© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita Balai

Kumpulan Berita Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Balai Wilayah Sungai Menggelar Kegiatan Bimtek Informasi Geospasial Tematik (IGT) Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten / Kota di Provinsi Maluku Utara
Balai Wilayah Sungai Menggelar Kegiatan Bimtek Informasi Geospasial Tematik (IGT) Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten / Kota di Provinsi Maluku Utara

Balai Wilayah Sungai Menggelar Kegiatan Bimtek Informasi Geospasial Tematik (IGT) Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten / Kota di Provinsi Maluku Utara

26 Juli 2019 Selengkapnya

Hasil Seleksi Administrasi Pengadaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI)  Tahap II TA 2019
Hasil Seleksi Administrasi Pengadaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahap II TA 2019

Logo Polos P E N G U M U M A N Nomor: UM.01.02/PPK OPSDA III/25

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENGADAAN TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (TPM) PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI (P3TGAI) TAHAP II TAHUN ANGGARAN 2019

 

1. Berdasarkan hasil seleksi administrasi, berikut nama-nama yang dinyatakan LULUS (terlampir)   seleksi administrasi.

2. Peserta yang telah dinyatakan lulus berhak mengikuti tahap selanjutnya yang akan dilaksanakan pada: a. Hari / Tanggal : Selasa / 30 Juli 2019 b. Pukul  : 07.00 WIB s/d Selesai c. Tempat : el Hotel Royale Bandung Jalan Merdeka No.2, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung

3. Berikut persyaratan perserta untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya a. Peserta diwajibkan hadir tepat waktu b. Membawa identitas sah yang berfoto dan masih berlaku c. Peserta berpakaian berwarna hitam putih Atasan : Putih Bawahan : Hitam/ gelap, dilarang menggunakan jeans atau korduroy Sepatu : Formal d. Peserta diwajibkan membawa Laptop e. Peserta wajib membawa alat tulis dan hitung (kalkulator) f. Dilarang mengaktifkan alat komunikasi (HP) selama ujian berlangsung

[wpdm_package id='3300']

26 Juli 2019 Selengkapnya

Pengalihan aliran sungai Way Sekampung
Pengalihan aliran sungai Way Sekampung

Kepala Pusat Bendungan Dr. Ir. Ni Made Sumiarsih, M.Eng mewakili Direktur Jenderal Sumber Daya Air bersama Bupati Pringsewu H. Sujadi Sadsat dan Kepala BBWS Mesuji Sekampung Ir. Iriandi Azwartika, Sp.1 secara simbolis mencanangkan dimulainya pengalihan aliran sungai (river closure) Way Sekampung ke saluran pengelak Bendungan Way Sekampung di Desa Pekon Bumi Ratu dan Pekon Banjar Rejo Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Kamis (25/07/2019).

 

Dengan pengelakan aliran sungai dari sungai utama ke dalam terowongan pengelak sepanjang 371 meter menandai akan dimulainya pelaksanaan bangunan utama tubuh Bendungan Way Sekampung berupa pekerjaan urugan batu dengan inti tegak.

Kegiatan ini juga dihadiri para tamu undangan yaitu perwakilan Bupati Tanggamus, Kapolres Tanggamus, Dandim Tanggamus,TP4D Kejaksaan Tinggi Lampung, Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung, Kepala Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan SDA, BPKP Perwakilan Prov. Lampung, Kepala BPN Kabupaten Pringsewu, Kepala BPN Kabupaten Tanggamus, Muspika setempat, para Tokoh Masyarakat, dan Mitra Kerja pelaksana pembangunan Bendungan Way Sekampung.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung dalam laporannya menyebut pembangunan Bendungan Way Sekampung merupakan bagian dari dua (2) bendungan on going dalam Program Nawacita Pemerintah, yang berada di Wilayah Sungai Way Sekampung, yang meliputi: Bendungan Way Sekampung di Kab. Pringsewu dan Bendungan Margatiga di Kab. Lampung Timur.

Iriandi Azwartika menambahkan untuk progres fisik pembangunan Bendungan Way Sekampung, per – 21 Juli 2019 atau 2 tahun 10 bulan waktu pelaksanaan, untuk Paket 1 sebesar 76,40% dan Paket 2 sebesar 53,44%. “Pembangunan Bendungan Way Sekampung secara keseluruhan dapat diselesaikan akhir tahun 2020”, ujarnya

Ni Made Sumiarsih dalam sambutannya menyebut Bendungan Way Sekampung dan Bendungan Margatiga di Lampung merupakan bagian dari 65 bendungan yang dibangun di seluruh Indonesia pada periode Kabinet Indonesia Kerja 2014-2019.

