© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita Balai

Kumpulan Berita Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

BBWS Citarum
Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Penanugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR  (2)Selamat kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) oleh Institut Teknologi Bandung . Penanugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR  (1) Penanugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR  (5)Penanugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR  (6)Penganugerhan gelar Doktor Kehormatan tahun 2020 diberikan kepada Menteri PUPR diputuskan berdasarkan hasil sidang terbuka pada tanggal 16 Januari 2020. Penanugerahan diberikan atas sumbangsih beliau yang sangat besar dan manfaat bagi kepentingan masyarakat dan Bangsa Indonesia dalam memimpin pembangunan infrastuktur terutama dalam bidang infrastruktur sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa. Penanugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR  (4)Penanugerahan Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR  (1)Sidang terbuka ini diadakan di Aula Barat ITB dan dalam orasi ilmiah beliau mengusung judul tentang "Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur Sumber Daya Air".

17 Januari 2020 Selengkapnya

BWS Sumatera V
Penandatanganan Paket Kontraktual Lelang Dini TA 2020 BWS Sumatera V
Penandatanganan Paket Kontraktual Lelang Dini TA 2020 BWS Sumatera V

Pasca berakhirnya proses tender 11 (sebelas) Paket Kontraktual TA 2020 di Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWS S V), telah dilaksanakan penandatanganan kontrak untuk setiap paket pekerjaan di SNVT PJSA IAKR, SNVT PJSA Batang Hari, dan PJPA IAKR pada hari ini(16/01). Turut hadir dalam kesempaan tersebut Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) beserta Tim Pokja dalam penandatanganan kontrak. “Mudah-mudahan pekerjaan dari ke sebelas paket ini dapat berjalan dengan tepat mutu, tepat waktu dan tepat biaya agar proses pembangunan infrstruktur Sumber Daya Air di kementerian PUPR dapat berjalan dengan lancar”Kata Ir.Nelson Hasibuan, MT dalam sambutannya.

Terdapat 8 (delapan) paket yang terkontrak pada hari ini dilingkungan SNVT PJSA IAKR. 4 (empat) Paket pada PPK Sungai dan Pantai I, 3 (tiga) paket pada PPK Sungai dan Pantai II, serta 1 (satu) paket pada PPK Danau Situ Embung. Pada SNVT PJSA Batang Hari dan SNVT PJPA IAKR masing- masing terkontrak 1 paket pada PPK Sungai Pantai dan PPK Irigasi Rawa II. Dengan disaksikan Kepala BWS S V, Pejabat Struktural yang diwakilkan oleh Kasubag TU BWS S V, Kepala BP2JK serta masing- masing Kepala Satker, kegiatan penandatanganan berjalan dengan lancar dan tertib.

Kepala BWS S V, Maryadi Utama, ST, M.Si mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap Kepala BP2JK serta tim pokja yang telah bekerja keras untuk menentukan pemenang tender pada TA 2020. Disampaikan Maryadi, bahwa bisa dikatakan penandatanganan kontrak ini dilakukan secara cepat mengingat pada Direktorat Jenderal SDA, terkhusus di Pulau Sumatera barulah BWS S V yang melaksanakan penandatanganan kontrak, tentunya setelah memohon izin  dan pengurusan administrasi ke pusat terlebih dahulu. Maryadi juga mengingatkan kepada para penyedia jasa yang telah terkontrak untuk siap dengan mutu yang disesuaikan dengan spesifikasi teknis yang diminta oleh PPK. Maka dari itu, Maryadi berpesan kepada para PPK untuk terus mengawal pekerjaan.

