Tetap Upayakan Profesial dan Proporsional Jalankan Tugas

Yogyakarta, Jumat (11/Jan) Lingkungan sekitar tempat bekerja harus diperhatikan agar tidak menimbulkan ketimpangan berita dan hal buruk bagi (instansi) kita, hal tersebut disampaikan oleh Direktur Irigasai & Rawa Ditjen SDA Kementerian PUPR Mochamad Mazid, ST, SP dalam rapat koordinasi di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak.
“Perhatikan lingkungan sekitar dimana kita bekerja, perhatikan pula tempat dimana kita melakukan pertemuan dengan mitra mengingat pemberitaan media saat ini yang tidak bisa kita kendalikan,” ungkap Mazid.
Lebih lanjut Mazid menegaskan agar selalu bijak, berhati-hati, profesional dan proporsional dalam melakuakn setiap pekerjaan, “Kita adalah keluarga besar Kementerian PUPR Ditjen SDA, kita harus saling bahu-membahu dalam menyelesaikan masalah, tunjukan semangat kebersamaan dimulai dari lingkungan terdekat,” jelasnya.
Hadir pula pada kesempatan tersebut, Kasubdit Irigasi Wilayah Barat Ditjen SDA Ir. John Sianipar M.Eng, dirinya mengatakan bahwa BBWS Serayu Opak merupakan salah satu balai yang baik. “Berdasar pengamatan saya BBWS Serayu Opak menjadi salah satu yang baik untuk sektor balai-balai di Jawa dan Sumatera, baik dari segi komunikasi yang baik, manajemen yang baik, dan koordinasi yang baik,” katanya.
John menghimbau pada pegawai BBWS Serayu Opak agar dapat menjaga kekompakan dalam bekerja, senantiasa melakukan monitoring terhadap staff dalam bertugas.
Kendati slogan yang saat ini digalakkan oleh pemerintah adalah ‘kerja kerja kerja’ Mazid berpesan agar tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja. “Masyarakjat harus bisa merasakan manfaat atas infrastruktur yang kita bangun, baik dari segi fisik dan managemnen asetnya. Saling mengingatkan agar tidak terlibat pada hal-hal yang dapat menimbulkan sengketa,” terangnya.
Diakhir sambutan, Mazid menyampaikan kesimpulannya agar menjaga lingkungan masing-masing mulai darin lingkungan terkecil dalam rangka mewujudkan profesional dan proporsional dalam melakasanakan tugas sehingga tidak menimbulkan dampak negatif, “Tetap berhati-hati dalam bersikap dan mengambil keputusan dan menjalankan sesuatu sekalipun hal tersebut merupakan kepentingan pribadi, sehingga kita bisa membangun nama baik koorp Kementerian PUPR,” pungkasnya. (iqy)