Pohon Miliki Peran Penting dalam Pelestarian Air


Keberadaan bangunan penampung air seperti waduk, bendung, maupun embung memang memiliki peran yang penting. Namun demikian, peran dan fungsi pohon juga sama pentingnya sehingga penanaman pohon tidak boleh dilupakan dalam rangka menjaga kelestarian air. Demikian salah satu poin utama yang disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Tri Bayu Adji pada acara Penanaman Pohon dalam rangka Hari Air Dunia (HAD) XXVI Tahun 2018 di area Bendungan Wadaslintang, Kebumen, Selasa (17/4).

“Di daerah kita yang berhulu di Gunung Merapi ada beberapa mata air yang mulai mengering. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama melestarikan alam untuk keberlangsungan air. Kami berharap penanaman pohon tidak hanya berhenti sampai di sini. Di hari-hari mendatang, akan kita tanam lebih banyak lagi,” paparnya. Kepala BBWS Serayu Opak juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkomitmen untuk mendukung upaya menjaga kelestarian dan keberlangsungan air. “Mudah-mudahan upaya kita ini mendapat ridha dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menyampaikan penanaman pohon dilaksanakan dalam rangka melestarikan lingkungan. Masalah di bidang lingkungan, lanjutnya, tidak hanya menyangkut persoalan ekologi, tetapi juga kemanfaatan sosial masyarakat. “Misalnya keberadaan Bendungan Wadaslintang, yang mengairi irigasi di Kabupaten Kebumen, membawa kemaslahatan. Sehingga Kebumen menjadi kabupaten yang surplus padi, mencapai 240 ribu ton,” paparnya.

Yazid menambahkan, penanaman pohon dilakukan tidak hanya untuk melestarikan ekosistem di sekitar Bendungan Wadaslintang, tetapi juga untuk menjaga hutan dan lingkungan. Apalagi, Kabupaten Kebumen merupakan daerah yang rawan bencana. “Ada 11 kecamatan dari 26 kecamatan di Kabupaten Kebumen yang masuk dalam daerah rawan bencana,” jelasnya. (ifn)