Untuk Kebutuhan Informasi Publik PUPR, Bagian Hukum Dan Kompu Dirjen SDA Tinjau Pekerjaan BWS Sulawesi II Di Tiga Wilayah Gorontalo

0
116

SISDA BWS SUL II, GORONTALO – Dalam rangka pengelolaan dan pelayanan informasi publik PUPR khususnya untuk informasi pembangunan infrastruktur bidang Sumber Daya Air Jumat (18/10/2019) Bagian hukum dan komunikasi publik Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melakukan peninjauan langsung ke lokasi pekerjaan BWS Sulawesi II diantaranya pekerjaan revitalisasi danau limboto Kab. Gorontalo, pengendalian banjir sungai Bolango Kota Gorontalo dan Pekerjaan Pengembangan Daerah Irigasi Lomaya dan Daerah Irigasi Pilohayanga Kab. Bone Bolango.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pekerjaan revitalisasi Danau Limboto yang termasuk sebagai Kawasan re-strategis nasional karena danau ini masuk ke dalam 15 danau yang kritis yang ada di Indonesia. Diketahui danau limboto dalam 10 tahun terakhir mengalami penyusutan dan pendangkalan yang sangat cepat dikarenakan oleh penumpukan sedimentasi yang besar, salah satu sebabnya adalah dari pembukaan lahan pertanian pada hulu-hulu DAS yang masuk ke danau limboto.

Zulaidi, ST, MT selaku Kepala SNVT Bendungan Sulawesi II mengatakan Revitalisasi danau limboto sudah dimulai sejak tahun 2012 dan semua sudah terlibat dalam penyelamatan danau limboto ini baik itu dari unsur Pemerintah Pusat dan Daerah. Kita melakukan penggalian sedimen, pembersihan gulma dan membangun beberapa checkdam untuk meminimalisir sedimen yang masuk ke danau*. Penumpukan sedimen dan alih fungsi lahan pada bagian hulu-hulu DAS menjadi isu sentral di danau limboto, maka diperlukan kesadaran semua pihak untuk bisa menjaga dan melestarikan danau ini sehingga tidak menjadi sejarah untuk generasi yang akan datang. Selain itu kita juga membuat tanggul untuk membatasi agar tidak terjadi okupasi lahan oleh masyarakat sekitar yang akan dijadikan area pertanian. Kami juga masih terus berusaha berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan Kanwil BPN dalam hal pembebasan lahan tambah Wempy Waroka, ST., MT selaku PPK Danau, Situ, dan Embung. Kunjungan berikutnya ke lokasi pekerjaan pengendalian banjir sungai Bolango yang terletak di kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo.

Pada wilayah itu, telah dilakukan pemasangan beronjong serta normalisasi sepanjang 7 km yang dimulai dari jembatan Potanga sampai kearah muara jembatan Tenda. Untuk pekerjaan ini menurut Kepala SNVT PJSA Sulawesi II Tatang Suhartono,S.T, MT sesuai kontrak telah dimulai akhir Desember 2017 lalu dan berakhir di Desember 2020, untuk tahun ini progres pekerjaan telah mencapai 56% dengan rencana 51% sehingga defiasi positif sekitar 5,5%. Adapun Kendala yang dihadapi pada saat pekerjaan konstruksi bronjong adalah saat musim Hujan datang sehingga kami hanya bisa melakukan pekerjaan pengukuran saja hal ini dikarenakan volume arus air sungai meningkat. Untuk saat ini pekerjaan masih tetap stabil, 9 unit Excavator terus dikerahkan dengan maksimal,di dukung juga dengan material bahan yang tidak sulit didapat, sehingga harapan kedepan masyarakat bisa saling bersinergis dan kooperatif dalam mendukung pekerjaan pembangunan pengendalian Banjir di sungai Bulango yang pada dasarnya memang diperuntukkan oleh masyarakat itu sendiri.

 

 

 

Sementara itu, progres pekerjaan di Daerah Irigasi Lomaya sudah mencapai 85%. Kedepannya D.I Lomaya bisa meningkatkan hasil panen masyarakat khususnya petani dari 1 kali dalam setahun menjadi 2 kali. Ridwan Modanggu, ST selaku PPK Irigasi dan Rawa 2 didampingi Abdul hamid Muhidin,ST sebagai pelaksana teknik kegiatan mengatakan D.I lomaya ini mensuplay kebutuhan air 1.045Ha ke D.I Pilohayanga, kami mengerjakan saluran dan perbaikan pada bendung. Kami juga terus bekerja sama dengan Pemda untuk pembebasan lahan pekerjaan. Terpantau kegiatan kunjungan ke lokasi pekerjaan ini berjalan baik sesuai rencana.