© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita Balai

Kumpulan Berita Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

BWS Sumatera I
Pembahasan Isu-isu strategis WS Alas-Singkil Oleh Komisi Pengendalian Daya Rusak Air
Pembahasan Isu-isu strategis WS Alas-Singkil Oleh Komisi Pengendalian Daya Rusak Air

Banda Aceh - Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Alas-Singkil mengadakan Sidang Komisi Pengendalian Daya Rusak Air. Sidang dihadiri oleh anggota Komisi Pengendalian Daya Rusak Air yang merupakan salah satu dari tiga Komisi yang ada dalam TKPSDA WS Alas-Singkil. Sidang diselenggarakan dalam rangka membahas Inventarisasi Isu-Isu Strategis pada Wilayah Sungai Alas Singkil Terkait Aspek Pengendalian Daya Rusak. Acara berlangsung di Hotel Oasis, Lueng Bata pada tanggal 28 dan 29 November 2019.

"Sifat air sebenarnya tidak merusak, air adalah sumber kehidupan namun karena keserakahan manusialah sehingga air bisa menjadi ancaman bahkan bencana.", ujar Bapak M. Mukhsin Syafii, ST, MT.

Kasi Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Bapak M. Mukhsin Syafii, ST, MT merupakan narasumber yang di undang untuk memberikan materi tentang Daya Rusak Air dan Penanggulangannya. Beliau mengatakan bahwa secara umum bencana terbagi menjadi dua, bencana yang terjadi secara alami dan bencana yang terjadi akibat kesalahan manusia.

Sidang Komisi Pengendalian Daya Rusak Air TKPSDA WS Alas-Singkil dipimpin oleh Bapak Ir. Herman, MT. Dengan arahan pimpinan sidang setiap peserta diberikan waktu untuk menjelaskan isu-isu strategis yang terjadi di wilayahnya. Kemudian forum mendiskusikan bentuk tindakan dan penanganan yang akan dilakukan. Sebagian besar isu yang terjadi adalah banjir akibat kerusakan sungai dan penebangan liar dan untuk penanganannya diharapkan bisa dilakukan normalisasi sungai dan penegakan hukum bagi penebang hutan liar.

29 November 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera V
Apel Siaga Bencana BWS Sumatera V Tingkatkan Kewaspadaan Dan Kesiapan Hadapi Bencana
Apel Siaga Bencana BWS Sumatera V Tingkatkan Kewaspadaan Dan Kesiapan Hadapi Bencana

Beberapa kejadian bencana alam yang terjadi di daerah Sumatera Barat dalam satu bulan terakhir ini membuat sejumlah pihak terus waspada. Termasuk Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V untuk bertindak cepat dalam penanganan darurat kebencanaan. Seperti bencana banjir bandang yang terjadi di Jorong Galapung Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya Kabuten Agam, menghantam rumah-rumah warga dengan material lumpur dan bebatuan setinggi 3-5 meter dan menutup akses jalan sepanjang 200 meter. Serta banjir bandang yang melanda beberapa kecamatan Kabupaten Solok Selatan yakni Batang Suliti, Batang Liki dan kecamatan Pinti Kayu,  Sungai Pagu dan Sangir.

Dalam kejadian ini Balai Wilayah Sungai Sumatera V perlu meningkatkan tanggap darurat bencana salah satunya dengan melakukan Apel Siaga Satgas Bencana di Workhsop kantor BWS Sumatera V. hal ini dilakukan selain pengarahan dalam tim reaksi cepat menanggapi bencana yang terjadi di Sumatera Barat, juga bertepatan dengan Hari Bakti PUPR ke 74 yang jatuh pada 3 Desember mendatang.

Apel Siaga Bencana ini di pimpin langsung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Maryadi Utama yang juga dihadiri oleh instansi terkait seperti Dinas PUPR Provinsi Sumbar, Dinas PUPR Provinsi Sumbar, BPBD serta dinas terkait. Maryadi utama menggimbau kepada seluruh tim BWS Sumatera V untuk dapat saling berkordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal penanggulangan bencana sehingga dapat menyatu untuk menghadapi bencana-bencana yang mungkin akan terjadi dalam waktu dekat mengingat masih tingginya curah hujan di wilayah Sumatera Barat.

