Pengumuman ( 5):

Kategori Berita SDA


Selamatkan Danau, Selamatkan Air

Danau mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kehidupan manusia antara lain untuk memenuhi kebutuhan air bagi kehidupan sehari-hari (rumah tangga), sanitasi lingkungan, pertanian, industri, pariwisata, olahraga, pertahanan, perikanan dan pembangkit tenaga listrik. Selain itu danau juga berfungsi sebagai pembangkit utama ekosistem flora dan fauna. Hal tersebut diungkapkan oleh Pitoyo Subandrio, Direktur Sungai dan Pantai mewakili Direktur Jenderal Sumber Daya Air dalam acara Pembahasan Panitia Antar Kementerian RPP Tentang Danau, di Jakarta (280414).

Sekretaris Jenderal Kementerian PU Tandatangani Kesepakatan Bersama Kementerian PU dengan Lembaga Sandi Negara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Lembaga Sandi Negara melakukan Kesepakatan Bersama Penyelenggaraan Persandian dan Pengamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Jakarta (28/4). Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk mewujudkan efektivitas kerja, pola kerja yang terpadu, terarah dan berkesinambungan dalam proses penyelenggaraan persandian dan pengamanan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Kementerian PU.

Pengamanan Pantai dan Pengembangan Irigasi Menjadi Prioritas di Provinsi Bengkulu

Pengelolaan sumber daya air menghadapi tiga tantangan mendasar yang patut menjadi perhatian, yaitu : bagaimana meningkatkan ketahanan air, meningkatkan ketahanan pangan, dan mengendalikan daya rusak air. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Mohamad hasan, di sela-sela kunjungan lapangan dan peresmian gedung BWS Sumatera VII, di provinsi Bengkulu. (25/4) “Tantangan mendasar dalam pengelolaan sumber daya air adalah bagaimana kita meningkatkan ketahanan air, meningkatkan ketahanan pangan, dan mengendalikan daya rusak air. Untuk Provinsi bengkulu upaya-upaya yang harus dilakukan adalah bagaimana mengendalikan banjir di kota bengkulu, ini perlu ada studi komprehensif antara pengelolaan sistem drainase dengan pengelolaan sistem makro pengendalian banjirnya” jelas Mohamad Hasan, di sela-sela peresmian gedung BWS Sumatera VII.

Enam Subproyek Mendapat Kepercayaan Untuk Menyelenggarakan Proyek Urban Flood Control System Improvement in Selected Cities Loan JICA IP551

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Direktorat Sungai dan Pantai menyelenggarakan Workshop Urban Flood Control System Improvement in Selected Cities (UFCSI) yang dibiayai dari dana loan Japan International Cooperation Agency (JICA) IP-551, di Padang (15/4). Acara ini diadakan sebagai forum komunikasi antar subproject untuk berbagi informasi terkait dengan pelaksanaan proyek, pengelolaan loan, progress, teknologi konstruksi, permasalahan yang dihadapi dan solusinya.

GROUNDBREAKING Bendungan Tertitip

Untuk memenuhi kebutuhan air baku di sebagian kota Balikpapan Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melaksanakan pembangunan Bendungan Teritip untuk memenuhi kebutuhan air baku. "Pembangunan Bendung Teritip merupakan salah satu kegiatan pengembangan sarana dan prasarana sumber daya air yang merupakan tugas pokok dan fungsi Kementerian PU yang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2014-2019," ujar Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto dalam acara Groundbreaking Bendungan Teritip, Balikpapan, Kalimantan Timur (11/4).

Penyerahan Penghargaan PKPD PU Kabupaten Kuningan

"Instansi pemerintah termasuk pemerintah daerah wajib mempertanggungjawabkan tingkat pencapaian sasaran dan tujuan dalam rangka penjabaran visi, misi dan strategi untuk menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Hartanto mewakili Direktur Jenderal Sumber Daya Air pada acara Penyerahan Penghargaan Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Pekerjaan Umum (PKPD-PU) Bidang Sumber Daya Air di Kuningan, Jawa Barat (7/4).

Gerakan Irigasi Bersih Kabupaten Bantul Provinsi DI Yogyakarta

Pengelolaam air tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi masyarakat juga punya peran yang penting. Hal ini terutama dalam aspek kebersihan, dengan cara tidak mengotori air, menjaga kebersihan saluran irigasi agar tidak tersumbat oleh sampah kotoran, rumput liar dan lainnya. Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta, merupakan salah satu tempat dilaksanakannya kegiatan 'Bersih-bersih Saluran Irigasi' dalam rangka memperingati setahun usia Gerakan Irigasi Bersih yang diikuti para petani dari berbagai kelompok Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A).