Dengan dicanangkannya pengelakan sungai Way Sekampung Ni Made Sumiarsih berharap pembangunan Bendungan Way Sekampung dapat berjalan lebih lancar lagi, tepat waktu, tepat mutu dan biaya; serta memenuhi kaidah keamanan bendungan, sehingga dapat segera berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Secara khusus Ni Made Sumiarsih meminta Tim Konsultan dan Kontraktor dengan komando dari BBWS Mesuji Sekampung agar bekerja lebih giat lagi, tetap kompak bersinergi dalam melaksanakan pembangunan Bendungan Way Sekampung.

Sementara Bupatai Pringsewu Sujadi Saddat mengucapkan terima kasih atas pembangunan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu dan berharap sampai dengan selesainya pembangunan nanti zero accident. “Bendungan Way Sekampung ini menjadi kebanggaan bagi kami yang manfaatnya sangat diharapkan masyarakat Pringsewu.” ujarnya

Humas BBWS Mesuji Sekampung

#PUPRsigapmembangunnegeri

#ditjensda

 

26 Juli 2019 Selengkapnya

KEPALA PUSAT BENDUNGAN CANANGKAN RIVER CLOSURE BENDUNGAN WAY SEKAMPUNG
KEPALA PUSAT BENDUNGAN CANANGKAN RIVER CLOSURE BENDUNGAN WAY SEKAMPUNG

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kepala Pusat Bendungan Dr. Ir. Ni Made Sumiarsih, M.Eng mewakili Direktur Jenderal Sumber Daya Air bersama Bupati Pringsewu H. Sujadi Sadsat dan Kepala BBWS Mesuji Sekampung Ir. Iriandi Azwartika, Sp.1 secara simbolis mencanangkan dimulainya pengalihan aliran sungai (river closure) Way Sekampung ke saluran pengelak Bendungan Way Sekampung di Desa Pekon Bumi Ratu dan Pekon Banjar Rejo Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Kamis (25/07/2019).

Dengan pengelakan aliran sungai dari sungai utama ke dalam terowongan pengelak sepanjang 371 meter menandai akan dimulainya pelaksanaan bangunan utama tubuh Bendungan Way Sekampung berupa pekerjaan urugan batu dengan inti tegak.

Kegiatan ini juga dihadiri para tamu undangan yaitu perwakilan Bupati Tanggamus, Kapolres Tanggamus, Dandim Tanggamus,TP4D Kejaksaan Tinggi Lampung, Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung, Kepala Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan SDA, BPKP Perwakilan Prov. Lampung, Kepala BPN Kabupaten Pringsewu, Kepala BPN Kabupaten Tanggamus, Muspika setempat, para Tokoh Masyarakat, dan Mitra Kerja pelaksana pembangunan Bendungan Way Sekampung.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung dalam laporannya menyebut pembangunan Bendungan Way Sekampung merupakan bagian dari dua (2) bendungan on going dalam Program Nawacita Pemerintah, yang berada di Wilayah Sungai Way Sekampung, yang meliputi: Bendungan Way Sekampung di Kab. Pringsewu dan Bendungan Margatiga di Kab. Lampung Timur.

Iriandi Azwartika menambahkan untuk progres fisik pembangunan Bendungan Way Sekampung, per – 21 Juli 2019 atau 2 tahun 10 bulan waktu pelaksanaan, untuk Paket 1 sebesar 76,40% dan Paket 2 sebesar 53,44%. “Pembangunan Bendungan Way Sekampung secara keseluruhan dapat diselesaikan akhir tahun 2020”, ujarnya

Ni Made Sumiarsih dalam sambutannya menyebut Bendungan Way Sekampung dan Bendungan Margatiga di Lampung merupakan bagian dari 65 bendungan yang dibangun di seluruh Indonesia pada periode Kabinet Indonesia Kerja 2014-2019.

Dengan dicanangkannya pengelakan sungai Way Sekampung Ni Made Sumiarsih berharap pembangunan Bendungan Way Sekampung dapat berjalan lebih lancar lagi, tepat waktu, tepat mutu dan biaya; serta memenuhi kaidah keamanan bendungan, sehingga dapat segera berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Secara khusus Ni Made Sumiarsih meminta Tim Konsultan dan Kontraktor dengan komando dari BBWS Mesuji Sekampung agar bekerja lebih giat lagi, tetap kompak bersinergi dalam melaksanakan pembangunan Bendungan Way Sekampung.

