© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita Balai

Kumpulan Berita Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

BWS Sumatera I
Rencana Alokasi Air Tahunan harus berkesinambungan dalam pengawasan, pemantauan dan evaluasi
Rencana Alokasi Air Tahunan harus berkesinambungan dalam pengawasan, pemantauan dan evaluasi

Banda Aceh - Balai Wilayah Sungai Sumatera I melalui OP SDA 1 menyelenggarakan Sosialisasi Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) Wilayah Sungai Woyla Bateue di Lingkungan Balai Wilayah Sungai Sumatera I. Kegiatan tersebut diadakan di Ruang Rapat BWSS1 Gedung E, Balai Wilayah Sungai Sumatera I  pada hari Kamis, 5 Desember 2019 dengan jumlah peserta yang hadir 21 (orang) oleh Seluruh PPK dan Satker Balai Wilayah Sungai Sumatera - I.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa Narasumber, Bapak Sudarsono, ATP., CES dan Ir. Widyarti Sumawinata dari Direktorat Bina OP  Kementerian PUPR.

Dalam sambutan Kepala Balai wilayah Sungai Suamtera I yang diwakilki oleh Kasi O&P Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Ibu Yusvira Syah Putri, ST. MT Menyampaikan bahwa Alokasi air merupakan kegiatan pengelolaan sumber daya air yang menjadi kegiatan wajib Balai Wilayah Sungai Sumatera I. Diharapkan melalui kegiatan Sosialisasi Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) yang khususnya pada Wilayah Sungai Woyla Bateue, merupakan tugas bersama dalam mencapai keberhasilan baik itu untuk meningkatkan kualitas penjatahan air kepada seluruh pengguna dan pemanfaat air. Oleh karena itu untuk kegiatan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) merupakan hal yang sangat efektif dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya air yang baik dikarenakan dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya air tersebut berfokus pada kegiatan operasi dan pemeliharaan. 

Dengan adanya unsur-unsur stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan kegiatan sumber daya air ini diharapkan kedepannya adanya kesinambungan dalam koordinasi baik dalam pengawasan, pemantauan dan evaluasi serta dukungan dari masyarakat setempat dalam kegiatan operasi dan pemeliharaan RAAT.

09 Desember 2019 Selengkapnya

Balai Bendungan
KETUA KOMISI KEAMANAN BENDUNGAN : Berkumpul Untuk Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan Pembangunan serta Pengelolaan Bendungan
KETUA KOMISI KEAMANAN BENDUNGAN : Berkumpul Untuk Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan Pembangunan serta Pengelolaan Bendungan

KETUA KOMISI KEAMANAN BENDUNGAN :

Berkumpul Untuk  Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan Pembangunan serta Pengelolaan Bendungan

Dirjen Sumber Daya Air, Hari Suprayogi, sekaligus sebagai Ketua Komisi Keamanan Bendungan menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan  dalam Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan di Solo (09/12).  Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Pusat Bendungan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Ibu Dr. Ir. Ni Made Sumiarsih, M.Eng, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Bapak Ir. Agung Djuhartono, CES,  narasumber dari K-Water dan tentunya para Anggota Komisi Keamanan Bendungan serta Kepala Balai Bendungan selaku Sekretaris Komisi Keamanan Bendungan Ir. Bastari, M.Eng

 

Disampaikan Hari Suprayogi bahwa membangun bendungan disamping akan memperoleh manfaat, juga berarti dengan sengaja mengundang datangnya potensi bahaya yang dapat  mengancam kehidupan masyarakat di hilir bendungan. Sehingga dalam rangka melindungi masyarakat dari ancaman potensi bahaya kegagalan bendungan, Pemerintah memandang perlu untuk melakukan pengaturan keamaman bendungan secara khusus dalam pembangunan dan pengelolaan bendungan beserta waduknya.

 

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan Pasal 146, menyebutkan bahwa dalam melaksanakan pengaturan keamanan bendungan, Menteri dibantu oleh Organisasi Pelaksana yang terdiri dari Komisi Keamanan Bendungan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Bendungan atau Balai Bendungan.

