© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita Balai

Kumpulan Berita Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

BWS Sulawesi III
Sidang Pleno ke-III dan IV TKPSDA WS. Palu Lariang, TA. 2019
Sidang Pleno ke-III dan IV TKPSDA WS. Palu Lariang, TA. 2019

Makassar – Penyelenggaraan Rapat Sidang Pleno ke-III dan IV oleh Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Palu Lariangtelah berlangsung selama 3 hari sejak Kamis, 19-21 November 2019, bertempat di Gammara Hotel Makassar Sulawesi Selatan. 
 

Sidang Plano ke-III yang dipimpin oleh Ketua Pimpinan Sidang TKPSDA WS Palu Lariang ini dihadiri oleh 41 orang anggota TKPSDA dari 44 jumlah total anggota TKPSDA WS. Palu Lariang yang terdiri dari 22 orang dari Unsur Pemerintah dan 22 orang dari Unsur Non Pemerintah. 
 

Dalam acara tersbeut kemudian dibagi menjadi 3 komisi untuk dirumuskan kembali pada saat sidang.  Sidang Komisi I membahas konservasi sumber daya air, Sidang Kimisi II membahas pendayagunaan sumber daya air, dan Sidang Komisi III membahas pengendalian daya rusak air.
 

Agenda Sidang Pleno III membahas Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) DAS Palu Periode 2020 di Wilayah Sungai Palu Lariang yang diusulkan oleh anggota TKPSDA WS Palu Lariang dengan hasil, pertimbangan, dan kesepakatan bersama.  
 

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk melakukan pembahasan dan perumusan rencana alokasi air Wilayah Sungai atau memberikan rekomendasi terhadap dokumen rencana alokasi air tahunan (RAAT) sebelum ditetapkan oleh Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota sesuai kewenangannya. 
 

Rencana Alokasi air yang perlu dibahas merupakan Rencana alokasi air tahunan (RAAT) yang merupakan turunan dari rencana alokasi air jangka panjang seperti pada Pola PSDA dan Rencana PSDA WS. Serta membahas rancangan pendayagunaan kelembagaan SDM yang saat ini memiliki kendala terutama disebabkan karena kepentingan sektor antar lembaga. Sehingga perlu memberikan pemahaman dan kemampuan SDM, memberikan pemahaman terhadap peran dan status masing-masing pemangku kepentingan dalam semua aspek pengelolaan sumber daya air serta merumuskan dan merekomendasikan pendayagunaan kelembagaan, baik kedalam lembaga itu sendiri (internal anggota TKPSDA), diluar lembaga (eksternal anggota TKPSDA) maupun sekretariat TKPSDA.

02 Desember 2019 Selengkapnya

BBWS Citarum
Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi Cieunteung
Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi Cieunteung

Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi  (9) (28/11) Dalam rangka memperingati Hari Bakti PUPR ke-74 bertempat di Area Kolam Retensi Cieunteung Desa Baleendah Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon bersama TNI Satuan Tugas Sektor 6, Komunitas Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air, beserta Perwakilan Perguruan Tinggi Bandung Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi  (7)Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi  (2)Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi  (12) Acara ini dihadiri oleh Kabid OP didamping tim dari BBWS Citarum, Komandan Sektor 6 Kolonel Dodo, Direktur Ekolink Anang Magfur dan Perwakilan Perguruan Tinggi di Bandung. Dan sebanyak 50 pohon ditanam secara bersama sama yang terdiri dari jambu, mangga, lengkeng, nangka dan sirsak. Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi  (4)Penanaman pohon ini merupakan sebuah gerakan bersama yang diharapkan dengan mengajak komunitas dan masyarakat sekitar untuk ikut gerakan penanaman pohon ini kedepannya dapat menimbulkan pengaruh baik yang berkelanjutan kepada masyarakat sekitar. Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi  (1)Konservasi SDA - Penanaman Pohon di Kolam Retensi  (15)

02 Desember 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera IV
BWS Sumatera IV Kembali Kukuhkan Dua KPS Baru
BWS Sumatera IV Kembali Kukuhkan Dua KPS Baru

Terdapat lima pilar dalam pengelolaan SDA, salah satunya adalah peran serta masyarakat, dimana masyarakat harus berperan aktif dalam program-program pemerintah akan pengelolaan SDA dan menjaga kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana SDA. BWS Sumatera IV melakukan kegiatan pembinaan kepada KPS-PT.