“Kami ingatkan untuk terus berkoordinasi dan sejak awal ini untuk melakukan prework meeting serta preconstruction meeting agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai harapan. Kita tidak punya waktu untuk bersantai, argo telah berjalan, maka selamat bekerja kepada para penyedia jasa” tambah Maryadi. (humas)

[images cols="three" lightbox="true"] [image link="3374" image="3374"] [image link="3373" image="3373"] [image link="3372" image="3372"] [image link="3371" image="3371"] [image link="3370" image="3370"] [image link="3369" image="3369"] [image link="3368" image="3368"] [image link="3367" image="3367"] [/images]

16 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Citarum
Kunjungan Kerja Menteri PUPR ke Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy
Kunjungan Kerja Menteri PUPR ke Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy

Kunjungan Kerja Menteri PUPR ke Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy (10)Hari Senin (13/1) Menteri PUPR, Basoeki Hadimoeljono bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Bob Arthur Lambogia meninjau Terowongan Nanjung dan pekerjaan pembangunan Floodway Cisangkuy di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kunjungan Kerja Menteri PUPR ke Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy (5) Kunjungan Kerja Menteri PUPR ke Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy (11)DCIM101MEDIADJI_0796.JPG Terowongan Nanjung yang dibangun oleh BBWS Citarum merupakan bagian dari sistem pengendali banjir di Cekungan Bandung yang terdiri dari 2 terowongan sepanjang 230 meter dengan kapasitas maksimum 700m3/detik dan dioperasikan pada debit 450 m3/detik. Tujuan pembangunan Terowongan Nanjung adalah untuk melancarkan aliran sungai yang selama ini mengalami hambatan akibat kondisi alam, sehingga dapat mengurangi durasi banjir di Baleendah dan Dayeuh Kolot. Kunjungan Kerja Menteri PUPR ke Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy (9) DCIM101MEDIADJI_0885.JPG Floodway Cisangkuy yang terletak di wilayah Banjaran dibuat untuk mengalihkan debit dari Sungai Cisangkuy yang masuk ke daerah Dayeuhkolot, sehingga dapat mencegah terjadinya banjir. Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy merupakan Kombinasi Sistem Pengendali Banjir di Cekungan Bandung, disamping Kolam Retensi Cieunteung, Embung Gedebage dan kegiatan Normalisasi Sungai lainnya.Diharapkan dengan adanya sistem kombinasi pengendalian banjir di Wilayah Sungai Citarum Hulu ini dapat mereduksi genangan banjir yg terjadi setiap tahunnya. Kunjungan Kerja Menteri PUPR ke Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy (7)

16 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Bengawan Solo
BBWS Bengawan Solo Mendukung Percepatan Pembangunan
BBWS Bengawan Solo Mendukung Percepatan Pembangunan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui Pelaksana Harian Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT didampingi Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Dwi Agus Kuncoro ST,MM,MT, beserta Pejabat Eselon dan Kesatkeran melakukan kunjungan di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/01/2019). BBWS Bengawan Solo bersama Instansi terkait dan komunitas ADEMOS meninjau beberapa lokasi di Kabupaten Bojonegoro yaitu Desa Ndolokgede, Desa Kacangan, Desa Napis, Desa Turi Kecamatan Tambakrejo, Desa Nglambangan-Ngambon Kecamatan Ngambon, Desa Sekar Kecamatan Sekar, Desa Taji Kecamatan Bojonegoro. Survey ini bertujuan untuk melihat potensi dan pemetaan tampungan air di Kabupaten Bojonegoro. Dalam kawasan ini terdapat Solo Valley Werken yang merupakan Program Pembangunan Pengendalian Banjir dan Pembuatan Jaringan Irigasi peninggalan Pemerintah Hindia Belanda zaman dulu. Dengan rencana desain baru Solo Valley Werken di masa mendatang bermanfaat sebagai longstorage untuk pengendali banjir yang secara berulang terjadi, tampungan air untuk irigasi dan air baku, mengatasi kekeringan, di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Gresik. Solo Valley Werken juga dapat diintegrasikan sebagai sarana transportasi darat dengan dibangunnya jalan tol yang akan meminimalisir tumbuhnya hunian liar di sepanjang saluran dan dibangunnya rest area untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pada kanal solo Valley Werken dapat digunakan untuk transportasi air, wisata air dan koneksi ke empat Waduk yaitu Waduk Pacal, Gongseng, Godang dan Prijetan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena menghubungkan Wilayah Pengembangan Strategis Gerbang Kertasusila dengan kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti kawasan migas blok Cepu dan Bandara Ngloram(BBWSBS/charis).