Sementara Bupatai Pringsewu Sujadi Saddat mengucapkan terima kasih atas pembangunan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu dan berharap sampai dengan selesainya pembangunan nanti zero accident. “Bendungan Way Sekampung ini menjadi kebanggaan bagi kami yang manfaatnya sangat diharapkan masyarakat Pringsewu.” ujarnya

Humas BBWS Mesuji Sekampung

#PUPRsigapmembangunnegeri
#ditjensda

      

      

                                                                                              

25 Juli 2019 Selengkapnya

Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI Wilayah Hulu Tahap II
Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI Wilayah Hulu Tahap II

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakanProgram Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahap II, Rabu (24 Juli 2019). Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa dan Ketua Petani Pemakai Air (P3A) Wilayah Hulu, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Konsultan Manajemen Balai (KMB) dan Dinas terkait “Tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan pekerjaan pasti ada, namun jangan lupa untuk selalu memonitor dan juga evaluasi” Pesan Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si dalam sambutannya. Dalam acara ini dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama secara simbolis yang dilakukan oleh perwakilan Kepala Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang Karanganyar, Kepala Desa Jengkrik, Kecamatan Kedawung Sragen, Kepala Desa Bubakan Kecamatan Girimarto Wonogiri, Kepala Desa Parangrojo Kecamatan Grogol Sukoharjo, Kepala Desa Krasak, Kcamatan Teras Boyolali dan Kepal Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno Klaten. Penandatanganan Kerjasama secara simbolis juga dilakukan oleh Ketua P3A Ngundi Tirta Rejeki Boyolali, P3A Tirtoyoso Klaten, P3A Parangtirto Sukoharjo, P3A Tirta Sejahtera Wonogiri, P3A Subur Makmur Sragen, P3A Dharma Tirta Sumber Rejeki Karanganyar. Materi dalam TOT ini adalah Kebijakan P3-TGAI danPedoman Umum P3-TGAI yang disampaikan oleh Sigit Budi Widgdyo, ST yang dilanjutkan dengan sesi diskusi (BBWSBS/sita).

24 Juli 2019 Selengkapnya

Dharmawanita BWS Kalimantan II Mengadakan Acara Diskusi
Dharmawanita BWS Kalimantan II Mengadakan Acara Diskusi "Parenting"

[smartslider3 slider=9]
BWS Kalimantan II, Selasa 23 Juli 2019 dalam mempererat tali silaturrahmi antar ibu-ibu paguyuban dan karyawati di lingkungan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II telah dilaksankaan kegiatan rutin Dharmawanita BWS Kalimantan II. Pada acara ini dilaksakaan kegiatan diskusi bersama tentang bagaimana melaksakan "parenting" yang baik dan benar kepada anak-anak kita, diantaranya mendiskusikan bagaimana proses pembelajaran pengasuhan interaksi antara orang tua dan anak yang meliputi aktivitas memberi petunjuk, memberi makan, memberi pakaian, melindungi anak saat mereka tumbuh berkembang dengan baik dan benar.
Bertempat di Aula Balai WIlayah Sungai Kalimantan II di Jl. Yos Sudarso No. 10 Banjarmasin telah dihadiri langsung oleh Ibu Kepala Balai Ibu Dwi Purwantoro beserta para ibu paguyuban dan karyawati Dharmawanita Balai Wilayah Sungai Kalimantan II. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sangat antusias atas penyampaian narasumber yaitu Bapak Ust. Karyono yang merupakan pakar ahli di bidang parenting anak.
Kegiatan / pertemuan Dharmawanita di Balai Wilayah Sungai Kalimantan  merupakan kegiatan rutin yang terus diselenggarakan setiap waktu demi mempererat tali silaturrahmi dan menguatkan kebersamaan antar ibu-ibu paguyuban dan karyawati di lingkungan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II.

24 Juli 2019 Selengkapnya

TPM P3TGAI Wilayah Hulu
TPM P3TGAI Wilayah Hulu

Dalam rangka mengupgrade ilmu, pengetahuan dan keterampilan bagi Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Wilayah Hulu, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Training of Trainer, Rabu (24 Juli 2019). “Pembekalan ini diharapkan sebagai ruang untuk berkomunikasi dengan pihak balai sehingga apabila terjadi masalah dilapangan teman teman dapat memberikan solusi” Pesan Charisal dalam sambutannya. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pembekalan kepada petugas TPM di wilayah Hulu seperti di Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali dan Sragen agar dalam melaksanakan pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) dengan baik. Materi dalam TOT ini adalah Pedoman Umum P3TGAI yang disampaikan oleh Sigit Budi Widgdyo, ST, Petunjuk Teknis Pelaksanaan P3TGAI dan Tugas serta Tanggung Jawab TPM dan P3A yang disampaikan oleh Konsultan Manajemen Balai (KMB) yang dilanjutkan dengan diskusi (BBWSBS/sita).