Pada tahun 2017, BWS Sumatera IV bersama Pemerintah Kota Batam telah mengukuhkan dua Komunitas Peduli Sungai (KPS) yaitu KPS Tiban Lama di Kelurahan Tiban Kampung Kecamatan Sekupang dan KPS Sungai Langkai di Kelurahan Sungai Langkai Kecamatan Sagulung. Pada tahun 2019 ini, ada dua KPS yang dikukuhkan yaitu KPS Sei Pelunggut dan KPS Patam Lestari.

Kegiatan pengukuhan dilakukan pada 30 November 2019. Rangkaian kegiatan meliputi Penanaman pohon bersama Walikota Batam dilanjutkan dengan Pengukuhan KPS Sei Pelunggut dan KPS Patam Lestari. Untuk membekali KPS yang baru dikukuhkan, BWS Sumatera IV lewat Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera IV juga mengadakan talkshow dengan mengundang narasumber dari Direktorat Bina OP Kementerian PUPR yaitu Ir. Agus Setiawan, Dipl. HE dan Narasumber dari Institut Pertanian Bogor yaitu Prof. Hadi Susilo Arifin, Ph.D.

KPS Sei Pelunggut turut berpartisipasi menjaga Sungai Sagulung wilayah Kelurahan Sei Pelunggut sepanjang ± 3,5 km dengan visi membangun kesadaran masyarakat secara luas tentang pentingnya Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lingkungan bebas sampah, hijau serta bersih dan sehat. Sedangkan KPS Patam Lestari turut juga berpartisipasi dalam menjaga Sungai Patam Lestari sepanjang ± 5,03 km dengan visi menjadikan sungai Patam Lestari bersih, sehat, asri, menarik, dan nyaman bagi masyarakat.

Walikota Batam, M. Rudi dalam sambutannya mengingatkan akan pentingnya kelestarian dan pemanfaatan sungai dalam memajukan Kota Batam, Rudi juga menuturkan bahwa dengan dikukuhkan komunitas-komunitas ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat disekitar akan pentingnya sungai sebagai sumber kehidupan serta dapat memperhatikan dan mendayagunakan bantaran sungai untuk sesuatu yang bermanfaat seperti sebuah taman. Dalam kesempatan ini juga Walikota Batam sekaligus membukan rangkaian kegiatan talkshow dan pengukuhan Komunitas Peduli Sungai oleh Kepala BWS Sumatera IV, Ismail Widadi. (humas)

[gallery link="file" size="medium" ess_grid_gal="gallery-1" columns="2" ids="76235,76237,76238,76236,76234,76240"]

30 November 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera V
Peresmian Pasar Seni Tradisional Kawasan Danau Cimpago Wujud Keseriusan BWS Sumatera V dalam Penataan Kawasan Wisata
Peresmian Pasar Seni Tradisional Kawasan Danau Cimpago Wujud Keseriusan BWS Sumatera V dalam Penataan Kawasan Wisata

Hari ini Sabtu 30 November 2019, Wakil Walikota Padang resmi membuka dan meresmikan Pasar Seni Tradisional yang berada di kawasan Danau cimpago Kota Padang.

Peresmian Pasar Seni ini merupakan wujud atas kerja keras dan kerja sama dari Balai Wilayah Sungai Sumatera V dalam penataan kawasan Danau cimpago sebagai Destinasi wisata dan dikelola oleh Forum Komunitas Peduli Sungai Sumatera Barat.

Kegiatan Peresmian Pasar Seni Danau Cimpago ini juga ditandai dengan Gotong Royong bersama guna menghimbau masyarakat untuk memelihara Sungai dan Danau yang melekat di kehidupan masyarakat. Selain Wakil Walikota Padang peresmian ini juga di hadiri oleh BPBD kota Padang, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Resimen Mahasiswa serta unsur Forkopimda lainnya.

Wakil Walikota Padang sangat mendukung adanya program yang dicetus oleh Kepala BWS Sumatera V ini serta di kelola oleh para komunitas peduli sungai sumatera Barat. Hendri Septa menambahkan akan terus mendukung program program yang memang berguna untuk kebersihan lingkungan terutama bersih lingkungam Sungai dan Danau dan menghimbau masyarakat untuk sadar dalam tindakan membuang sampang ke sungai dan danau.

