Pengumuman ( 5):

Kategori Berita SDA


Sesditjen SDA Tutup Pemilihan Petugas OP Irigasi Rawa dan Komunitas Sungai Teladan 2015 Secara Resmi

Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Hartanto menutup secara resmi acara Pemilihan Petugas Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Rawa Teladan serta Pemilihan Komunitas Sungai Teladan Tingkat Nasional 2015 di Yogyakarta (28/8). Dalam pidato penutupan acara yang berlangsung sejak tanggal 25 Agustus 2015 lalu ini, Harto menyatakan harapannya tentang pelaksanaan acara.

Presiden Jokowi Kunjungi Lokasi Pembangunan Bendungan Tugu

BRANTAS – Selasa (25/8) pada pukul 16.00 WIB Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Ibu Negara, Iriana Jokowi melakukan peninjauan lokasi pekerjaan pembangunan Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur (25/08/15). Turut dihadiri oleh Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Hermanto Dardak, Kepala Pusat Bendungan, Imam Santoso, Bupati Trenggalek, Mulyadi WR, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Amir Hamzah, Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, Pramono Anung Wibowo , Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, dan istri, Nina Kirana Soekarwo.

Menteri PUPR Lakukan Pengisian Awal Waduk Jatigede

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan pengisian awal (initial impounding) Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat (31/8). Dengan luas catchment area mencapai 1.462 km2 dan volume efektif sebesar 877 juta m3, menjadikan Waduk Jatigede sebagai waduk terbesar ke-dua di Indonesia, setelah Waduk Jatiluhur. Pengisian awal itu ditandai dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti secara langsung oleh Basuki Hadimuljono.

Waduk Jatigede, Waduk Terbesar Kedua di Indonesia

Waduk Jatigede merupakan waduk terbesar kedua di Indonesia setelah waduk Jatiluhur. Waduk Jatiluhur mengairi areal sekitar 220 ribu ha, sedangkan waduk Jatigede 90 ribu ha. Pembangunan Waduk Jatigede sangat strategis karena potensi air di sungai Cimanuk, tempat pembangunan waduk tersebut dilaksanakan, rata-rata sebesar 4,3 milyar m3/tahun dan pembangunan waduk juga memperhitungkan aspek lain seperti teknis, sosial, lingkungan dan ekonomi.

Dirjen SDA : Bekerja Lebih Keras, Bergerak Lebih Cepat dan Bertindak Lebih Tepat

Kita semua sudah sepakat bahwa penyerapan pada Desember 2015 ini sebesar 93% sedangkan untuk percepatan tender bulan September harusdilakukan tender dan akhir Desember seluruh pekerjaan paket harus sudah selesai ditender. Kedua hal tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri PUPR No. 23 tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2015 dan Pelelangan Dini Tahun 2016 di Kementerian PUPR. Untuk itu saya ingin menyampaikan bahwa Pertama, progress fisik Ditjen SDA sampai dengan 31 Agustus 2015 sudah 44% dan progress keuangansudahsampai 36,33% berarti sudah diatas rata-rata KementerianPUPRdanharusdipertahankansampaiakhirtahun,” jelas Mudjiadi, Direktur Jenderal SDA, pada saat Rapat Kerja Evaluasi Tengah Tahun Pelaksanaan Program TA 2015 dan Persiapan Pelaksanaan Program TA 2016, di Jakarta (010915).

Dirjen SDA Minta Jajarannya Pacu Capaian dan Kinerja Direktorat Jenderal SDA

Capaian kinerja dan prognosis Direktorat Jenderal Sumber Daya Air pada Agustus 2014 berada di atas capaian rata-rata Kementerian PU. Hal tersebut terungkap dalam Evaluasi Kinerja Tengah Tahun (Mid-Term Review) di Padang (21/08). Secara keseluruhan, capaian keuangan Ditjen SDA berada di kisaran 45,02%, dan capaian fisik yang berada di kisaran 48,69%, dibandingkan dengan capaian keuangan Kementerian PU sebesar 43,10% dan capaian fisik sebesar 48,69%. Progres tahun 2014 ini juga lebih baik dibanding posisi capaian Ditjen SDA pada Agustus 2013 dimana saat itu capaian keuangan sebesar 41,57% dan fisik sebesar 38,65%.

