© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita SDA

Ditjen SDA Adakan Lelang Dini dan Pembangunan 8 Bendungan TA 2016

Ditjen SDA Adakan Lelang Dini dan Pembangunan 8 Bendungan TA 2016


Kategori : Berita SDA

  30 September 2015



Foto : 30092015


Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memiliki Pagu Anggaran untuk TA 2016 sebesar Rp. 29.713.420.000.000, dimana Belanja Modal untuk kegiatan konstruksi adalah sejumlah Rp. 22.557.075.351.000. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal SDA, Mudjiadi, dalam jumpa pers dengan media massa, di Gedung Utama Kementerian PUPR, Jakarta (300915). Turut dihadiri oleh Direktur Bina OP, Direktur Sungai dan Pantai, Direktur Irigasi dan Rawa, Direktur Pengembangan Jaringan SDA dan Kepala Pusat Bendungan.

“Belanja modal kegiatan konstruksi sebesar Rp. 22.557.075.351.000 terdiri dari kegiatan konstruksi yang sudah terikat (MYC, PHLN, Drainase) sebesar Rp. 10.892.353.000.000, dan kegiatan konstruksi yang belum terikat sebesar Rp. 11.664.722.000.000. Jadi, sisa Belanja Modal yang akan dilelang untuk program kegiatan Tahun 2016 sebesar Rp. 11.664.722.000.000 (sudah mencangkup fullcosting). Dan sehubungan dengan lelang dini bidang sumber daya air, total paket yang sampai dengan bulan Desember 2015 sebanyak 2103 Paket (Rp. 10.843.987.000.000),” lanjut Mudjiadi.

Total paket lelang dini rinciannya adalah
a. Bulan September 2015 : 355 Paket ;Rp. 1,78 T (16,46%)
Jasa Konsultansi : 221 Paket ; Rp. 0,27 T
Jasa Konstruksi : 134 Paket ; Rp. 1,50 T

b. Bulan Oktober 2015 : 992 Paket ;Rp. 4,26 T (%)
Jasa Konsultansi : 401Paket ; Rp. 0,40 T
Jasa Konstruksi : 591Paket ; Rp. 3,85 T

c. Bulan Nopember-Desember 2015 : 768 Paket ;Rp. 4,81 T (44,43%)
d. Mulai Bulan Januari Tahun 2016 akan dilelangkan sisa paket kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 820.735.000.000.

Pada TA 2016 Direktorat Jenderal SDA juga akan membangun 8 (delapan) bendungan yaitu Bendungan Rukoh (NAD), Bendungan Sukoharjo (Lampung), Bendungan Kuwil Kawangkoan (Sulut), Bendungan Ladongi (Sultra), Bendungan Ciawi (Jawa Barat), Bendungan Sukamahi (Jabar), Bendungan Leuwikeris (Jabar) dan Bendungan Cipanas (Jabar). Semua bendungan tersebut menggunakan dana APBN.

Lanjut Mudjiadi, delapan bendungan tersebut akan ada penampahan kapasitas tampung dengan volume sebesar 470,55 juta m3, untuk mengairi lahan irigasi seluas 38.400 ha, mereduksi banjir 1,843 m3/det, air baku 9,79 m3/det, listrik 20,74 MW, dengan biaya kontruksi sebesar Rp. 8,602 triliun dan itu diluar biaya pembebasan lahan. Beberapa bendungan yang akan impounding tahun ini (2015) adalah Bendungan Bajulmati (November), Bendungan Payaseunara (Desember), Bendungan Rajui (Desember) dan Bendungan Nipah (Oktober). 


Bagikan :

Cetak