Selain itu tugas pokok dan tanggung jawab Pengawas dan petugas piket banjir juga djelaskan salah satunya adalah melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi lain dalam hal adanya laporan/informasi kejadian banjir dari Petugas Piket Banjir, memverifikasi laporan/informasi kejadian banjir dengan melakukan pemeriksaan lapangan, menyampaikan laporan/informasi kejadian banjir yang telah terverifikasi ke masing-masing Pengawas untuk ditindaklanjuti dan melakukan persiapan awal dalam rangka penanggulangan bencana banjir. (humas)

[images cols="three" lightbox="true"] [image link="3283" image="3283"] [image link="3282" image="3282"] [image link="3281" image="3281"] [image link="3280" image="3280"] [image link="3279" image="3279"] [image link="3278" image="3278"] [image link="3277" image="3277"] [image link="3276" image="3276"] [/images]

29 November 2019 Selengkapnya

BBWS Citanduy
Sekretariat TKPSDA Citanduy Fasilitasi Pembentukan POKJA Sinkronisasi Program
Sekretariat TKPSDA Citanduy Fasilitasi Pembentukan POKJA Sinkronisasi Program

Sekretariat TKPSDA Citanduy Fasilitasi Pembentukan POKJA Sinkronisasi Program

29 November 2019 Selengkapnya

BBWS Ciliwung Cisadane
BBWS Ciliwung Cisadane Memperingati Upacara Hari Ulang Tahun ke-48 KORPRI Tahun 2019
BBWS Ciliwung Cisadane Memperingati Upacara Hari Ulang Tahun ke-48 KORPRI Tahun 2019

Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah sebagai inspektur Upacara yang di ikuti oleh karyawan dan karyawati bertempat di halaman Kantor BBWS Ciliwung Cisadane, Jakarta, Jumat,(29/11/2019).

Bambang Hidayah membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk HUT KORPRI ke-48. Saat ini, kita  berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun   yang lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara  mengelola pemerintahan. Di sisi lain, persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar dan memperebutkan talenta-talenta hebat yang digunakan untuk memajukan negaranya. Dalam  menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton,  yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain, ucap Bambang Hidayah saat membacakan sambutan.(Humas-Ag)

29 November 2019 Selengkapnya

BWS Sumatera I
Sidang Komisi Konservasi Sumber Daya Air TKPSDA WS Alas-Singkil
Sidang Komisi Konservasi Sumber Daya Air TKPSDA WS Alas-Singkil

Kegiatan Sidang Komisi Konservasi Sumber Daya Air Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air(TKPSDA) Wilayah Sungai Alas-Singkil tahun 2019 dengan agenda "Inventarisasi Isu-Isu Strategis pada Wilayah Sungai Alas-Singkil terkait Aspek Konservasi Sumber Daya Air".
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 26 s/d 27 November 2019 di Hotel Grand Arabia Banda Aceh.

29 November 2019 Selengkapnya

BBWS Bengawan Solo
Technical Exchange Meeting Irrigation dan Drainase Technology
Technical Exchange Meeting Irrigation dan Drainase Technology

