Reformasi Birokrasi, Strategi untuk Membangun Aparatur Negara Berdaya Guna


Reformasi birokrasi dilakukan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan aparatur negara yang lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam mengemban tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional. Hal tersebut disampaikan oleh Kasubag Kepegawaian BBWS Serayu Opak Prayitno saat membuka acara Penerapan Reformasi Birokrasi pada Selasa (15/5) di Yogyakarta.

Perubahan mendasar pada sistem pemerintahan di lingkungan PUPR diterapkan berdasar PP Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Prayitno mengatakan adanya tukin (tunjangan kinerja) harus dibarengi dengan adanya reformasi pekerjaan dan disiplin dalam absensi melalui finger-print. Reformasi birokrasi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan di BBWS Serayu Opak yang lebih baik (good governance).

Kabid Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian BKN (Badan Kepegawaian Negara) Kanreg Yogyakarta Samir Gunawan menjelaskan bahwasannya reformasi birokrasi dilperlukan untuk meningkatkan pelayanan, komunikasi, dan kompensasi menjadi tingkat internasional.

Menurutnya, hal yang melatarbelakangi reformasi birokrasi ialah adanya ketidakpercayaan yang meluas pada kinerja pemerintah, praktek KKN yang tinggi, tingkat kualitas pelayanan publik yang belum memenuhi harapan masyarakat, tingkat efisiensi-efektivitas dan produktivitas birokrasi belum maksimal, transparansi dan akuntabilitas birokrasi masih rendah serta disiplin dan etos kerja yang rendah.

“Sasaran yang dituju dari pelaksanaan reformasi birokrasi ini adalah untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, serta birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkulaitas,” ungkap Prayitno.

Dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi serta perubahan lingkungan strategis menuntut birokrasi pemerintahan untuk direformasi dan disesuaikan dengan dinamika tuntutan masyarakat. Oleh karena itu harus segera diambil langkah-langkah mendasar, komprehensif, dan sistematik, sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan efektif dan efisien. (rfq/ifn)