Sementara itu Maryadi utama menegaskan bahwa pihaknya akan terus gencar melakukan pembinaan serta penanganan terhadap lingkungan terutama yang berhubungan dengan penataan kawasan Sungai dan Danau serta menambahkan unsur seni tradisional seperti jajanan tradisional dan alunan musik talempong minang. Hal ini tentunya dilakukan agar masyarakat tidak jenuh dan merasa dapat membaur dengan kawasan danau. Tidak hanya di kawasan Danau Cimpago, Maryadi menambahkan pihaknya akan melakukan hal yang sama di daerah pengendalian banjir Batang Agam di Kota Payakumbuh dengan penataan Landscape yang berbasis internasional seperti lapangan panahan, berkuda, arung jeram serta Skatepark bertaraf internasional. (humas)

[images cols="three" lightbox="true"] [image link="3305" image="3305"] [image link="3304" image="3304"] [image link="3303" image="3303"] [image link="3302" image="3302"] [image link="3301" image="3301"] [image link="3300" image="3300"] [image link="3299" image="3299"] [image link="3298" image="3298"] [image link="3297" image="3297"] [image link="3296" image="3296"] [image link="3295" image="3295"] [image link="3294" image="3294"] [image link="3293" image="3293"] [/images]

30 November 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera V
Kunjungan Wagub,  BWS Sumatera V dan Rombongan ke titik Galodo Solok Selatan
Kunjungan Wagub, BWS Sumatera V dan Rombongan ke titik Galodo Solok Selatan

Bencana yang terjadi di Solok Selatan pada Tanggal 20,22,24 september 2019 tercatat sebanyak 595 jiwa dari 190 KK mengungsi ke 5 titik pengungsian, yakni Sapan Salak 135  jiwa, Air Batuang 105 jiwa, Sapan Batu 60 jiwa, Pasai Panjang 30 jiwa, Ladang Kongsi 150 jiwa, Serta Manggis 55 jiwa.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit,  bersama instansi terkait seperti BPBD, BWS Sumatera V, PSDA dan rombongan dari kota Padang menuju titik banjir bandang (Galodo) di Solok Selatan pada tanggal 29 November 2019.

Kedatangan Wagub beserta rombongan Meninjau lokasi longsor di Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Pabrik Gadang Diateh (KPGD), Solok Selatan. Dalam kesempatan tersebut Wagub Sumbar menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial, Dinas pangan, Baznas, BNBP dan BPBD. Bantuan berupa yang dibawa berupa makanan dan pakaian senilai Rp 635 juta.

Di samping itu Balai Wilayah Sumatera V yang di wakili oleh SNVT PJSA WS. Batanghari,  Martius, SST, MT menyampaikan bahwa BWS Sumatera V telah mengusulkan penanganan pekerjaan penanggulangan banjir di muara Batang Suliti kab Solok Selatan melalui Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR untuk nantinya akan di lakukan penanganan permanen. Sesuai dengan rencana desain yang telah dikerjakan konsultan TA. 2019 ini. (humas)

[images cols="three" lightbox="true"] [image link="3291" image="3291"] [image link="3290" image="3290"] [image link="3289" image="3289"] [image link="3288" image="3288"] [image link="3287" image="3287"] [image link="3286" image="3286"] [/images]

29 November 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera I
Pembahasan Isu-isu strategis WS Alas-Singkil Oleh Komisi Pengendalian Daya Rusak Air
Pembahasan Isu-isu strategis WS Alas-Singkil Oleh Komisi Pengendalian Daya Rusak Air

Banda Aceh - Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Alas-Singkil mengadakan Sidang Komisi Pengendalian Daya Rusak Air. Sidang dihadiri oleh anggota Komisi Pengendalian Daya Rusak Air yang merupakan salah satu dari tiga Komisi yang ada dalam TKPSDA WS Alas-Singkil. Sidang diselenggarakan dalam rangka membahas Inventarisasi Isu-Isu Strategis pada Wilayah Sungai Alas Singkil Terkait Aspek Pengendalian Daya Rusak. Acara berlangsung di Hotel Oasis, Lueng Bata pada tanggal 28 dan 29 November 2019.