Dharma Wanita Persatuan Ditjen SDA Memberikan Dana Bantuan Pendidikan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) serahkan dana bantuan pendidikan kepada anak-anak para pegawai golongan I dan II serta pegawai honorer di lingkungan Ditjen SDA, Jakarta, (18/8). Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mudjiadi, Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Hartanto, Direktur Irigasi dan Rawa Eko Subekti, Direktur Bina Program Widiarto, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Hari Suprayogi, dan Sekretaris Harian Dewan Sumber Daya Air Nasional Adang Saf Ahmad.

Kedaulatan Pangan Dapat Dicapai Melalui Infrastruktur Irigasi yang Baik

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mudjiadi, membuka kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2015 dan Penyiapan Rencana Kegiatan DAK Bidang Infrastruktur Irigasi tahun anggaran 2016, yang dilaksanakan Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan (1/7).

Indonesia Korea Siap Kerja Sama untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu

Indonesia dan Korea menandatangani kerja sama pengelolaan sumber daya air yang terpadu. Hal ini didasarkan pada kesuksesan negara Korea dalam menggunakan teknologi informasi dalam melaksanakan sumber daya air terpadu di negaranya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Korea Water Resources Corporation (K-Water), salah satu perusahan Badan Umum Milik Negara Korea Selatan bergerak pada pengembangan sumber daya air.

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum melakukan penandatanganan kontrak paket rehabilitasi jaringan irigasi Saluran Sekunder (SS) Sukamadi, SS Jengkol, SS Gadung, SS Rancabango, SS Beres, SS Bandung yang bertempat di Gedung Direktorat Jenderal SDA & Penataan Ruang, Kementerian PUPR di Jakarta, (9/7).

Menteri PUPR Basuki Lantik 452 Pejabat Struktural

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono melantik 452 pejabat struktural eselon II B, IIIA dan III B (10/7). Seluruh pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari 266 pejabat di Pusat dan 188 di lingkungan Balai atau Unit Pelaksana Teknis (UPT).

MENGELOLA KORIDOR SUNGAI

Sungai menjadi saksi sejarah panjang perkembangan peradaban manusia. Dahulu sungai menjadi koridor depan, gerbang awal perkembangan sejarah manusia, hal ini dikarenakan sungai menjadi transportasi utama mobilitas social. Namun kini wajah sungai pun berubah, sungai menjadi tempat pembuangan akhir, nuansa kotor, jorok, dan tidak terawat Nampak di setiap sungai. Adalah sekelompok masyarakat yang berkumpul dan peduli terhadap lingkungan sungainya tergabung dalam Komunitas Sungai Code, Komunitas sungai Sungai Gadjah Wong, Komunitas Sungai Winongo, serta Komunitas Sungai Tambakbayan yang seluruhnya melintas di kawasan perkotaan di Yogyakarta mengadakan dialog dengan Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tema restorasi sungai Indonesia, mengelola koridor sungai berbasis masyarakat. Acara dialog tersebut berlokasi di area pinggir sungai Gadjah Wong dihadiri oleh Gubernur DIY, Para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Yogyakarta, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, akademisi dari UGM, UIN Sunan Kalijaga, serta anggota 4 (empat) komunitas Sungai di Yogyakarta.(28/5)

Kolokium Sumber Daya Air 2015: Inovasi Kaum Muda Dibutuhkan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air

Pusat Litbang Bidang Sumber Daya Air menggelar kegiatan Kolokium hasil Litbang Sumber Daya Air tahun 2015 yang bertema “Peran Litbang Sumber Daya Air dalam menunjang Pembangunan Berkelanjutan menuju Kedaulatan Pangan dan Energi” yang digelar pada tanggal 18-21 Mei 2015 di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan kolokium ini juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Air Dunia ke-23 yang bertema “Air dan Pembangunan Berkelanjutan”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya air di Indonesia dalam menyebarluaskan hasil litbang kepada masyarakat luas, serta ajang bertukar pikiran antar para peneliti, pengambil kebijakan, akademisi dan praktisi dalam rangka pengelolaan sumber daya air.