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries Japan melakukan diskusi tentang Teknologi Irigasi dan Drainase, Kamis (28/11/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar informasi tentang Irigasi di Indonesia dan Jepang. Dalam pertemuan ini dilaksanakan penyampaian materi tentang Distribusi Air Irigasi yang Efektif dan Alokasi Penggunaan Air di Irigasi Colo yang meliputi Skema Jaringan Irigasi Colo Timur dan Barat, Data Ketersediaan Air di Bendung Colo, Peran Serta P3A, GP3A dan IP3A dalam kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. yang disampaikan oleh Kepala Seksi Perencanan Operasi dan Pemeliharaan Ambar Puspitosari, ST, MDM. Director of Planning Research Division and Director LID PR Center, National Federation of LID Mr. Morii menyampaikan tentang Proyek yang ada di Jepang yaitu Proyek Irigasi dan Drainase, Proyek Pengembangan Lahan Pertanian dan Proyek Bencana di Lahan Pertanian. Deputy Director of Overseases Land Improvement Office, Rural Development Bureau, MAFF Mr. Matsuo menyampaikan Upaya Modernisasi Pertanian dan Irigasi di Jepang yang meliputi Pengelolaan Air dengan Teknologi Informasi, Sistem Pengelolaan Air Terpadu dan Sisten Perizinan Alih Fungsi Lahan Pertanian dan Kondisinya. “Dalam mengelola irigasi diperlukan banyak aspek diantaranya adalah aspek teknis, ketersediaan lahan, faktor tanaman dan sumber daya manusia, setelahh kita berdiskusi hari ini pada intinya kita harus seimbang antar aspek yang satu dengan yang lain sehingga dapat mengelola irigasi dengan baik” Pesan Ir. Isgiyanto, MT selaku Pelaksana Harian Kepala Balai dalam menutup acara hari ini(BBWSBS/Sita).

28 November 2019 Selengkapnya

BWS Bali Penida
Penanaman Pohon/Penghijauan di Tukad Mati Hilir Badung, Bali
Penanaman Pohon/Penghijauan di Tukad Mati Hilir Badung, Bali

Penanaman pohon/penghijauan yang berlangsung saat ini dihadiri dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Prov.Bali, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawa

28 November 2019 Selengkapnya

BWS Bali Penida
Penyerahan Bantuan Sosial ke Sekolah Dasar Negeri 2 Bunutan, Karangasem
Penyerahan Bantuan Sosial ke Sekolah Dasar Negeri 2 Bunutan, Karangasem

Penyerahan Bantuan Sosial ke Sekolah Dasar Negeri 2 Bunutan, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali

28 November 2019 Selengkapnya

BBWS Ciliwung Cisadane
Serah Terima Hasil Pekerjaan P3TGAI WS Ciliwung Cisadane Tahun 2019
Serah Terima Hasil Pekerjaan P3TGAI WS Ciliwung Cisadane Tahun 2019

Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane melakukan serah terima hasil pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahap II Tahun Anggaran 2019. Kegiatan P3TGAI dihadiri oleh Kepala BBWSCC Bambang Hidayah, Kepala Bidang O&P Wijayanto, Kepala Satuan Kerja O&P  M. Rian Wahyu K, Kepala Bidang Pelaksanaan Duki Malindo, Kasi Perencanaan O&P  Hery Setiawan, Kasi Pelaksanaan O&P Ratih Ajeng Widati H, PPK O&P II Putu Joni Wiryadi, PPK O&P III M. Ibrahim, Perwakilan Kepala Desa di Kabupaten Bogor, para tenaga pendamping masyarakat dan para Ketua P3A bertempat di Fave Hotel, Jakarta, Rabu, (27/11/2019).

Penandatanganan berita acara serah terima pekerjaan P3TGAI Tahap II secara simbolik dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja O&P M. Rian Wahyu K. dengan Ketua GP3A Harum Sari Desa Purwasari disaksikan oleh Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah.

Bambang Hidayah menyampaikan P3TGAI ini merupakan salah satu kegiatan dalam program pembangunan infrastruktur bersifat mandiri, jadi merupakan kegiatan padat karya dengan memberdayakan masyarakat petani yang berada di wilayah tersebut. Untuk tahun 2019 BBWS Ciliwung Cisadane telah melaksanakan kegiatan P3TGAI secara bertahap yaitu ada dua tahap yang pertama di Kabupaten Bogor ada dua puluh lokasi kemudian di Kabupaten Tangerang ada tida puluh lokasi dan untuk tahap ke dua ada lima puluh lokasi keseluruhannya ada di Kabupaten Bogor.

Terlaksananya kegiatan partisipasi masyarakat petani tentunya diharapkan mampu meningkatkan jaringan irigasi tersier yang menjadi tanggung jawab Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane. Ada dua indikator keberhasilan kegiatan P3TGAI ini adalah pertama khususnya pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh masyarakat petani, kemudian yang ke dua adalah meningkatnya jaringan irigasi tersebut.