16 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Mesuji Sekampung
BBWS Mesuji Sekampung Melaksanakan Penanda Tanganan Kontrak Pekerjaan Penyusunan Profil Sosial Ekonomi Teknis dan Kelembagaan Daerah Irigasi Kewenangan Pusat TA 2020
BBWS Mesuji Sekampung Melaksanakan Penanda Tanganan Kontrak Pekerjaan Penyusunan Profil Sosial Ekonomi Teknis dan Kelembagaan Daerah Irigasi Kewenangan Pusat TA 2020

Satuan Kerja Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung telah melakukan penanda tanganan kontrak Pekerjaan Penyusunan PSETK Daerah Irigasi Kewenangan Pusat Tahun Anggaran 2020. Sebanyak 2 lokasi yang telah ditanda tangani yakni Daerah Irigasi Way Sekampung yang berada di Kabupaten Lampung Tengah, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Timur dan Daerah Irigasi Rawa Mesuji – Tulang Bawang yang berada di Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulang Bawang. Penandatanganan kontrak berlangsung di Ruang Rapat BBWS Mesuji Sekampung, antara Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Perencanaan dan Program Firdy Hamzah dengan Penyedia Jasa PT. Prana Kurnia Pratama. Kamis, (16/01/2020). Kepala Satuan Kerja Balai Besar Wilayah Sungai Ir. H. Abdul Muis, MT., berharap dengan ditandatangani kontrak ini, Penyedia Jasa dapat menjalankan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kesepakatan pekerjaan yang telah ditandatangani serta tidak ada pergantian personil dalam pelaksanaan pekerjaan nanti.” Jelasnya

 

 

    

                                        

16 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Kunjungan Kerja Bupati Luwu di BBWS Pompengan Jeneberang
Kunjungan Kerja Bupati Luwu di BBWS Pompengan Jeneberang

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang menerima Kunjungan Kerja Bupati Kabupaten Luwu, Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd, bersama Ketua DPRD Kabupaten Luwu. Bertempat di Ruang rapat Kantor BBWS Pompengan Jeneberang, Selasa (14/1). Bupati Luwu menyampaikan permasalahan pokok di Wialayah Kabupaten Luwu yakni Bencana Banjir, meluapnya beberapa sungai yang mengakibatkan daerah permukiman masyakarat terdampak banjir dan Kondisi Jaringan Irigasi yang banyak mengalami kerusakan, dimana Daerah irigasi Kabupaten Luwu merupakan kewenangan pusat, diantaranya Daerah Irigasi Lamasi, Daerah Irigasi Padang Sappa, dan Daerah Irigasi Bajo. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Luwu mengusulkan agar beberapa sungai tersebut dapat penanganan yang tepat oleh BBWS Pompengan Jeneberang, begitupun kondisi jaringan irigasinya agar dapat dilakukan penanganan rehabilitasi. Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Ir. Suparji, S.ST, MT mengatakan berdasarkan paparan dokumentasi yang disampaikan tadi, kondisi jaringan irigasi yang ada di Kabupaten Luwu sudah sangat memprihatinkan dan butuh perhatian serius. Kami akan usahakan melakukan penanganan terkait pengendalaian banjir sungai dan kondisi jaringan irigasi yang ada di Kabupaten Luwu.

