Pengumuman ( 5):

Kategori Berita SDA


Lima Nominasi P3A Tingkat Nasional Tahun 2017 Telah Terpilih

Dwiyanto menyatakan bahwa P3A yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Kecamatan Sentolo, Desa Sri Kayangan ini, memiliki cita-cita yang lebih besar dari sekedar menang atau kalah. Dengan mengikuti lomba, generasi kedua P3A Triguna Tirta ini berharap kemitraan dengan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dapat ditingkatkan.

Pengalihan Aliran Sungai Bendungan Kuningan

Sebagai tanda dimulainya pekerjaan pondasi tapak bendungan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung melakukan pengalihan aliran sungai (river closure) Bendungan Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (23/5).

Dukung Pengelolaan Irigasi Berkelanjutan, Ditjen SDA Apresiasi Petani Melalui Lomba

Lomba yang baru pertama kali diselenggarakan ini, diikuti oleh seluruh P3A d Indonesia yang telah memenuhi persyaratan sebagai berikut yaitu sekurang-kurangnya telah terbentuk selama satu tahun; status telah berbadan hukum (SK Bupati/WK dan/ atau terdaftar di Pengadilan/ Kemenkumham); mempunyai wilayah kerja P3A minimal 50 ha; peserta diajukan resmi oleh Gubernur/Sekretaris Daerah atau pejabat yang ditunjuk atas nama Gubernur/Sekretaris Daerah Propinsi; peserta merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi yang bersangkutan; dan peserta wajib didampingi oleh petugas pendamping yang ditunjuk oleh Dinas PU/SDA/Pengairan atau BBWS/BWS.

Lomba OP Irigasi Partisipatif P3A Dorong Petani Inovatif

Lomba yang baru pertama kali diselenggarakan ini, merupakan wujud apresiasi yang dilakukan Pemerintah terhadap para petani, terutama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Agar para petani tersebut tetap semangat dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan jaringan irigasi tersier yang menjadi tanggung jawabnya."Kegiatan ini juga berguna untuk meningkatkan rasa memiliki para petani P3A terhadap jaringan irigasi tersier yang digarapnya," terang Lolly dalam sambutannya.

Bangkit dan Bergegaslah Indonesiaku

“Program Nawacita yang fokus pada pemerataan pembangunan antar wilayah akan diwujudkan dengan menggalakkan pembangunan dari pinggiran dan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Apalagi Kementerian PUPR diberikan amanah mengelola anggaran yang cukup besar dalam membangun infrastruktur. Kita harus bergegas”, tutur Imam Santoso dalam sambutannya yang sekaligus menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kementerian PUPR ikut serta dalam IndoConsTech

IndoConsTech Expo merupakan pameran yang diperuntukkan bagi pengembangan konstruksi dan infrastruktur. Diprakarsai untuk mendukung rencana pembangunan di seluruh negeri, IndoConsTech adalah sebuah acara yang bertujuan mengumpulkan pemain kunci dalam bidang konstruksi dan infrastruktur.

DWP PUPR Sambut Ramadhan Dengan Bazar

Bazar ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kesadaran DWP Kementerian PUPR dalam mendukung kreatifitas para ibu di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar terus produktif. Bazar yang ramai dikunjungi ini juga menyediakan sembako murah yang bisa didapatkan oleh para pegawai Kementerian PUPR dengan menukarkan kupon bazar yang telah dibagikan. Melalui bazar ini, DWP berharap rasa kekeluargaan dan gotong royong di lingkungan Kementerian PUPR bisa terus terjaga.

Ditjen SDA Tandatangani Kerjasama Penggunaan Dana Pengadaan Tanah

Perjanjian kerjasama ini dimaksudkan untuk mendukung Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dalam pelaksanaan pembayaran dana pengadaan tanah yang telah dibayarkan pihak kedua cost of fund sebagai perwujudan pelaksanaan kewajiban Pemerintah mengembalikan seluruh dana pihak kedua yang telah digunakan terlebih dahulu untuk membiayai pengadaan tanah bagi pembangunan kepentingan umum dalam rangka Proyek Strategis Nasional yang didasarkan pada Laporan Hasil Verifikasi BPKP.

Peringati HAD, Ditjen SDA Edukasi Masyarakat Akan Pentingnya Air

Dalam peringatan HAD ke-25 tahun 2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah menyelenggarakan berbagai aksi yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Berbagai aksi tersebut meliputi bersih-bersih sungai, susur sungai, lomba angkat lumpur dan sampah, lomba kesenian, edukasi dalam bentuk workshop daur ulang limbah dan sekolah sungai, penanaman pohon dan kampanye publik. Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarkan semangat positif dalam menyelamatkan air bagi kehidupan. Memasuki acara puncak peringatan Hari Air Dunia ke-25, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air juga menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya, Donor Darah, Lomba Karya Ilmiah SMA/SMK/MA Tingkat Nasional, Lomba Menggambar dan Mewarnai Anak, Pertandingan Gateball, dan Pameran Hari Air Dunia yang bertempat di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta. Acara puncak ini digelar dari 26-28 April 2017.

Lindungi Sumber Air Untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Air merupakan sumber daya alam yang sangat esensial yang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup dan lingkungan. Manusia memerlukan air tidak hanya untuk dapat hidup tetapi juga untuk penghidupan atau aktivitasnya. Apabila sumber daya air musnah maka musnah pula makhluk hidup dan lingkungannya serta semua aktivitas manusia.

Workshop Peningkatan Kinerja PPNS

Sekretariat Jenderal Sumber Daya Air melalui Sub Bagian Advokasi Hukum mengadakan “Workshop Strategi Peningkatan Kinerja PPNS Direktorat Jenderal Sumber Daya Air” di Balikpapan (19/04). Kegiatan Pembinaan PPNS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ilmu pengetahuan di bidang ilmu hukum bagi para PPNS di lingkungan Ditjen Sumber Daya Air. Serta meningkatkan pemahaman PPNS terhadap kewenangan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas di kemudian hari.

Menteri PUPR dan Dirjen SDA Tinjau Pembangunan Bendungan Karalloe

Basuki dalam sambutannya menyampaikan bahwa kontrak kerja awal untuk Bendungan Karalloe yaitu 49 bulan (Desember 2013 - Desember 2017), namun karena adanya kegiatan pembebasan lahan yang membutuhkan waktu yang tidak sedikit maka jangka waktu penyelesaiannnya akan mundur dari jadwal semula. Basuki juga menghimbau kepada seluruh tim dari BBWS Pompengan Jeneberang maupun kontraktor untuk melakukan percepatan pembangunan yang signifikan agar keterlambatannya tidak terlalu jauh dari kontrak awal.