Program SDA Manfaatkan Potensi Sumber Daya Air Indonesia

"Saat ini dunia dihadapkan pada tantangan besar yaitu ketahanan pangan, air dan energi. Inti permasalahannya adalah akibat beban populasi yang terus meningkat yang menyebabkan peningkatan kebutuhan (demand) yang memberikan tekanan terhadap aspek ketersediaan (availability) dari sumber daya air dan pola pemanfaatan ruang," tutur Mudjiadi, Staf Ahli Menteri PU bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, yang mewakili Direktur Jenderal Sumber Daya Air dalam acara Konsultasi Nasional untuk Penyusunan agenda Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Pembangunan Berkelanjutan Pasca 2015 di Jakarta, (27/3).

Dirjen SDA Mengimbau Masyarakat Untuk Senantiasa Menghemat Penggunaan Air

Dalam rangkaian kegiatan menyambut Hari Air Dunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2014, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air kembali menggelar aksi pawai simpatik di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta (23/03). Aksi pawai simpatik yang melibatkan perwakilan dari perguruan tinggi, komunitas sungai, dan sekolah ini ditandai dengan aksi bagi-bagi bunga dan stiker kepada pengguna jalan. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mohamad Hasan selaku ketua penyelenggara kegiatan Hari Air Dunia 2014 mengatakan Indonesia merupakan negara dengan potensi cadangan air terbesar ke-5 di dunia. “Kita memiliki potensi 3.9 triliun meter kubik hujan yang jatuh di bumi pertiwi per tahun, tetapi pemanfaatannya baru 20 persen. Karena itu pengelolaan air harus ditingkatkan dari hulu ke hilir, sampai dengan pemanfaatannya oleh masyarakat. Pengelolaan air tidak bisa hanya oleh satu pihak, tapi harus melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat,” jelasnya.

Pompa Pluit Timur Diresmikan

Untuk meningkatkan kapasitas Pompa Pluit secara keseluruhan sehingga kembali memenuhi design capacity, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane meresmikan proyek Pompa Pluit Timur di Jakarta, (27/3). "Pompa Pluit Timur merupakan salah satu infrastruktur penting untuk drainase kota Jakarta. Pompa Pluit memiliki coverage area seluas 34,2 km2, dan merupakan sistem pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai Ciliwung yang mampu menampung debit sebesar 34 m3 per detik," ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak.

Tantangan Implementasi Undang Undang Sumber Daya Air

Pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan perekonomian nasional berpengaruh pada peningkatan kebutuhan air dan akibat aktivitas manusia jumlah ketersediaan air justru dari hari ke hari cenderung semakin menurun. Namun di sisi lain pengelolaan sumber daya air juga harus diarahkan untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan harmonisasi antar wilayah, antar sektor dan antar generasi.

Dak Infrastruktur Irigasi Bantu Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

"DAK merupakan Dana Alokasi Khusus yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan masyarakat dan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah dan pencapaian sasaran prioritas nasional. Arah kebijakan DAK bidang Infrastruktur Irigasi pada tahun 2016 membuat paradigma baru, terbagi dalam 3 jenis yaitu DAK regular untuk provinsi dan kabupaten/kota; DAK affirmasi untuk kabupaten/kota daerah tertinggal, perbatasan, terluar, wilayah Indonesia dan DAK infrastruktur publik daerah untuk kabupaten/kota," jelas Kasubdit Fasilitasi Daerah Direktorat Bina OP Direktorat Jenderal SDA mewakili Direktur Jenderal SDA, dalam Acara Pra Konsultasi Program Penggunaan DAK Bidang Irigasi Wilayah Barat TA 2017, 21 November 2016, di Batam, Kepulauan Riau. Acara Konsultasi Program DAK ini dihadiri oleh BWS Sumatera IV dan Dinas PU dan Dinas PSDA di provinsi Wilayah Barat di antaranya Sumatera Utara, Jambi.

Rakor 2016 Kementerian PUPR

Dalam Sembilan Agenda Prioritas (Nawacita) Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla tertuang beberapa program prioritas menuju Indonesia yang berdaulat secara politik dan mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan diantaranya yaitu membangun Indonesia dari pinggiran, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar internasional dan mewujudkan kemandirian ekonomi. Untuk mewujudkan hal tersebut terdapat beberapa program kegiatan Kementerian PUPR yang sejalan dengan Nawacita diantaranya membangun 65 waduk, membangun jaringan irigasi baru seluas 1 juta ha, merehabiltasi jaringan irigasi seluas 3 juta ha dan 500 km pengamanan pantai.

  • Tentang Ditjen SDA

    Direktorat Jenderal Sumber Daya Air mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • Bantuan

    Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Gd. Ditjen Sumber Daya Air 
    Kementerian PUPR
    JL. Pattimura 20, Kebayoran Baru 
    Jakarta - Indonesia - 12110 
    Phone/Fax: (021)-7396616 (Hunting)
    Email: kompusda[at]pu.go.id atau kompu.sda[at]gmail.com

  • Publikasi

  • Media Sosial Kami