Direktorat Jenderal Sumber Daya Air

Switch to desktop Register Login

Pembangunan Barrage untuk Memenuhi Kebutuhan air di Utara Bengawan Solo

Rate this item
(1 Vote)
Pembangunan Barrage untuk Memenuhi Kebutuhan air di Utara Bengawan Solo Pembangunan Barrage untuk Memenuhi Kebutuhan air di Utara Bengawan Solo

Bojonegoro Barrage (Bendung Gerak Bojonegoro) memilki peran penting dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan adanya bendung ini diharapkan stok pangan nasional dapat meningkat hingga 10 juta ton beras pada tahun 2014.

Menteri Koordinator Bidang Perokonomian, Hatta Rajasa, dalam sambutannya saat meresmikan Bojonegoro Barrage (2/5) mengharapkan bendung ini akan mampu meningkatkan luasan lahan yang teririgasi sehingga produksi gabah petani akan ikut meningkat. Hatta menambahkan fungsi dari bendung tersebut selain sebagai penyedia air baku untuk kebutuhan industri, rumah tangga dan pertanian sekaligus juga untuk menjaga kelangsungan ekosistem dan mencegah terjadinya banjir.

Bojonegoro Barrage terletak di Desa Padang, Kecamatan Trucuk dan Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Bendung yang memiliki daya tampung sebesar 13 juta m3 tersebut dalam rangka memenuhi penyediaan air baku untuk kebutuhan industri, rumah tangga dan pertanian di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Bojonegoro Barrage merupakan salah satu paket pekerjaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sebelumnya BBWS Bengawan Solo telah membangung Babat Barrage yang selesai pembangunannya pada tahun 2004. Sembayat Barrage, saat ini masih dalam proses pembangunan dan diperkirakan selesai pada tahun 2015 dan Karangnongko Barrage baru memasuki proses detail desain.

Pembangunan barrage-barrage ini dilatarbelakangi beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) di utara Sungai Bengawan Solo merupakan daerah yang sesuai untuk dikembangkan sebagai daerah irigasi, tambak dan industri, tetapi daerah tersebut tidak memiliki sumber air yang memadai untuk kebutuhan industri, air baku dan irigasi.

Peresmian Bojonegoro Barrage dihadiri juga oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PU, Moch Hassan, Inspektur jenderal Kementerian PU, Basoeki Hadimoeljono, Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, perwakilan dari Kedutaan Jepang Untuk Indonesia, Bupati Bojonegoro, Sutoyo beserta jajarannya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf beserta jajarannya, kelompok tani Kabupaten Bojonegoro serta tamu undangan.

 

(DatinSDA)

Last modified on Tuesday, 08 May 2012 04:23
Datin SDA

Subdit Data dan Informasi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Website: sda.pu.go.id

Leave a comment

Pastikan Anda memasukkan informasi (*) diperlukan pada tempat yang ditentukan. Kode HTML dasar diperbolehkan.

Copyright by Pengembangan Sistem, Data dan Informasi SDA. ©2012 All rights reserved.

Top Desktop version