© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita Balai

Kumpulan Berita Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

BBWS Mesuji Sekampung
Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung menggelar Rally Wisata Adventure, finish di Bendungan Way Sekampung
Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung menggelar Rally Wisata Adventure, finish di Bendungan Way Sekampung

BBWS Mesuji Sekampung menyambut kedatangan peserta Rally Wisata Adventure yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-74 , Sabtu (10/08/2019) di Menara Pandang Bendungan Way Sekampung.

Rally Wisata Adventure dihadiri Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Bupati Pringsewu, Danyon 7 Marinir, dan turut diramaikan klub mobil Pajero Sport, Jeep Willys, Blazer, dan Hardtop.

Mereka memulai start dari Tugu Adipura sejak jam 7 pagi dan sampai di Bendungan Way Sekampung pada pukul 14.00 WIB melalui rute Pantai Batu Mandi, dan Brigif-4 Marinir Piabung. Kedatangan romobongan Rally Wisata Adventure disambut Kepala Bagian Tata Usaha I Komang Sudana mewakili Kepala BBWS Mesuji Sekampung.

I Komang Sudana mengucapkan selamat datang kepada para peserta Rally Wisata Adventure di Bendungan Way Sekampung. I Komang Sudana lantas menjelaskan Bendungan Way Sekampung yang saat ini masih dalam pengerjaan. Bendungan ini dibangun september 2016 yang progresnya hingga sekarang mencapai 66 % dan selesai pada September 2020. “Semoga selesai bendungan ini dapat meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Provinsi Lampung”. harapanya

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengatakan dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia kita harus punya karakter mandiri dibuktikan dengan kemampuan kita membangun Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu ini. Arinal berharap Bendungan Way Sekampung ini bisa mensejahterakan petani dari hulu hingga kehilir.

Humas BBWS Mesuji Sekampung

 

  

  

13 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Citarum
Dalam Rangka Memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H – 2019, BBWS Citarum mengadakan Acara Penyembelihan Hewan Qurban
Dalam Rangka Memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H – 2019, BBWS Citarum mengadakan Acara Penyembelihan Hewan Qurban

Idul Adha 1440H BBWSC  (3) Senin (12/8/2019) dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H, BBWS Citarum menyelenggarkan penyembelihan hewan qurban yang diadakan di Balai, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Pada tahun ini Alhamdulillah hewan yang dikurbankan terdiri dari 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Idul Adha 1440H BBWSC  (1) Idul Adha 1440H BBWSC  (18) Idul Adha 1440H BBWSC  (20) Idul Adha 1440H BBWSC  (21)           Idul Adha 1440H BBWSC  (2) Idul Adha 1440H BBWSC  (4) Idul Adha 1440H BBWSC  (5) Idul Adha 1440H BBWSC  (6)           Acara dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan siang hari. Hewan yang diqurbankan merupakan sumbangan dari para pegawai BBWS Citarum. Tiap-tiap pegawai terlihat sangat antusias untuk ikut berpartisipasi dalam acara tersebut, mulai dari pemotongan sampai pembagian daging qurbannya. Idul Adha 1440H BBWSC  (7) Idul Adha 1440H BBWSC  (9) Idul Adha 1440H BBWSC  (10) Idul Adha 1440H BBWSC  (14)           Idul Adha 1440H BBWSC  (8) Idul Adha 1440H BBWSC  (16) Idul Adha 1440H BBWSC  (17) Idul Adha 1440H BBWSC  (15)  

13 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Mesuji Sekampung
Idul Adha 1440 H, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan 23 Ekor Hewan Kurban
Idul Adha 1440 H, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan 23 Ekor Hewan Kurban

BBWS Mesuji Sekampung mengadakan pemotongan hewan kurban sebagai bagian perayaan Idul Adha 1440 H, di halaman aula BBWS Mesuji Sekampung, Senin (12/08) pagi yang bertepatan dengan 11 Dzulhijjah 1440 H.

