Pengumuman ( 5):

Capaian Fisik dan Keuangan Tengah Tahun Ditjen SDA Berada di Atas Rerata Capaian Kementerian PU


Print Friendly and PDF
Foto : 200820144

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mudjiadi, diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Hartanto secara resmi membuka acara Mid-Term Review Pelaksanaan Anggaran dan Kegiatan Tahun 2014 di Padang (20/8). Mid-Term Review ini dimaksudkan sebagai forum presentasi, diskusi dan konsultasi pelaksanaan program kegiatan tahun anggaran 2014.

Lebih jauh Hartanto memaparkan bahwa kegiatan evaluasi tengah tahun ini dilaksanakan untuk mengetahui progress pelaksanaan pekerjaan di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang sedang berjalan, kendala, permasalahan serta tindak lanjut yang harus dilakukan oleh satuan kerja guna mendapatkan masukan dalam rangka percepatan pelaksanaan pekerjaan tahun 2014. "Selain itu hasil evaluasi ini juga digunakan sebagai bahan tindak lanjut dalam pelaksanaan program kegiatan pada semester ke-2 tahun 2014," tutur Hartanto.

 

Dalam kesempatan itu Hartanto juga menyampaikan progress penyerapan fisik dan keuangan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. "Sampai dengan 19 Agustus 2014, progress penyerapan keuangan di Ditjen SDA mencapai 44,83% dari total Pagu 2014 senilai Rp 18,4 triliun. Sementara progress fisik mencapai 48,64%. Kedua progress tersebut berada di atas rata-rata capaian Kementerian Pekerjaan Umum, dimana progress fisik Kemenpu adalah 47,98% dan progress keuangan 47,7%," ujar Hartanto.

 

Meski demikian Hartanto mengingatkan bahwa pencapaian Ditjen SDA tersebut masih di bawah rencana fisik yang digariskan. Untuk itu ia meminta masing-masing direktorat pembina dan satuan kerja terkait agar melakukan penajaman dalam beberapa hal, antara lain terkait data progress fisik dan keuangan terakhir; inventarisasi kegiatan yang diblokir dan rencana buka blokirnya; inventarisasi kegiatan/proyek yang belum lelang, belum kontrak dan tindak lanjut penyelesaiannya; inventarisasi tindak lanjut kegiatan multiyears contract; inventarisasi proyek-proyek kritis dan terlambat; masalah pembebasan lahan; inventarisasi dana sisa kegiatan kontraktual dan swakelola; serta inventariasi proyek-proyek siap groundbreaking, impounding dan diresmikan.

 

Hadir dalam acara tersebut jajaran pejabat eselon 2, 3 dan 4 di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, para Kepala BBWS/BWS seluruh Indonesia, Sekretaris Harian Dewan Sumber Daya Air dan para Kepala SKPD TP OP Dinas Provinsi.