"Sifat air sebenarnya tidak merusak, air adalah sumber kehidupan namun karena keserakahan manusialah sehingga air bisa menjadi ancaman bahkan bencana.", ujar Bapak M. Mukhsin Syafii, ST, MT.

Kasi Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Bapak M. Mukhsin Syafii, ST, MT merupakan narasumber yang di undang untuk memberikan materi tentang Daya Rusak Air dan Penanggulangannya. Beliau mengatakan bahwa secara umum bencana terbagi menjadi dua, bencana yang terjadi secara alami dan bencana yang terjadi akibat kesalahan manusia.

Sidang Komisi Pengendalian Daya Rusak Air TKPSDA WS Alas-Singkil dipimpin oleh Bapak Ir. Herman, MT. Dengan arahan pimpinan sidang setiap peserta diberikan waktu untuk menjelaskan isu-isu strategis yang terjadi di wilayahnya. Kemudian forum mendiskusikan bentuk tindakan dan penanganan yang akan dilakukan. Sebagian besar isu yang terjadi adalah banjir akibat kerusakan sungai dan penebangan liar dan untuk penanganannya diharapkan bisa dilakukan normalisasi sungai dan penegakan hukum bagi penebang hutan liar.

29 November 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera V
Apel Siaga Bencana BWS Sumatera V Tingkatkan Kewaspadaan Dan Kesiapan Hadapi Bencana
Apel Siaga Bencana BWS Sumatera V Tingkatkan Kewaspadaan Dan Kesiapan Hadapi Bencana

Beberapa kejadian bencana alam yang terjadi di daerah Sumatera Barat dalam satu bulan terakhir ini membuat sejumlah pihak terus waspada. Termasuk Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V untuk bertindak cepat dalam penanganan darurat kebencanaan. Seperti bencana banjir bandang yang terjadi di Jorong Galapung Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya Kabuten Agam, menghantam rumah-rumah warga dengan material lumpur dan bebatuan setinggi 3-5 meter dan menutup akses jalan sepanjang 200 meter. Serta banjir bandang yang melanda beberapa kecamatan Kabupaten Solok Selatan yakni Batang Suliti, Batang Liki dan kecamatan Pinti Kayu,  Sungai Pagu dan Sangir.

Dalam kejadian ini Balai Wilayah Sungai Sumatera V perlu meningkatkan tanggap darurat bencana salah satunya dengan melakukan Apel Siaga Satgas Bencana di Workhsop kantor BWS Sumatera V. hal ini dilakukan selain pengarahan dalam tim reaksi cepat menanggapi bencana yang terjadi di Sumatera Barat, juga bertepatan dengan Hari Bakti PUPR ke 74 yang jatuh pada 3 Desember mendatang.

Apel Siaga Bencana ini di pimpin langsung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Maryadi Utama yang juga dihadiri oleh instansi terkait seperti Dinas PUPR Provinsi Sumbar, Dinas PUPR Provinsi Sumbar, BPBD serta dinas terkait. Maryadi utama menggimbau kepada seluruh tim BWS Sumatera V untuk dapat saling berkordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal penanggulangan bencana sehingga dapat menyatu untuk menghadapi bencana-bencana yang mungkin akan terjadi dalam waktu dekat mengingat masih tingginya curah hujan di wilayah Sumatera Barat.

Selain itu tugas pokok dan tanggung jawab Pengawas dan petugas piket banjir juga djelaskan salah satunya adalah melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi lain dalam hal adanya laporan/informasi kejadian banjir dari Petugas Piket Banjir, memverifikasi laporan/informasi kejadian banjir dengan melakukan pemeriksaan lapangan, menyampaikan laporan/informasi kejadian banjir yang telah terverifikasi ke masing-masing Pengawas untuk ditindaklanjuti dan melakukan persiapan awal dalam rangka penanggulangan bencana banjir. (humas)

[images cols="three" lightbox="true"] [image link="3283" image="3283"] [image link="3282" image="3282"] [image link="3281" image="3281"] [image link="3280" image="3280"] [image link="3279" image="3279"] [image link="3278" image="3278"] [image link="3277" image="3277"] [image link="3276" image="3276"] [/images]

29 November 2019 Selengkapnya

BBWS Citanduy
Sekretariat TKPSDA Citanduy Fasilitasi Pembentukan POKJA Sinkronisasi Program
Sekretariat TKPSDA Citanduy Fasilitasi Pembentukan POKJA Sinkronisasi Program