15 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan

BBWS Pompengan Jeneberang, Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Bupati Kabupaten Takalar, dan Wakil Bupati Kabupaten Bone bersama melaksanakan rapat koordinasi terkait pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (14/1). PPK Pelaksanaan Bendungan II memaparkan sejauh ini progres Pembangunan Bendungan Pamukkulu Kabupaten Takalar 3,2 %, sebelumnya sempat terhambat karena permasalahan lahan. Tahap pekerjaan Bendungan Pamukkulu saat ini Paket I Fasilitas konstruksi, galian untuk pondasi bendungan utama, gudang bahan peledak sedangkan Paket II Jalan akses beton sepanjang 4.225 m, fasilitas konstruksi, clearing area outlet spillway. Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan proses berlanjutnya Pembangunan Bendungan Pamukkulu ini berkat Sinergitas antara Pemerintah daerah, Pemerintah Pusat, Polres, Kodim, dan KAJARI, serta seluruh lapisan masyarakat yang mendukung. Selanjutnya Tim Pemprov, Pemkab, DPRD dan Balai akan audience dengan Kementerian terkait lahan hutan yang masih butuh untuk ditindaklanjuti. Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Suparji menambahkan selain pembangunan Bendungan Pamukkulu, kami juga sedang menindak lanjuti bencana Abrasi pantai di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Penanganan sementara yatitu dengan mengirim segera 100m Length Bronjong dan akan dialokasikan anggaran untuk mengatasi abrasi secara permanen di Takalar. Selanjutnya, Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle mengatakan Kabupaten Bone telah memiliki Bendungan namun kapasitas dan kemampuan untuk mengairi lahan persawahan belum memadai, untuk meningkatkan produksi sektor pertanian Kabupaten Bone berencana membangun Bendung, Bendunga, seperti Bendungan Sanrego, Bendung Walimpong, Bendung Baruttung, dan Bendung Paropo Kabupaten Bone, untuk itu, diharapkan BBWS Pompengan Jeneberang dapat membantu terkait usulan kami.(SISDA)

15 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Mesuji Sekampung
Sosialisasi dan bimbingan Teknis Pengelolaan Jaringan Irigasi Air Tanah BBWS Mesuji Sekampung
Sosialisasi dan bimbingan Teknis Pengelolaan Jaringan Irigasi Air Tanah BBWS Mesuji Sekampung

Dalam rangka dengan telah dibangunnya Insfrastruktur JIAT oleh BBWS Mesuji Sekampung di wilayah Provinsi Lampung serta diperlukannya koordinasi pengelolaan yang baik dan terpadu agar segera bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama, BBWS Mesuji Sekampung menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) bertempat di Hotel Aston Kota Bandar Lampung,Rabu (15/01/2020). Dengan Nara Sumber Instruktur Tata Guna Air Bapak Surati S.T dan Teknik Pengairan Madya Bapak Didi Suwardi Sandi, ST.,M.T.

Turut hadir pada Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Kepala BBWS Mesuji Sekampung Ir.H. Abdul Muis M.T, Kepala Bidang Pelaksanaan Ir. Tuti Sutiarsih,M.T, Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Ir. Suryo Eddy Purnomo ME, Kepala Bidang Tata Usaha Ir. I Komang Sudana,M.T, Satker OP SDA Eddy Suwandi., S.T.,M.Si, PPK OP SDA II Samuel Wahyuratmoko,S.ST,M.T., Para Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, Pelaksana Teknik di Lingkungan BBWS Mesuji Sekampung, serta Poktan/P3AT Sumur Bor Produksi (SBP),Poktan/P3AT Sumur Bor Eksplorasi (SBE) di 5 Kabupaten di provinsi Lampung.

Dalam kegiatan ini dilakukan juga penanda tanganan serah terima pengelolaan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi air tanah oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung dengan Ketua atau pengelola Poktan/P3AT dari 5 Kabupaten di provinsi lampung yaitu Kabupaten Lampung Selatan,Kabupaten Lampung Tengah,Kabupaten Lampung Timur,Kabupaten Pesawaran,dan Kabupaten Pringsewu.

    

    

                                      

15 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Sumatera VIII
Siaga Personil dan Peralatan Menghadapi Bencana
Siaga Personil dan Peralatan Menghadapi Bencana

Palembang - Menghadapi musim hujan pada awal tahun 2020, pada tanggal 14 Januari 2020, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII mengikuti Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Puting Beliung bertempat di halaman Griya Agung (Rumah Dinas Gubernur Provinsi Sumatera Selatan). Acara ini dihadiri oleh TNI yang berasalah dari Komando Daerah Militer (Kodam ) II Sriwijaya, Kesatuan TNI Angkatan Darat (TNI AD) Batalyon Pembekalan dan Pengangkutan (Yon Bekang), Yon Raider TNI AD, TNI Angkatan Laut, Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, Taruna Siaga Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Sumsel) yang bertindak sebagai Koordinator/Panitia Pelaksana, Instansi PU Provinsi Sumsel, dan intansi lainnya, dengan total 1.000 (Seribu) peserta.

Dalam Laporannya, Ketua BPBD Sumatera Selatan Bpk. H. Iriansyah, S.Sos, SKM, M.Kes. menyampaikan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan kemampuan baik personil maupun peralatan dalam menghadapi musim hujan yang identik dengan bencana dan juga mengoptimalkan peran dan fungsi serta rasa tanggungjawab dari para pimpinan daerah baik dari Sipil, Kepolisian, militer maupun dari mahasisiwa dan komunitas agar selalu siaga dan tanggap dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Dalam amanahnya Wakil Gubernur Sumatera Selatan Bpk. H. Muwardi Yahya sebagai pemimpin apel menyampaikan bahwa pada tahun 2019, Provinsi Sumsel menghadapi bencana Asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan yang menghabiskan banyak sumberdaya dan dana dalam penanggulangannya dan juga memakan korban jiwa. Pada awal tahun 2020 ini beberapa daerah di provinsi Sumsel telah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor seperti yang terjadi di Kabupaten Lahat. Kejadian bencana seperti banjir dan tanah longsor memang tidak lepas dari kondisi geografis sumsel yang memang berbukit dan sebagian besarnya dataran rendah serta adanya pengrusakan alam secara masif yang diakibatkan oleh pembalakan hutan serta penambangan pasir di sungai sehingga sungai mengalami pendangkalan di satu sisi yang akan berakibat luapan air sungai dan banjir untuk permukiman di sekitarnya serta penggerusan tebing sungai yang berakibat pada erosi sungai. Kedepannya, Gubernur Sumsel akan mulai menertibkan izin-izin untuk penambangan dan penggalian golongan C yang ada di sungai serta memberantas pembalakan liar, harapannya adalah melalui apel ini para personil selalu siap dan peralatan juga dalam kondisi baik dan siap dimobilisasi di daerah terjadinya bencana.

Dalam menghadapi musim hujan di Provinsi Sumatera Selatan, BBWS Sumatera VIII ikut menyiagakan 6 (enam) unit pompa di Sungai Bendung Kota Palembang yang akan mengurangi genangan banjir sebesar 240 Ha, selain itu disiagakan pula 1 (satu) unit Mobile Pump dan peralalatan seperti Bronjong dan Karung pasir.

[gallery ids="4168,4169,4170"]

15 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Ciliwung Cisadane
Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Meninjau Polder Kali Mati Kota Bekasi
Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Meninjau Polder Kali Mati Kota Bekasi

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah, ME bersama dengan Kepala Satker O&P SDA M. Rian Wahyu Kusumo, ST, M.Eng melakukan peninjauan tanggap darurat di Polder Kali Mati serta pembongkaran Pintu Air Klep yang menjadi hambatan aliran Kali Rawa Lumbu, berlokasi di Kelurah Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu,(11/02).

Bangunan Pintu Air Kalimati yang dilengkapi dengan pompa dengan kapasitas 3 meter kubik/detik. Polder Kali Mati berfungsi sebagai pengendali banjir apabila kondisi aliran Kali Rawa Lumbu yang bermuara di Kali Mati mengalami debit yang tinggi maka dilakukan pemompaan ke Sungai Bekasi.

Bambang Hidayah, ME menyampaikan Polder Kali Mati saat ini sedang dilakukan pengerukan. Polder Kali Mati ini merupakan tampungan/ kolam air yang datang dari Catchment Kali Rawa Lumbu, jadi dari Catchment Kali Rawa Lumbu ini aliran air ditampung di Polder dan tentunya dibuang ke Sungai Bekasi.

“Saat ini sedang dilakukan pembongkaran terhadap bangunan pintu klep. Bangunan ini memang dibangun oleh Pemkot Bekasi dengan tujuan bisa mengatur air untuk membuang ke Polder Kali Mati, kemudian jika disini banjir debit besar, tidak bisa masuk kedalam Kali Rawa Lumbu. Namun kenyataannya Pintu Air ini tidak berfungsi bahkan airnya menghambat aliran Kali Rawa Lumbu sehingga aliran Kali Rawa Lumbu terjadi Back Water (Air Balik).