24 Juli 2019 Selengkapnya

Peningkatan Kapasitas SDM Untuk Pelaksanaan dan Pengelolaan Irigasi
Peningkatan Kapasitas SDM Untuk Pelaksanaan dan Pengelolaan Irigasi

Dalam rangka meningkatkan kemampuan Petugas OP Irigasi &TPOP dan Petugas OP Bendung Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Untuk Pelaksanaan dan Pengelolaan Irigasi yang diselenggarakan pada tanggal 23-25 Juli 2019 di Surakarta. “Pengelolaan daerah irigasi dilakukan oleh banyak pihak dari mulai petugas irigasi dilapangan dan teman-teman dikantor sehingga diperlukan komunikasi yang baik diantara keduanya” Pesan Charisal dalam sambutannya. Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Untuk Pelaksanaan dan Pengelolaan Irigasi ditandai dengan Simbolis Penandatanganan SPK Petugas OP dan Simbolis Penyematan ID Card Petugas OP Irigasi. Materi yang disampaikan adalah tentang Pengelolaan Daerah Irigasi Kewenangan Pemerintah yang disampaikan oleh Direktorat Bina OP Ir.Mohamad Kotra Nizam SP, Konsep Irigasi Modern yang disampaikan oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemliharaan SDA Bengawan Solo Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, Sistem Kerja Petugas OP BBWS Bengawan Solo yang disampaikan oleh Kasubag Kepgawaian Supriyanta, SE, M.Si, Penataan Petugas OP dengan Sistem Coding yang disampaikanoleh Kepala Seksi Perencanaan OP SDA Bengawan Solo Ambar Puspitosari, ST, MDM, Pengenalan Sistem Aplikasi Pembagian Air Irigasi yang disampaikan dan Succes Story Pengguna Sistem Aplikasi Irigasi yang disampaikan oleh Balai Pengelolaan SDA Serayu Citanduy. Setelah mendapat materi secara general, para peserta dibagi kedalam dua kelas sesuai dengan tugasnya. Yang pertama adalah Kelas untuk Petugas OP Irigasi dan TPOP yang diberikan materi tentang Perhitungan Kebutuhan Air, Bangunan Ukur Fungsional dan Struktural, Pengoperasian Bangunan Ukur (Current Meter) dan Tata Cara Pengisian dan Pembacaan Papan Operasional yang disampaikan oleh Ir. Soessy Sriwidjajanto MT yang dilanjutkan dengan praktek di lapangan di Desa Macanan, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Kelas kedua adalah kelas untuk Petugas OP Bendung yang diberikan materi tentang Pengertian Bangunan Irigasi – Bangunan Utama, Tugas Pokok dan Fungsi Petugas Bendung dan Praktek Pengisian Papan Operasional Bendung yang disampaikan olehh Gatot Yullian Kristanto, ST yang dilanjutkan dengan praktek di lapangan di Desa Jejeruk, Kecamatan Candirejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Setelah menapat materi dan praktek di lapangan dilakukan evaluasi kemampuan petugas OP dalam pengisian blangko OP Irigasi dan evaluasi praktek lapangan (BBWSBS/sita).

24 Juli 2019 Selengkapnya

Impounding Bendungan Sei Gong
Impounding Bendungan Sei Gong

Bendungan Sei Gong, satu-satunya bendungan muara (estuary dam) yang termasuk ke dalam Nawacita pembangunan 65 bendungan periode 2015-2019, telah selesai dibangun dan kini memasuki tahap pengisian atau impounding.

Dalam impounding yang berlangsung di Pulau Galang, Kota Batam (19/7), Direktur Jenderal Sumber Daya Air Hari Suprayogi menjelaskan bahwa Bendungan Sei Gong bermanfaat sebagai asupan air baku bagi Kota Batam. “Dengan total tampungan waduk sebanyak 11,8 juta meter kubik, Bendungan Sei Gong direncakan dapat menjadi tambahan pasokan air baku bagi Kota Batamdengan debit sebesar 400 liter per detik,” ujar Hari Suprayogi.

Namun, setelah terisi bendungan yang terletak di Kota Batam ini tidak serta merta dapat langsung digunakan. Karena pertemuan antara air tawar dari Sungai Gong dan air asin dari Laut Cina Selatan menjadikan air payau yang dikandung oleh Bendungan Sei Gong harus melalui proses desalinasi air.

