Peningkatan Akses Air Bersih Masyarakat dengan Air Baku Lubuk Raja

Baturaja – Meningkatkan kualitas hidup manusia adalah bagian dari Nawacita yang dicanangkan oleh Pemerintah, Salah satu wujud peningkatan kualitas hidup adalah meningkatnya akses air bersih kepada masyarakat, Hal inilah yang dilakukan Kementerian PUPR dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera 8 (BBWSS 8) bersama pemerintah daerah dalam upaya penyediaan akses air bersih kepada masyarakat.

 

Bertempat di Desa Lekis Pajo Kec. Lubuk Raja Kab. OKU Prov. Sumsel pada hari Senin (21 Januari 2018) telah dilakukan peresmian Sarana Air Baku Lubuk Raja yang dilakukan oleh Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs. H. Kuryana Azis, Kepala BBWSS 8 Bapak Ir. Suparji, S.ST, MT, Kapolres Kab. OKU, AKBP Dra. Ni Ketut W. Sulandari, dan Kepala Kejaksaan Negeri OKU Bpk. Bayu Pramesti, SH. Turut hadir pula dalam peresmian tersebut yaitu Sekretaris Daerah Kab. OKU Bpk. Dr. Ahmad Tarmizi, MT, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJPA Lukman Hakim, ST. MT, Kasarker SPAM Prov. Sumsel Sopan ST. MT dan PPK Air Baku Agus Saputra, ST.

 

Dalam sambutannya, Ir. Suparji S.ST. MT mengatakan bahwa air bersih merupakan salah satu sektor pelayanan publik yang mempunyai kaitan erat dengan pengentasan kemiskinan. Pemerintah berupaya untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat terutama didaerah pedesaan. BBWS Sumatera VIII bekerjasama dengan instansi terkait terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih. Kepala BBWSS 8 mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Bupati OKU dan para jajarannya dikarenakan bantuan dari pemerintah Kabupaten maka kegiatan pembangunan Air Baku Lubuk Raja dapat terlaksana dengan baik dan diselesaikan sesuai waktunya.

 

Sarana Air Baku Lubuk Raja dibangun oleh Kementerian PUPR melalui BBWS Sumatera VIII dengan dana APBN sebesar Rp. 13,08 milyar. Sarana Air Baku ini berupa 1 (satu) unit intake dengan menggunakan pompa submersible sebanyak 2 unit. Kapasitas air baku tersebut sebesar 60 l/detik dengan sumber air berasal dari Sungai Ogan. BBWSS 8 membangun intake dan pipa transmisi sepanjang 5.568 meter, pembangunan kemudian dilanjutkan oleh Satker PSPAM Ditjen Cipta Karya dengan membangun IPA dan pipa distribusi utama. Pemkab. OKU kemudian membangun pipa distribusi kepada masyarakat untuk 5.000 SR. (SISDA BBWSS8)

Print Friendly, PDF & Email

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *