Bendung Air Alas

Bendung Air Alas, Kabupaten Seluma. Dibangun tahun 1996 - 1998.

Bendung Air Nipis Seginim

Bendung Air Nipis Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Dibangun tahun 1984 - 1986.

Bendung Air Manjunto

Bendung Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko. Dibangun tahun 1983 - 1986.

Bendung Air Lais Kuro Tidur

Bendung Air Lais Kuro Tidur, Kabupaten Bengkulu Utara. Dibangun tahun 1980 - 1983.

Bendung Air Seluma

Bendung Air Seluma, Kabupaten Seluma. Dibangun tahun 1975 - 1980.

Bendung Air Ketahun

Bendung Air Ketahun, Kabupaten Lebong. Dibangun oleh Belanda. Rehabilitasi tahun 1980.


Self Assesment River Basin Organization (RBO) Tahun 2019

blog-thumb

Kegiatan Self Assesment River Basin Organization (RBO) Balai Wilayah Sungai Sumatera VII diselenggarakan pada Selasa (1/10) bertempat di Hotel Amaris Bengkulu. Kegiatan ini diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Muhammad Ridwan ST, MT dan dilanjutkan dengan kata sambutan Kepala Balai yang diwakilkan oleh Rosmala Dewi ST, MT Kasi Pelaksanaan sekaligus membuka acara.

Ir. Isnugroho, CES Peneliti Utama Pusat Litbang SDA selaku narasumber menjelaskan pedoman RBO Performance Benchmarking dengan 16 indikator. Dipandu oleh Muhammad Ridwan, ST, MT selaku moderator. Acara ini dihadiri oleh anggota Self Assesment River Basin Organization Performance Benchmarking (SA RBO PB) BWS Sumatera VII.

Self Assesment merupakan kegiatan mengkoreksi kinerja RBO yang bertujuan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin dan memberikan pembangunan yang berguna” jelas Isnugroho.

RBO merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Balai sebagai kegiatan Penatagunaan Sumber Daya Air (PSDA). Pada tahun ini ada 16 indikator pengukuran kinerja RBO dengan parameter bernilai 0-4 dengan berdasarkan 5 elemen.

Muhammad Ridwan berharap BWS Sumatera VII dapat melaksanakan 16 indikator tersebut serta melakukan RBO PB dan melakukan evaluasi setiap tahunnya. “BWS Sumatera VII merupakan ujung tombak yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, jadi untuk mengkoordinirnya Balai menggunakan RBO PB yang menghasilkan terbentuknya pelayanan SDA yang handal” ujar Ridwan.

Hasil dari Self Assesment pada tahun ini diperoleh skor 54,1 dengan rata-rata 3,38 atas 16 indikator. Skor tahun ini mengalami peningkatan daripada tahun lalu. Angka ini akan dimasukan dalam laporan hasil secara regular.

  • Oct, 01, 2019
  • Dilihat 389 kali
  • Cetak
  • Bagikan :




Arsip