“Desalinasi air merupakan proses untuk menghilangkan kandungan garam berlebih di dalam air sehingga air dapat dimanfaatkan. Desalinasi air ini akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV selama satu sampai tiga tahun ke depan. Setelah itu kami akan berkoordinasi dengan Ditjen Cipta Karya agar mereka membangun water treatment plan sebelum air waduk didistribusikan ke masyarakat,” jelas Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Ismail Widadi di lokasi yang sama.

Pun, setelah terbangun dan sudah dimanfaatkan, debit di Bendungan Sei Gong belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan air baku di Kota Batam yang semakin meningkat. Untuk itu Ditjen Sumber Daya air berencana membangun tampungan air lainnya dengan debit yang lebih besar.

Sebagaimana dijelaskan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air bahwa kini tengah dilakukan desain terhadap potensi satu buah tampungan air di Sei Busung, Kabupaten Bintan. Menurutnya, bila tidak ada kendala lahan dan permasalahan sosial yang nantinya akan dibantu oleh Pemerintah Daerah, pembangunan konstruksi Sei Busung dapat dimulai di tahun 2021.

“Sei Gong dapat menyuplai 400 liter per detik air untuk Kota Batam, Sei Busung nanti ketikasudah dapat dimanfaatkanmemiliki kapasitas 4.000 liter per detik. Air dari Sei Busung tidak hanya digunakan untuk masyarakat Kota Batam, tetapi juga untuk Kabupaten Bintan itu sendiri daan Tanjung Pinang,” ujar Dirjen Sumber Daya Air.

Bendungan Sei Gong adalah mimpi masyarakat Batam yang terealisasi berkat uluran tangan Pemerintah Pusat, hal ini diungkapkan oleh Plt. Gubernur Kepulauan Riau pada lokasi yang sama. Bilamana Sei Busung terwujud, mimpi masyarakat Batam dan sekitarnya akan pemenuhan kebutuhan air, baik untuk industri, perkotaan, maupun kebutuhan domestik, menjadi semakin indah.

mpounding yang berlangsung di lokasi bendungan ditandai dengan penekanan sirine oleh Dirjen Sumber Daya Air dan Plt. Gubernur Kepulauan Riau, beserta Sekretaris Ditjen Sumber Daya Air, Kepala Pusat Bendungan, perwakilan Walikota Batam, Sekda Kota Batam dan perwakilan Kejati. (KompuSDA - kty)

24 Juli 2019 Selengkapnya

PERESMIAN RUANG RAPAT BARU KANTOR BWS SULAWESI IV KENDARI
PERESMIAN RUANG RAPAT BARU KANTOR BWS SULAWESI IV KENDARI

Kamis, 18 Juli 2019, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari, Dr.Ir Haeruddin C. Maddi , ST.,M.Si didampingi Kasubbag Tata Usaha, Muh. Hatta, S.Kom meresmikan Ruang Rapat baru. Peresmian ruang rapat dilakukan dengan mengadakan doa bersama Pejabat Struktural maupun Pejabat Fungsional Lingkup BWS Sulawesi IV Kendari.

Kepala BWS Sulawesi IV Kendari, Bapak Haeruddin saat wawancara mengatakan bahwa sebelumnya Kantor BWS Sulawesi IV Kendari telah memiliki Ruang Rapat Representatif serba guna atau biasa disebut Ruang Aula BWS Sulawesi IV Kendari, tetapi dirasa masih kurang memadai dikarenakan terkadang beberapa rapat/kegiatan berjalan dalam waktu bersamaan sehingga Ruang Aula serbaguna sering menjadi rebutan untuk rapat/kegiatan bersamaan tersebut. Beliau mengharapkan dengan adanya Ruang Rapat baru ini nantinya bisa secara paralel rapat/kegiatan tetap bisa berjalan bersamaan.

Selain untuk rapat, ruangan baru yang telah dilengkapi dengan proyektor dan sound system ini juga bisa digunakan untuk menerima tamu serta melakukan presentase terkait kegiatan BWS Sulawesi IV Kendari. Kedepannya ruangan ini akan dilengkapi dengan SMART TV yang dapat digunakan untuk menampilkan video, dan foto-foto pendukung lainnya sehingga ruang rapat baru ini menjadi lebih informatif.

Selanjutnya Bapak Haeruddin juga menjelaskan setelah ini akan ada satu ruangan rapat kecil lagi yang akan dibuat, sehingga nantinya BWS Sulawesi IV Kendari akan memiliki 3 (tiga) ruangan rapat.

Setelah diresmikan, ruangan rapat ini langsung digunakan untuk melakukan rapat koordinasi setingkat pejabat perbendaharaan yang membahas tertib administasi keuangan, pembahasan panitia penyerahan pekerjaan selesai, serta membahas persiapan kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1440 H.

23 Juli 2019 Selengkapnya