Menurut Ketua Panitia Kurban Masjid As Salam BBWS Mesuji Sekampung Didi Suwardi Sandy, BBWS Mesuji Sekampung menyalurkan 23 ekor hewan kurban pada peringatan Hari Raya Idul Adha 1440 H. Jumlah itu terdiri atas 14 ekor sapi dan 9 ekor kambing. "Dari kurban sapi sebanyak 14 ekor tersebut, 10 sapi disembelih di Kantor BBWS Mesuji Sekampung, dua ekor di Bendungan Way Sekampung, satu ekor di Bendungan Margatiga, dan satu ekor di Danyon 7 Marinir. Sedangkan 9 ekor kambing seluruhnya disembelh di Kantor BBWS Mesuji Sekampung.” Jelasnya. 
Kepala BBWS Mesuji Sekampung Iriandi Azwartika berharap apa yang kita lakukan ini yang mencontoh keteladanan dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail bisa diterima Allah SWT. “Berkurban hakekatnya simbol ketakwaan kita kepada Allah SWT seperti apa yang dicontohkan Nabi Ibrahim beserta putra-nya Nabi Ismail dan kepasrahan dari Siti Hajar dalam mengemban dan mengikuti perintah-Nya. Semoga semua diberi keberkahan dan ridho dari Allah SWT.” Iriandi Azwartika juga mengucapkan terima kasih kepada karyawan dan karyawati BBWS Mesuji Sekampung serta para pihak yang telah berpartisipasi dalam berkorban dan pemotongan hewan korban ini.

 

 

      

12 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Mesuji Sekampung
Aksi Bersama Balai Besar/ Balai Kementerian PUPR Di Provinsi Lampung Droping Bantuan Air Bersih
Aksi Bersama Balai Besar/ Balai Kementerian PUPR Di Provinsi Lampung Droping Bantuan Air Bersih

Kekeringan melanda tiga desa di Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Kondisi kesulitan air bersih dirasakan warga Desa Kayu Tebu, Pematang, dan Kelawi sejak bulan Juni. 
Melihat kondisi tersebut, Balai Besar/ Balai Kementerian PUPR di Provinsi Lampung yang dikoordinir oleh Koordinator Komunikasi Kementerian PUPR di Povinsi Lampung Iriandi Azwartika melakukan aksi bersama droping bantuan air bersih.

Sebanyak 22ribu liter air bersih diangkut lima truk tangki dan didistribusikan pada warga desa tersebut. Kedatangan bantuan air bersih sudah dinanti puluhan warga yang mengalami kesulitan air bersih, sejak pagi telah mengantre di tempat yang telah ditentukan. Mereka berduyun-duyun sambil membawa jerigen atau bak penampungan, untuk menerima distribusi air bersih dari mobil tangki.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, menuturkan bahwa bantuan air bersih kepada warga di Desa Kayu Tabu, Pematang, dan Kelawi karena warga dideteksi sedang kesulitan air bersih akibat kekeringan. “Alhamdulilah pagi ini menindak lanjuti berita di media massa bahwa desa ini mengalami kekurangan air bersih dan pada kesempatan ini kami BBWS Mesuji Sekampung hadir bersama tim dari Dinas Cipta Karya dan PSDA Provinsi Lampung, Balai Prasarana Pemukiman Provinsi Lampung, SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Lampung dari satu kesatuan Kementrian PUPR memberikan bantuan lima truk tanki air bersih, masing-masing empat tanki berkapasitas 4.000 liter dan satu tanki berkapasitas 6.000 liter untuk 126 KK”, terangnya.

Camat Bakauheni Asep Awaludin, yang turut hadir dalam pendistribusian air bersih ini mengucapkan terima kasih kepada atas bantuan air bersih untuk warga di desanya. "Terima kasih Pak atas batuan air bersih untuk warga kami. Bantuan tersebut sangat bermanfaat karena dalam musim kemarau ini warga sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih."ucapnya 
Asep Awaludin berharap kepada pemerintah agar warga dibangunkan embung atau tempat penampungan air lainnya disaat musim hujan. Warga juga memerlukan bak penampungan ukuran 4x10 untuk menerima droping bantuan air bersih.

Humas BBWS MS

     

     

10 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Realisasi Program Sejuta Rumah Hingga 5 Agustus 2019 Capai 735.547 Unit
Realisasi Program Sejuta Rumah Hingga 5 Agustus 2019 Capai 735.547 Unit

Jakarta – Pemerintah menargetkan Program Sejuta Rumah pada periode 2015-2019 sebanyak 5 juta unit. Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015, secara bertahap capaian Program Sejuta Rumah terus meningkat dari 904.758 unit di tahun 2015 menjadi 1.132.621 juta unit pada tahun 2018.

Secara keseluruhan selama periode 2015-2018 telah terbangun 3.542.318 unit rumah dengan komposisi 70% rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 30% rumah non MBR. Pada tahun 2019, Kementerian PUPR menargetkan capaian Program Sejuta Rumah lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, yakni sebanyak 1,25 juta rumah.