Setelah meninjau Polder Kali Mati, Kepala BBWS Ciliwung Cisadane bersama Kepala Satker O&P BBWS Ciliwung Cisadane mengunjungi lokasi yang terdampak banjir di Villa Kartini, Kota Bekasi.

14 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Ciliwung Cisadane
Pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Targetkan Selesai 2020
Pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Targetkan Selesai 2020

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane menargetkan penyelesaian pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi yang berlokasi di Hulu Sungai Ciliwung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada akhir 2020. Pembangunan bendungan merupakan bagian dari rencana induk (master plan) pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta sebagai bentuk komitmen Kementerian PUPR untuk mengendalikan banjir mulai dari hulu hingga di hilir.  

Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah menyampaikan saat ini progres pembangunan Bendungan Ciawi sudah 45% dan Bendungan Sukamahi 35%, kami harapkan akan diselesaikan akhir tahun ini atau Desember 2020.

"Bendungan Ciawi dan Sukamahi ini akan mereduksi banjir yang kearah Jakarta, nanti adanya bendungan saat hujan akan tertahan terkurangilah debit banjirnya itu. Kalau di hulu Sungai Ciliwung 30% akan mereduksi banjir", ungkapnya, saat meninjau Lokasi Pembangunan Bendungan Ciawi, Kab. Bogor(11/01).

Pekerjaan Bendungan Ciawi dimulai pada Desember 2016 dengan kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya dan PT. Sacna dijadwalkan selesai awal 2021, namun ditargetkan dapat selesai lebih cepat pada akhir tahun 2020.

Bendungan Ciawi direncanakan memiliki volume tampung 6.05 juta m3 dan luas genangan 39.40 hektar. Bendungan ini didesain untuk mengurangi debit banjir yang masuk ke Jakarta dengan menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung.

Di wilayah hulu, selain Bendungan Ciawi juga dibangun Bendungan Sukamahi dengan volume tampung sebesar 1,68 juta m3 dan luas area genangan 5,23 hektar.(Humas BBWSCC/ag).

Link Video Klik disini

13 Januari 2020 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Sinjai di BBWS Pompengan Jeneberang
Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Sinjai di BBWS Pompengan Jeneberang

BBWS Pompengan Jeneberang menerima Kunjungan Kerja Ketua beserta Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sinjai dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sinjai. Kunjungan ini dalam rangka berkoordinasi terkait permasalahan yang terjadi di Kabupaten Sinjai, Jumat 10 Januari 2020. Wakil Ketua DPRD, Mappahakkang, S. Ag, mengatakan wilayah pesisir kabupaten sinjai terutama kecamatan Tellulimpoe, Sinjai timur, dan Sinjai Utara yang sebagai ibukota kabupaten Sinjai terjadi abrasi yang luar biasa. Selain itu, Salah satu sungai yang membentang antara Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bone yaitu Sungai Tangka, pada musim hujan terkadang airnya meluap masuk ke pemukiman warga yang kemudian berakibat terjadinya banjir. Untuk dibutuhkan perhatian yang lebih serius dan membantu kami dari pihak BBWS Pompengan Jeneberang terhadap permasalahan ini. Wakil Ketua Komisi III, Andi Jusman, ST menyampaikan selain 3 kecamatan, Di wilayah kepulauan sangat memprihatinkan dampak bencana abrasinya, lebih parah lagi, pemakaman di pulau sana apabila air naik, pemakaman tersebut ikut tenggelam. Apabila dibuatkan tanggul disana maka akan aman nantinya. Menyikapi hal tersebut, Ir. Suparji, S.ST, MT, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang mengatakan apa yang disampaikan dan diusulkan bapak-bapak sudah masuk dalam renstra kami namun apabila usulan tersebut telah memiliki desain akan kami lihat dulu (review) apakah penanganan dalam desain tersebut sudah sesuai untuk dipakai atau tidak.

13 Januari 2020 Selengkapnya