Dikatakan lebih lanjut bahwa saat ini telah ditetapkan Keputusan Menteri PUPR No. 1120/KPTS/M/2019 tentang Perubahan atas Lampiran Keputusan Menteri PUPR No.361/KPTS/M/2019 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Keamanan Bendungan.

Seperti dikatahui bahwa Tugas Komisi Keamanan Bendungan berdasarkan Permen PUPR No. 27/PRT/M/2015 meliputi pengkajian terhadap hasil evaluasi keamanan bendungan, memberikan rekomendasi mengenai kemanan bendungan, dan menyelenggarakan inspeksi bendungan.

 

Perlu diketahui bersama bahwa jumlah bendungan di Indonesia saat ini mencapai 231 bendungan yang masuk dalam kriteria Permen PUPR No.27/PRT/M/2015 tentang Bendungan.  Sesuai dengan Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Perpres No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, dalam kurun waktu 2014-2019, pemerintah memprogramkan pembangunan sebanyak 61 bendungan.  41 buah bendungan sedang dalam pelaksanaan konstruksi sampai dengan sekarang; dan 5 buah bendungan pelaksanaan konstruksinya pada tahun 2019 ini.

 

Selain pembangunan bendungan baru, dalam rangka peningkatan kapasitas tampungan sumber-sumber air dilakukan dengan menjaga fungsi dan kapasitas waduk terhadap bendungan eksisting.   Setiap tahapan pembangunan bendungan (perencanaan hingga operasi) yang telah diprogramkan pemerintah tentunya akan melalui tahap pengkajian dari Komisi Keamanan Bendungan dan Balai Bendungan, termasuk juga bendungan dari pihak BUMN maupun Swasta.   

 

Dengan adanya kegiatan FGD tentang berbagi Pengalaman dan Pengetahuan dalam Pembangunan dan

Pengelolaan Bendungan ini, permasalahan teknis tersebut di atas perlu diangkat dan didiskusikan bersama, guna penyamaan persepsi terhadap pemecahan suatu permasalahan yang serupa yang mungkin akan muncul, sehingga dapat diantisipasi pada perencanaan/pengelolaan bendungan ke depan, serta sebagai tempat bertukar ilmu kepada generasi yang lebih junior (kompusda)

09 Desember 2019 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Bendung Leko Pancing Jadi Destinasi Gowes BBWS Pompengan Jeneberang
Bendung Leko Pancing Jadi Destinasi Gowes BBWS Pompengan Jeneberang

Maros - Kali ini tim Go Wilayah Sungai (Gows) Pompengan Jeneberang mengunjungi Bendung Leko Pancing, dengan titik mulai di Bendung Batu Bassi. Minggu (08/12/2019). Dalam kesempatan gowes ini, dihadiri oleh Kepala Balai Ir. Suparji, S.ST., MT dan Kepala Tata Usaha Taufik, S.ST, MT. Melalui jalur desa dan irigasi tim Gows Pompengan Jeneberang melihat kondisi irigasi dan lokasi rawan banjir pada daerah bendung, termasuk kesiapan petugas OP yang ada di lapangan. Kepala BBWS Pompengan Jeneberang berharap kegiatan bersepeda ini dapat menjadi rutinitas staf balai agar dapat melihat kondisi wilayah kerja bersama-sama dan dapat mengevaluasi kondisi yang ada di lapangan. "Kami berharap agar staf dapat bersepeda dengan melihat kondisi-kondisi yang ada di lapangan, apakah daerah irigasi telah teraliri air dengan baik, atau bangunan-bangunan lainnya telah beroperasi dengan baik, selain itu mengecek kesiapan petugas OP dalam menghadapi musim hujan dan banjir yang semakin dekat," jelas Suparji. Jarak tempuh yang dilewati tim Gows Pompengan Jeneberang 20 kilometer dengan melewati jalan aspal dan beton. Koordinator tim Gows Trimo, ST. menjelaskan jika awalnya mereka akan bersepeda melewati jalur Bendungan Bili-bili. Namun, ada perubahan rencana. "Awalnya kami akan ke Bendungan Bili-bili, akan tetapi kepala balai ingin melihat lokasi rawan banjir yang ada di Bendung Leko Pancing, star dari Bendung Batu Bessi dengan jarak 20 kilometer," ungkap Trimo.