“Capaian program Sejuta Rumah status per 5 Agustus 2019 mencapai angka 735.547 unit. Jadi kita punya target tahun 2019 untuk mendongkrak kekurangan dari total akumulatif menjadi 5 juta unit. Kita bisa capai kurang lebih 4,79 juta atau 94% dari total target. Jadi kurangnya tidak terlalu banyak. Sektor perumahan juga cukup tinggi sumbangannya terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi A. Hamid pada acara jumpa pers menyambut Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati setiap tanggal 25 Agustus.

Menurut Khalawi, dari berbagai penilaian, Program Sejuta Rumah masih relevan untuk dilanjutkan pada periode 2020-2024. Selain itu juga masih tingginya angka backlog perumahan sekitar 7,6 juta unit ditambah kebutuhan rumah baru per tahunnya mencapai 500-700 ribu unit. Tingginya kebutuhan rumah yang harus dipenuhi memerlukan kerjasama seluruh stakeholder, terobosan, dan inovasi guna memperkuat program tersebut.

“Jadi masalah perumahan ini sangat komplek. Oleh karena itu dengan Program Sejuta Rumah bertujuan menggerakkan seluruh stakeholder di bidang perumahan baik Pemerintah Pusat, swasta, dan masyarakat bersama-sama untuk membangun rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dengan tingginya kebutuhan rumah tersebut, kedepan perlu ada penguatan dan inovasi Program Sejuta Rumah,” tutur Khalawi.

Menurut Khalawi, tantangan kedepan antara lain adalah ketersediaan lahan di kawasan strategis yang dapat dibangun rumah terjangkau bagi MBR. Salah satu cara yang telah dilakukan adalah pembangunan rusun dekat dengan stasiun kereta atau Transit Oriented Development (TOD) dan rusun dengan kombinasi pasar seperi Rusun Pasar Rumput setinggi 25 lantai berjumlah tiga tower.

“Sebagai contoh rusun TOD Rawa Buntu dari 6 tower dibangun, 4 tower komersial dan 2 tower untuk MBR. Sementara model Rusun Pasar Rumput, adalah terobosan dimana sebelumnya tanah digunakan hanya untuk pasar, sekarang pasar dengan hunian. Mereka yang berjualan tidak perlu pulang jauh, bisa tinggal di rusun,” jelas Khalawi.

Pembentukan bank lahan juga bisa menjadi opsi agar Pemerintah memiliki lahan untuk pembangunan rumah terjangkau.

Dari segi regulasi perlu terus didorong untuk mempercepat dan menyederhanakan proses perizinan. Inovasi dalam pembiayaan perumahan diperlukan seperti skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Perumahan (BP2BT) dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) serta Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) perumahan yang dikembangkan Kementerian PUPR.

“Kementerian PUPR juga terus memperluas jangkauan MBR melalui penyediaan rumah berbasis komunitas, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri," ujarnya.

Selain itu langkah penguatan Program Sejuta Rumah ke depan adalah penetapan zona permukiman MBR yang sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), perluasan fasilitas pembiayaan dan penghapusan PPN dan penetapan batasan harga jual rumah subsidi dan revisi Kepmen Kimpraswil 403/KPTS/M/2002 yang berkaitan dengan upaya Kementerian PUPR dalam menjaga kualitas rumah MBR. (Iwn/Tri)

09 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Cegah Kekeringan Ditjen SDA Tinjau Bendung Pasar Baru Cisadane
Cegah Kekeringan Ditjen SDA Tinjau Bendung Pasar Baru Cisadane

Berbagai upaya tengah dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengatasi kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Termasuk penurunan debit air yang terjadi di Sungai Cisadane, Tangerang, Banten.

Ditemui di sela-sela kunjungan ke Bendung Pasar Baru, Tangerang, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Bambang Hidayah, mengatakan, penurunan itu terdeteksi dari turunnya tinggi muka air di bendung tipe gerak itu. “Saat ini kondisi air sudah turun jadi tidak bisa naik. Di Bendung Pasar Baru sudah turun 1.2 meter, jadi sekunder juga pasti turun, jadi kita pompa kita masukkan saluran tersiernya.”, terang Bambang.

Total lahan irigasi Cisadane seluas 21.000 hektare yang terbagi beberapa wilayah yaitu Cisadane Barat 4.800 hektare, Cisadane Barat Laut 9.000 hektare, dan sisanya wilayah utara.

