© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita SDA

Ayo Kita Peduli Bendungan

Ayo Kita Peduli Bendungan


Kategori : Berita SDA

  06 Oktober 2015



Foto : 06102015


Ayo Kita Peduli Bendungan

Jumlah bendungan yang dikelola menurut Permen PUPR No. 27/PRT/M/2015 ada 178 bendungan dan dikategorikan menurut usia bendungan seperti bendungan Batutegi berusia 13 tahun, bendungan Jatiluhur berusia 48 tahun dan bendungan Kedung Ombo berusia 31 tahun. Dan jika disumsikan usia layanan bendungan rata-rata adalah 30-50 tahun maka jumlah bendungan yang sudah mengalami pendangkalan ada sekitar 98 bendungan atau lebih dari separuh bendungan yang ada (55%).

Fungsi bendungan adalah untuk penampungan air guna memenuhi berbagai kebutuhan seperti irigasi, air baku, PLTA, PLTMH dan pengendali banjir, dan imbuhan air tanah. Namun jika terjadi pendangkalan akut maka fungsi-fungsi tersebut akan terganggu/menurun dan dampaknya bagi masyarakat adalah berkurangnya psokan air baku, irigasi dan listrik (bagi bendungan dengan fungsi PLTA/PLMH) atau bahkan terancam hilang sama sekali.

Sebenarnya penyebab pendangkalan disebabkan oleh beberapa hal seperti sedimentasi dan perubahan fungsi tata guna lahan di daerah hulu yang dapat mempengaruhi besaran faktor vegetasi penutup dan aliran permukaan.

Dalam hal ini Direktorat Jenderal SDA Kementerian PUPR sudah melakukan beberapa upaya yaitu upaya structural dan upaya non struktural. Upaya struktural seperti pembangunan check dam dan sabo dam untuk pengendalian sedimentasi dan pengerukan/normalisasi waduk. Upaya non struktural yaitu pembentukan forum/Pokmas Peduli seputar waduk/seputar daerah tangkapan air dan pemberdayaan masyarakat melalui GNKPA (Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air).

Penyelamatan fungsi infrastruktur SDA khususnya bendungan tidak hanya diperlukan peran serta dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah saja, peran serta masyarakat juga sangat diperlukan. Perilaku masyarakat dapat disadarkan untuk tidak melakukan perusakan di hulu serta mempunyai rasa kepedulian untuk mencintai bendungan dan waduk dengan tidak membuang sampah/limbah ke waduk dan tidak berlebihan membuat keramba/keramba jaring apung.

Jadi, ayo kita peduli bendungan sekarang agar masa depan generasi selanjutnya dapat merasakan banyak manfaat dari bendungan.


Bagikan :

Cetak