08 Desember 2019 Selengkapnya

BBWS Ciliwung Cisadane
Fasilitasi Pembahasan Rencana Pembentukan Sekretariat Bersama GN-KPA
Fasilitasi Pembahasan Rencana Pembentukan Sekretariat Bersama GN-KPA

Jakarta - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane mengadakan kegiatan diskusi dalam rangka Fasilitasi Pembahasan Rencana Pembentukan Sekretariat Bersama Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane bertempat di Jakarta,(6/12/2019). Sebagai narasumber yakni Adi Sarwoko dan Sumhudi Kartono dari GN-KPA Pusat, dan dihadiri oleh Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah, Pejabat BBWSCC dan komunitas-komunitas peduli Sungai Ciliwung.

Adi Sarwoko mengatakan peran dari pada komunitas-komunitas ini sangat diharapkan karena keberlanjutan dari pada usaha melaksanakan program GN-KPA ini tidak akan dapat berhasil dengan baik tanpa adanya dukungan dari masyarakat.

“Adanya Sekretariat Bersama akan lebih menyatukan komunitas-komunitas yang mendukung kegiatan GN-KPA ini. Pemerintah akan memfasilitasi pembentukan sekretariat bersama, karena nantinya diharapkan yang membentuk adalah komunitas-komunitas dan kesepakatan dari pihak yang akan melaksanakan”, tuturnya.

Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah mengatakan kehadiran Sekretariat Bersama GN-KPA diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan di Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane antara lain berkurangnya daya tampung sungai di hilir akibat hunian rumah padat di bantaran sungai, (idealnya sungai semakin ke hilir semakin lebar yg ada malah sebaliknya), mengakibatkan potensi banjir di Jakarta tinggi. Kemudian kualitas air sungai yang tercemar berat akibat limbah domestik dan industri. Defisitnya pasokan air baku karena kebutuhan air yang jauh lebih besar dari ketersediaan air di sungai akibat alih fungsi lahan dan pertumbuhan penduduk yang pesat di ibukota dan daerah penyangganya seperti Bekasi, Depok, Tangerang dan terjadinya penurunan tanah (land subsidence) di daerah pesisir utara akibat banyaknya penggunaan sumur air tanah.

“Gerakan revitalisasi tidak cukup hanya melibatkan pemerintah melainkan juga peran serta masyarakat peduli sungai  dan Lembaga Swadaya Masyarakat sehingga kita bisa membangun kesadaran peran serta dan pemberdayaan masyarakat agar lebih aktif dalam menjaga kebersihan, menjaga lingkungan serta dalam penyelamatan air tanah”, ungkapnya.

Hal ini karena secara geografis dan topografis kota Jakarta dan sekitarnya merupakan dataran yang berbatasan langsung dengan laut, sehingga pembuangan air sungai terhalang jika terjadi pasang air laut.

Pembentukan GN-KPA dilakukan pada tahun 2005 yang dilatarbelakangi atas keprihatinan terhadap menurunnya kualitas air secara nasional sehingga diperlukan upaya peningkatan keterpaduan implementasi kebijakan pengelolaan untuk keberlanjutan fungsi sumber daya air. (Humas BBWSCC-Ag)

07 Desember 2019 Selengkapnya

BBWS Citanduy
Libatkan UPT dalam Penanggulangan Darurat Bencana Banjir
Libatkan UPT dalam Penanggulangan Darurat Bencana Banjir

Libatkan UPT dalam Penanggulangan Darurat Bencana Banjir

06 Desember 2019 Selengkapnya

BBWS Sumatera VIII
Meneladani Semangat Pantang Menyerah, Keberanian dan Pengorbanan Sapta Taruna
Meneladani Semangat Pantang Menyerah, Keberanian dan Pengorbanan Sapta Taruna