Lebih luas, Bambang menuturkan bahwa wilayah Cisadanen Barat Laut termasuk dalam program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP). IPDMIP adalah program pemerintah di bidang irigasi untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi yang merupakan kewenangan pusat, provinsi, maupun kabupaten sebagai wujud kontribusi sektor pertanian bagi ketahanan nasional pada umumnya. Secara khusus, dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) di wilayah Cisadane Barat Laut. Ia juga menambahkan bahwa saat ini Program IPDMIP sedang proses lelang dan diharapkan bulan depan sudah selesai dan sudah mulai dapat bekerja.

Wilayah Kedaung merupakan salah satu andalan di wilayah Cisadane Barat Laut karena di wilayah tersebut dapat dilakukan masa tanam sampai dua kali meskipun saat ini Indeks Pertanamannya baru mencapai 1,6. Diharapkan dengan program IPDMIP dapat meningkat sampai 2 atau lebih. Sementara irgasi Cisadane Barat yang sedang direhabilitasi di luar IPDMIP yaitu menggunakan dana APBN saat ini masih proses berjalan, diharapkan setelah rehabilitasi Indeks Pertanamannya juga dapat meningkat.

Karena irigasi mempunyai kaitan erat dengan bidang pertanian, maka BBWS Cilicis berkoordinasi dengan pihak lain seperti dalam hal penyusunan kalender tanam. “Kita menyusun kalender tanam berkoordinasi dengan petugas pertanian, dan juga tenaga OP. Balai Cisadane Cidurian, Balai ini di bawah Dinas Provinsi Banten. Jadi Dana OP APBN ini kita TP-OP-kan perbantukan ke Dinas PU Provinsi, yang melaksanakan Balai Cisadane Cidurian bekerja sama dengan P3nya Tangerang dan Petugas Penyuluh Pertanian. Sedang dalam hal pompanisasi, kami sediakan pompa kerjasama dengan Balai Cisadane Cidurian Dinas PU Banten untuk mengambil air di lokasi terdekat, bisa di sekunder atau induknya, kemungkinan di sumber air sekunder Kedaung. (KompuSDA – han/ech/ams)

09 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Kegiatan Internalisasi Pengendalian Intern lingkup Kementerian PUPR di Sulawesi Selatan
Kegiatan Internalisasi Pengendalian Intern lingkup Kementerian PUPR di Sulawesi Selatan

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan PERMEN PU No. 20 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat. Inspektorat jenderal Kementerian PUPR menyelenggarakan kegiatan Internalisasi Pengendalian Intern bersama para Kepala Balai, Kasatker, dan PPK lingkup Kementerian PUPR Provinsi Sulawesi Selatan. Bertempat di Hotel Claro, Makassar. Kamis (8/8).

Inspektur Jenderal Kemen PUPR, Ir. Widiarto, Sp.1 membuka kegiatan ini menyampaikan Dalam penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Kementerian PUPR disepakati menggunakan konsep ‘three line of defense’. Unit Pelaksana atau Satuan Kerja sebagai Lini Pertama (first line). Direktorat Pembina atau Unor sebagai Lini Kedua (second line). Inspektorat Jenderal selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai Lini Ketiga (third line).

Setiap pekerjaan mempunyai resiko, pemilik resiko paling depan dan berbahaya ada pada first line atau ujung tombak yakni pada masing2 PPK. First line tersebut di back up oleh pengendali, yakni Kepala Balai. Oleh karena itu, instruksi Direktorat Jenderal masing-masing agar melakukan pengendalian internal melalui manajemen resiko, memetakan resiko suatu pekerjaan, lalu menghitung kemungkinan resiko yang terjadi dan dampaknya. Sehingga dapat meminimalisir resiko pekerjaan tersebut.

"Kita ini dalam pemerintahan yg sama, kita mendapat tugas dari presiden untuk mengerjakan tugas-tugas yang diembankan, dengan semangat itu kita bisa saling bahu membahu."tambahnya.