Sekretariat TKPSDA Citanduy Fasilitasi Pembentukan POKJA Sinkronisasi Program

29 November 2019 Selengkapnya

BBWS Ciliwung Cisadane
BBWS Ciliwung Cisadane Memperingati Upacara Hari Ulang Tahun ke-48 KORPRI Tahun 2019
BBWS Ciliwung Cisadane Memperingati Upacara Hari Ulang Tahun ke-48 KORPRI Tahun 2019

Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah sebagai inspektur Upacara yang di ikuti oleh karyawan dan karyawati bertempat di halaman Kantor BBWS Ciliwung Cisadane, Jakarta, Jumat,(29/11/2019).

Bambang Hidayah membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk HUT KORPRI ke-48. Saat ini, kita  berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun   yang lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara  mengelola pemerintahan. Di sisi lain, persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar dan memperebutkan talenta-talenta hebat yang digunakan untuk memajukan negaranya. Dalam  menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton,  yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain, ucap Bambang Hidayah saat membacakan sambutan.(Humas-Ag)

29 November 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera I
Sidang Komisi Konservasi Sumber Daya Air TKPSDA WS Alas-Singkil
Sidang Komisi Konservasi Sumber Daya Air TKPSDA WS Alas-Singkil

Kegiatan Sidang Komisi Konservasi Sumber Daya Air Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air(TKPSDA) Wilayah Sungai Alas-Singkil tahun 2019 dengan agenda "Inventarisasi Isu-Isu Strategis pada Wilayah Sungai Alas-Singkil terkait Aspek Konservasi Sumber Daya Air".
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 26 s/d 27 November 2019 di Hotel Grand Arabia Banda Aceh.

29 November 2019 Selengkapnya

BBWS Bengawan Solo
Technical Exchange Meeting Irrigation dan Drainase Technology
Technical Exchange Meeting Irrigation dan Drainase Technology

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries Japan melakukan diskusi tentang Teknologi Irigasi dan Drainase, Kamis (28/11/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar informasi tentang Irigasi di Indonesia dan Jepang. Dalam pertemuan ini dilaksanakan penyampaian materi tentang Distribusi Air Irigasi yang Efektif dan Alokasi Penggunaan Air di Irigasi Colo yang meliputi Skema Jaringan Irigasi Colo Timur dan Barat, Data Ketersediaan Air di Bendung Colo, Peran Serta P3A, GP3A dan IP3A dalam kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. yang disampaikan oleh Kepala Seksi Perencanan Operasi dan Pemeliharaan Ambar Puspitosari, ST, MDM. Director of Planning Research Division and Director LID PR Center, National Federation of LID Mr. Morii menyampaikan tentang Proyek yang ada di Jepang yaitu Proyek Irigasi dan Drainase, Proyek Pengembangan Lahan Pertanian dan Proyek Bencana di Lahan Pertanian. Deputy Director of Overseases Land Improvement Office, Rural Development Bureau, MAFF Mr. Matsuo menyampaikan Upaya Modernisasi Pertanian dan Irigasi di Jepang yang meliputi Pengelolaan Air dengan Teknologi Informasi, Sistem Pengelolaan Air Terpadu dan Sisten Perizinan Alih Fungsi Lahan Pertanian dan Kondisinya. “Dalam mengelola irigasi diperlukan banyak aspek diantaranya adalah aspek teknis, ketersediaan lahan, faktor tanaman dan sumber daya manusia, setelahh kita berdiskusi hari ini pada intinya kita harus seimbang antar aspek yang satu dengan yang lain sehingga dapat mengelola irigasi dengan baik” Pesan Ir. Isgiyanto, MT selaku Pelaksana Harian Kepala Balai dalam menutup acara hari ini(BBWSBS/Sita).

28 November 2019 Selengkapnya

BWS Bali Penida
Penanaman Pohon/Penghijauan di Tukad Mati Hilir Badung, Bali
Penanaman Pohon/Penghijauan di Tukad Mati Hilir Badung, Bali

Penanaman pohon/penghijauan yang berlangsung saat ini dihadiri dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Prov.Bali, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawa

28 November 2019 Selengkapnya