai waktu yang sudah disepakati bersama. “Mohon ditunda pak, kami siap mengikuti aturan dan siap membongkar sendiri besok September 2019,” ungkapnya dihadapan petugas.
Duki menegaskan kepada para pemangku wilayah dan pemilik bangunan agar memegang komitmen kebijakan tersebut. Diharapkan, sebelum 30 September 2019 pemilik bangunan sudah membongkar sendiri kiosnya dengan sukarela. (rfq)

Penertiban Bangunan Liar pada Sempadan Irigasi Ditunda