Dalam paparan nya, Inspektur II, Ir. S.F Hariyanto, MT, dan Inspektur III, Ir. Liliek Retno Cahyadiningsih, M.A menyampaikan yang telah disampaikan Menteri, 9 (sembilan) strategi Fraud, yang mana diharapkan setiap insan PUPR perlu mengetahui hal tersebut. “Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Tinggi Madya merupakan elemen penting dalam meningkatkan kinerja tiap Unor di Kementerian PUPR. Dengan adanya UKI serta Risk Management di setiap level tingkatan, itu merupakan salah satu upaya Kementerian PUPR menunjukan kepada publik bagaimana Kementerian PUPR yang diamanahi untuk membangun infrastruktur bekerja secara transparan dan akuntabel, Kegiatan diakhiri dengan foto bersama.(SISDA)

 

08 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Mesuji Sekampung
Penandatangan Kontrak Paket Pekerjaan Konsultansi Di Lingkungan Satuan Kerja Operasi Dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Mesuji Sekampung
Penandatangan Kontrak Paket Pekerjaan Konsultansi Di Lingkungan Satuan Kerja Operasi Dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Mesuji Sekampung

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Mesuji Sekampung melaksanakan penandatanganan kontrak Pekerjaan Konsultansi untuk pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan infrasruktur sumber daya air yang terdiri dari enam paket pekerjaan senilai Rp 10,2 M, Rabu (07/08/19), di Ruang Rapat BBWS Mesuji Sekampung.
Penandatangan kontrak dilakukan antara PPK OP SDA III Tumijo dengan Penyedia Jasa untuk 4 (Empat) paket pekerjaan jasa konsultansi. Pekerjaan dimaksud yaitu : Pemeliharaan Berkala Bendungan Batutegi, Perbaikan Pintu-pintu Bendung, Pemeliharaan Berkala Bendungan Way Rarem, dan Pemeliharaan Berkala Bendungan Way Jepara. Kemudian dilanjutkan dua paket lain yaitu Pemeliharaan Berkala Sungai Provinsi Lampung di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pringsewu, Metro dan Pemeliharaan Berkala Tanggul Sungai Kabupaten Lampung Selatan antara PPK OP SDA IV Toto Sugiyarto dengan Penyedia Jasa 
Hadir dalam penandatanganan kontrak yaitu Kepala Bagian Tata Usaha I Komang Sudana yang mewakili Kepala BBWS Mesuji Sekampung didampingi Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Mesuji Sekampung Eddy Suwandi serta para pemenang tender dari pihak konsultan yaitu CV. Graha Alvin Mandiri, CV. Bumi Pratama, CV. Aulia Akbar, CV. Galih Pratama jaya, CV. Rio Jaya Pratama dan PT. Rismi Jaya Lampung.

Dalam sambutannya, I Komang Sudana mengucapkan Selamat kepada penyedia Jasa yang telah hadir dalam penandatangganan surat perjanjian kerja dan proses ini merupakan suatu rangkaian lelang melalui BP2JK karena mulai tahun anggaran 2019 ini semua proses pengadaan barang dan jasa terutama pelelangan ini sudah melalui BP2JK yang sudah memutuskan bapak ibu sebagai pemenang.

08 Agustus 2019 Selengkapnya

BWS Sulawesi II
3 Upaya Menanggulangi Pembuang Sampah di Sungai Supaya Jera
3 Upaya Menanggulangi Pembuang Sampah di Sungai Supaya Jera

  1. Papan Larangan Membuang Sampah

Membuat papan larangan membuang sampah di dekat sungai menjadi salah satu upaya menanggulangi pembuang sampah di sungai yang paling mudah. Saat ini sudah banyak papan berisi larangan untuk membuang samph di sungai itu.

  1. Papan Berisi Sanksi Pidana dan Denda

Untuk bisa membuat warga jera dalam membuang sampah di sungai bisa dengan memberikan papan yang berisi sanksi pidana. Papan tersebut biasanya akan dipasang di pinggir sungai berdampingan dengan papan larangan yang berisi larangan membuang sampah. Dalam papan tersebut warga yang membuang sampah sembarangan bisa dikenakan denda 100 juta rupiah sesuai dengan peraturan Undang-Undang. Dalam papan tersebut juga tertulis selain membayar denda, pembuang sampah sembarangan juga akan terkena sanksi pidana minimal 4 tahun penjara. 

  1. Dikenakan Sanksi Sosial

Tidak hanya pemerintah saja yang bertanggung jawab untuk mengatasi sampah di Indonesia, namun warga pun dituntut untuk berperan aktif dalam melakukan penanggulangan sampah. Salah satu caranya adalah dengan membuat sanksi sosial yang telah disetujui oleh seluruh warga masyarakat. Misalnya saja adalah ketahuan membuang sampah di sungai pertama kali akan diingatkan ketika berkumpul di forum desa. Peringatan tersebut untuk membuat pembuang sampah tersebut malu dan memberikan peringatan untuk warga lainnya untuk tidak membuang sampah di sungai. Jika warga tersebut terus melanggar lagi, bisa dikenakan sanksi yang lebih tegas. Sebab jika sampai sungai tersebut banjir dan membanjiri seluruh rumah warga sehingga semua akan kena dampaknya.