Palembang - Semangat pantang menyerah, keberanian dan pengorbanan para Sapta Taruna yang gugur di Gedung Sate pada tanggal 3 Desember 1945 harus menjadi sumber motivasi dan inspirasi insan PUPR dalam menjalankan tugasnya. Demikaian akhir sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Upacara Hari Bakti Pekerjaan Umum ke 74 tahun 2019. Pada tanggal 3 Desember tahun ini, upacara peringatan Hari Bakti dilaksanakan di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V (BBPJN V) di Palembang. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bpk. H. Nasrun Umar (Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan), dengan pelaksana upacara dari pihak BBPJN V dan peserta yang berasal dari Balai Besar/Balai/ UPT Kementerian PUPR yang ada di daerah, serta dinas-dinas Pekerjaan Umum daerah seperti Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Palembang. Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo seperti yang disampaikan oleh Sekda Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa selama lima tahun Kementerian PUPR telah melakukan banyak percepatan pembangunan infrastruktur seperti bendungan, perbaikan saluran irigasi dan embung tidak hanya di Jawa melainkan ke seluruh Indonesia dengan tujuan tidak hanya meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi sekaligus mewujudkan rasa keadilan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

[gallery ids="4149,4148,4150"]

06 Desember 2019 Selengkapnya

BWS Kalimantan III
DUKUNG KEBUTUHAN AIR BAKU IKN, MENTERI BASUKI TINJAU BENDUNGAN SEPAKU SEMOI
DUKUNG KEBUTUHAN AIR BAKU IKN, MENTERI BASUKI TINJAU BENDUNGAN SEPAKU SEMOI

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan  ke Balikpapan sebagai lanjutan dari tinjauan kesiapan calon IKN di Kalimantan Timur. Bendungan Sepaku Semoi menjadi salah satu objek yang ditinjau sebagai sarana SDA untuk keutuhan IKN.

06 Desember 2019 Selengkapnya

BWS Sulawesi III
Upacara Hari Bakti PU ke-74: Sambutan Presiden Menjadi Pedoman Sigap Membangun Negeri
Upacara Hari Bakti PU ke-74: Sambutan Presiden Menjadi Pedoman Sigap Membangun Negeri

Palu - Tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU). Hari Bakti PU tahun 2019 dengan tema “Sigap Membangun Negeri untuk Indonesia Maju” menjadi lebih spesial karena mendapatkan pesan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) berupa sambutan yang dibacakan oleh Gubernur Prov. Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, selaku Inspektur Upacara Harbak PU ke-74 di Kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Prov. Sulawesi Tengah, Palu, Selasa (3/12/2019). Isi sambutan Presiden pada Hari Bakti PU ke-74 menjadi pedoman kerja 5 tahun ke depan.

Di awal sambutannya, Presiden menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas kinerja serta kerja keras kepada seluruh jajaran Kementerian PUPR dan pihak terkait lainnya mulai dari Pemerintah Daerah, BUMN, dan mitra swasta, baik yang bergerak di bidang konstruksi maupun pembiayaan untuk mencapai target pembangunan 2015-2019.

Indonesia telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur secara besar-besaran dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tidak hanya di pulau Jawa saja, tetapi ke seluruh wilayah Indonesia terutama ke wilayah Indonesia bagian Timur, wilayah pedalaman, kawasan terisolisir dan daerah perbatasan. Meskipun telah bekerja keras, daya saing infrastruktur Indonesia masih kalah di posisi ke-5 dari Thailand, Brunei, Malaysia, dan Singapura. Untuk itu, Presiden mengajak kita semua bekerja lebih keras lagi untuk mengejar ketertinggalan dan menjadi yang terdepan.

Tidak hanya untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur sekaligus untuk mewujudkan rasa keadilan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pembangunan harus memiliki dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menaikkan kelas UMKM, pengembangan pariwisata, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor.

“Kini saatnya menghubungkan infrastruktur yang tersedia dengan sentra-sentra produksi, objek wisata, dan pemasaran. Jalan tol harus tersambung dengan kawasan industri. Konektivitas tersebut tidak akan terwujud tanpa ada sinergi. Saya minta seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk menyepakati bersama mana yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota," pesan Presiden Jokowi yang disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan sinergi pemerintahan juga akan berpengaruh besar dalam kesuksesan agenda pembangunan berikutnya. Selama lima tahun ke depan akan dilanjutkan pembangunan 60 bendungan, 1.000 embung, 500.000 hektare jaringan irigasi baru, 2.500 km jalan tol, 60.000 km jalan baru, kelanjutan Program Satu Juta Rumah.