Eka Komara sebagai P3A Cinangsi Maju, Desa Cikuda Kecamatan Parung Panjang, Bogor mengatakan dengan adanya program ini, sawah kami terairi dan juga petani Ikan merasakan perputaran airnya sudah berjalan.

“Mudah-mudahan tahun depan desa kami mendapatkan kembali dan program ini untuk masyarakat petani sangat bermanfaat, dari dua kali panen dengan adanya program ini bisa tiga kali panen”, tuturnya. (Humas-Ag).

28 November 2019 Selengkapnya

BBWS Citanduy
Pembangunan di Tingkat Tersier Harus Diawali dengan Material yang Bagus
Pembangunan di Tingkat Tersier Harus Diawali dengan Material yang Bagus

Pembangunan di Tingkat Tersier Harus Diawali dengan Material yang Bagus

28 November 2019 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Kunjungan Lapangan Tim TKPSDA WS Walanae Cenranae
Kunjungan Lapangan Tim TKPSDA WS Walanae Cenranae

Setelah menyelesaikan Rapat Pokja Pembahasan Isu Strategis Banjir Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Sidrap, Rabu (27/11), Sekretariat bersama Anggota TKPSDA Wilayah Sungai Walanae Cenranae melaksanakan kunjungan lapangan pada daerah yg terdampak banjir di bulan juni lalu. Kunjungan Lapangan Isu Strategis Banjir TKPSDA WS Walanae Cenranae berada di Desa Kebo, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, dan dilanjutkan ke Bandung Gerak Tempe, Kabupaten Wajo. Kepala Sekretariat Harian TKPSDA Walanae Cenranae, Yusma Elfita, ST, M.Sc mengatakan Anggota TKPSDA WS Walanae Cenranae berasal dari unsur pemerintah dan non pemerintah dari berbagai kabupaten di WS Walanae Centujuan. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada Anggota TKPSDA WS Walanae Cenranae kondisi daerah yang terdampak pasca bencana banjir bulan Juni lalu. Dengan adanya kunjungan lapangan ini diharapkan pada Sidang Komisi dan Sidang Pleno yang dilaksanakan setelah kunjungan ini, para anggota dapat menghasilkan rumusan permasalahan dan solusi sesuai dengan kondisi yang ada. Redi, ST, Kasie Pemeliharaan Irigasi, Dinas PUPR Kabupaten Soppeng mengatakan, terdapat lebih dari 7 titik dampak kerusakan akibat bencana banjir di Sungai Walanae, namun yang terparah ada di sini (Desa Kebo). Selain dikarenakan faktor cuaca, dampak tergerusnya bantaran sungai Walanae diakibatkan banyaknya tambang galian C yang tidak sesuai prosedur yang sudah ditetapkan.

27 November 2019 Selengkapnya

BBWS Pompengan Jeneberang
Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Menerima Kunjungan Kerja Bupati Toraja Utara
Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Menerima Kunjungan Kerja Bupati Toraja Utara

Bertempat di ruang rapat kantor BBWS Pompengan Jeneberang, Senin (25/11) Kepala BBWS Pompengan Jeneberang menerima Kunjungan Kerja Bupati Toraja Utara, Dr. Kalatiku Paembonan, M.Si. bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Toraja Uatara, Sorry Lesawengen, ST, MT. Kunjungan ini dalam rangka koordinasi terkait kondisi bantaran sungai Sa'dan, terdapat beberapa titik pada sungai yang mengalami gerusan air sungai mengakibatkan pengikisan Jalan dan lahan pertanian warga, Sehingga dibutuhkan penanganan secara intensif guna menghindari kerusakan lebih parah lagi, mengingat Kabupaten Toraja Utara merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Ir. Suparji, S.ST, MT bersama jajarannya akan terjun langsung melihat kondisi kerusakan yang dialami pada Sungai Sa'dan, Kabupaten Toraja Utara. Setelah mengetahui permasalahannya, dilakukan studi, penanganan seperti apa yg tepat pada lokasi sungai yang tergerus.(SISDA)

27 November 2019 Selengkapnya