Dampak negatif dari membuang sampah secara sembarangan tidak boleh diabaikan begitu saja, sebab semua orang bisa terkena dampaknya akibat ulah beberapa orang yang membuang sampah di sungai secara terus menerus. Oleh sebab itu perlu dilakukan beberapa upaya menanggulangi pembuang sampah di sungai yang membandel agar jera dan tidak mengulangi perbuatannya kembali.

07 Agustus 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera II
Penyerahan Santunan Kepada Anak-Anak Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah
Penyerahan Santunan Kepada Anak-Anak Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II (07/08) menyerahkan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah dalam rangka syukuran atas pelaksanaan pembangunan Bendung D.I Serdang di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala BWS Sumatera II Bapak Roy Panagom Pardede, Kasi Pelaksana BWS Sumatera II Bapak Suhardi GS, Kepala Satker SNVT PJPA Ibu Khamsiah Tarigan, PPK Irigasi dan Rawa I Bapak Indra Kurnia, Ibu-ibu Dharma Wanita BWS Sumatera II, dan perwakilan dari PT. PP Construction. Dalam sambutannya Bapak Roy Panagom Pardede, S.T., M.Tech menyampaikan dengan santunan ini berharap dapat sedikit membantu meringankan kebutuhan yang saat ini dibutuhkan di Panti Asuhan, dan kita sama-sama berdo'a semoga pembangunan Bendung D.I Serdang dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

07 Agustus 2019 Selengkapnya

BBWS Bengawan Solo
Kabalai Kunjungi Proyek Pintu Air Demangan Baru
Kabalai Kunjungi Proyek Pintu Air Demangan Baru

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si bersama Kasi Pengendalian Pelaksanaan Air Baku & Air Tanah M. Arwan Fattchul Aziz, ST, M.Eng, Kasi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai Sugeng Wiratna, ST, MT, Kepala SNVT PJPA Tesar Hidayat Musouwir, ST, MBA, M.Sc, Kepala SNVT PJSA Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc dan PPK Sungai dan Pantai III Arlendenovega Satria Negara, ST, M.Eng mengunjungi Proyek Pintu Air Demangan Baru di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres dan Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasa Kliwon, Surakarta, Selasa (06/08/2019). Pintu Air Demangan Baru bermanfaat dalam mempertahankan pengamanan terhadap banjir pada areal layanan eksisting seluas 17,01 km di Kota Surakarta dengan mempertahankan total kapasitas pompa minimal 12 m3/detik, menambal areal layanan proteksi terhadap genangan banjir selaus 24 Ha dengan menambah kapasitas pompa menjadi total 15 m3/det termasuk 2,5 m3/det sebagai cadangan dan pemindahan posisi pintu air ke muara Kali Pepe Hilir dapat menambah tampungan air/retensi sebesar 74.000 m3 (BBWSBS/sita).

06 Agustus 2019 Selengkapnya

BWS Sulawesi IV
Kunjungan lapangan dan Sidang Pleno I TKPSDA WS Lasolo – Konaweha Tahun 2019
Kunjungan lapangan dan Sidang Pleno I TKPSDA WS Lasolo – Konaweha Tahun 2019

Dalam rangka melakukan koordinasi dengan Pemda Konawe Utara dan Morowali serta melihat kondisi pasca bencana banjir serta isu-isu strategis dalam rangka review pola PSDA Wilayah Sungai Lasolo Konaweha, Sekratariat TKPSDA Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari mengadakan Kunjungan lapangan pada hari rabu – kamis, 31 Juli – 1 Agustus 2019 di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Morowali.

Tanggal 31 Juli, diadakan pertemuan dan koordinasi dengan Pemda Konawe Utara di Ruang Pola Kantor Bupati Konawe Utara kemudian rombongan TKPSDA WS Lasolo – Konaweha melihat langsung kondisi dampak bencana banjir yang terjadi beberapa bulan lalu di Kabupaten Konawe Utara.

Kunjungan dilanjutkan dengan pertemuan dan koordinasi dengan Pemda Morowali dan dilanjutkan Sidang Pleno I TKPSDA Lasolo - Konaweha pada kamis, 1 Agustus 2019. Dalam Sidang ini dilakukan rapat komisi-komisi guna membahas hasil Kunjungan lapangan dan pembentukan Kelompok kerja (Pokja) untuk DAS Manui.

06 Agustus 2019 Selengkapnya