Kita juga akan meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum layak menjadi 90% serta akses sanitasi dan persampahan menjadi 80%. Selain itu, kita akan mewujudkan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur dengan konsep Smart Metropolis.

Selain itu, Presiden juga menyatakan akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur lima destinasi wisata prioritas yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020 yakni Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara, Kawasan Borobudur di Jawa Tengah, Kawasan Mandalika di NTB, Kawasan Labuan Bajo di NTT, dan Kawasan Manado-Likupang di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya Presiden juga menyoroti pentingnya peningkatan inovasi di bidang teknologi dan pembiayaan untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur harus didukung oleh teknologi dan hasil riset yang aplikatif. Kreativitas menjadi kunci pembiayaan pembangunan infrastruktur ke depan.

 

05 Desember 2019 Selengkapnya

BBWS Bengawan Solo
Pameran Memperingati Harbak PU 74
Pameran Memperingati Harbak PU 74

Dalam rangka peringatan hari bakti pupr ke 74 dilakukan kegiatan pameran untuk memperluas apresiasi terhadap tugas yang telah dilakukan oleh BBWS Bengawan Solo. Beberapa teknologi inovasi bidang sumber daya air seperti Layanan Data dan Informasi Sumber Daya Air (LISA), Proyek Pembangunan Bendungan Bendo, Gongseng, Tukul dan Pidekso ditampilkan dalam rangka Pameran Hari Bakti PU 74 yang diikuti oleh seluruh Unit Kerja BBWS Bengawan Solo di Danau Universitas Sebelas Maret, Rabu-Kamis (4-5/12/2019). “Pameran ini bertujuan untuk menampilkan proyek pekerjaan yang dikerjakan oleh BBWS Bengawan Solo sehingga dapat menjadi inspirasi dari segi teknis, sosial dan akademis bagi teman-teman yang mengunjungi nya” Pesan Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc saat memberikan sambutan. Pameran ditandai dengan proses pemotongan pita oleh Pelaksana Harian Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT bersama Prof Ahmad Yunus selaku Wakil Rektor Bidang Akademis Universitas Sebelas Maret. Yuk mari kita sama-sama mengapresiasi hasil kegiatan dengan mengunjungi stand di danau uns (bbwsbs/sita).

05 Desember 2019 Selengkapnya

BBWS Bengawan Solo
Acara Puncak Peringatan Hari Bakti PU 74
Acara Puncak Peringatan Hari Bakti PU 74

Peringatan Hari Bakti PU 74 dengan tema sigap membangun negeri untuk indonesia maju dilingkungan BBWS Bengawan Solo telah sampai pada puncaknya, bertempat di halaman kantor dilaksanakan Acara Puncak Panggung Gembira Hari Bakti PU 74, Rabu (4/12/2019). “Acara ini adalah acara untuk kita semua, mari terus bersyukur dan semangat untuk bekerja keras di hari-hari kedepan” Pesan Ir. Isgiyanto dalam sambutannya. Seluruh Karyawan BBWS Bengawan Solo berkumpul dan menampilkan kemampuan terbaiknya dalam rangkaian peringatan Hari Bakti PU. Di sebelah kanan kiri panggung juga terdapat stand dari setiap bidang yang menampilkan produk makanan, minuman dan barang kerajinan tangan hasil karya masyarakat. Di akhir acara dilakukan pemberian hadiah terhadap seluruh lomba yang telah diselenggarakan seperti Lomba Bulu Tangkis, Lomba Tenis Meja, Lomba Futsal, Lomba Fotografi, Lomba Karya Tulis,Lomba Paduan Suara dan Lomba Gateball. Pelaksanaan lomba dan peringatan hari bakti pupr bertujuan agar setiap insan pupr mampu meneladani, menerapkan jiwa kepahlawanan dalam membangun negeri untuk indonesia maju (bbwsbs/sita).

05 Desember 2019 Selengkapnya