Siaga Bencana, BWS Sulawesi II Gelar Apel Siaga Satgas

0
149

SISDA BWS SUL II, GORONTALO – Balai Wilayah Sungai Sulawesi II menjadikan 1 kota dan 5 kabupaten di wilayah Provinsi Gorontalo sebagai daerah rawan bencana banjir terutama daerah yang dilalui oleh sungai sungai besar.

Dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana tersebut, Balai Wilayah Sungai Sulawesi II melakukan apel siaga satgas bencana yang digelar di lapangan workshop selasa pagi (05/11/2019) yang diikuti oleh seluruh unsur Satgas bencana di lingkungan BWS Sulawesi II.

Penanganan bencana adalah satu kegiatan yang harus tepat sasaran dan waktu serta biaya untuk itu harus dilakukan persiapkan sesuai prosedur untuk penanganan bencana, mulai dari antisipasi, tanggap darurat, sampai dengan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, Tujuan utama dari penanganan bencana adalah kesiapsiagaan tim Satgas (Satuan Tugas) dalam melaksanakan tugas yang memerlukan kecepatan dalam melakukan respon dan tindakan cepat dan tepat , sebab ini menyangkut keselamatan korban bencana.

 

Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Adenan Rasyid, ST, MT selaku pejabat penerima apel kali ini menyampaikan “Tujuan diadakan Apel Siaga agar bisa bersama-sama saling meningkatkan kapasitas kita dalam peningkatan kesiapsiagaan, khususnya dalam menjawab tantangan ancaman bencana, serta untuk mengantisipasi perubahan iklim yang saat ini telah masuk musim penghujan apalagi dengan intensitas hujan tinggi maka akan berpotensi terjadinya bencana banjir, untuk itu perlu dipersiapkan personil dan peralatan agar siap siaga, dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, rehabilitasi serta kegiatan tanggap darurat nantinya”.

 

Kabalai juga menyampaikan bahwa “Balai Wilayah Sungai Sulawesi II melalui kegiatan OPSDA 2 telah mempersiapkan personil yang tergabung dalan Tim Satgas , peralatan yang akan dipakai saat penanggulangan nanti mulai dari escavator, dum truck, esca amphibi, pompa submersible, dan pompa-pompa kecil (alkon), dan ntuk lokasi tanggap darurat bencana BWS Sulawesi II meliputi Kota Gorontalo, Kab. Pohuwato, Kab.Bone Bolango, Kab. Gorut, Kab. Gorontalo dan status tanggap darurat BWS Sulawesi II ini ditargetkan hingga kondisi musim penghujaan di provinsi Gorontalo berakhir sekitar bulan februari-maret 2020”.

 

“Diharapankan kehadiran BWS Sulawesi II melalui tim satgas bencana nantinya bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat korban bencanan karena BWS Sulawesi II hadir untuk melayani masyarakat” ujar Kabalai mengakhiri kata sambutannya.

Setelah apel siaga dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan personil dan peralatan tanggap darurat bencana banjir, terpantau acara berlangsung aman dan sukses.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan ketikkan komentar anda!
Ketik nama anda disini