© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

PU-Net
      

Berita SDA

Kurangi Disparitas, Ditjen SDA Bekerja Cerdas

Kurangi Disparitas, Ditjen SDA Bekerja Cerdas


Kategori : Berita SDA

  12 April 2019



Foto : Dirjen SDA Hari Suprayogi hadir pada MUSRENBANG RKPD Sulawesi Selatan


 

Sinergitas Pemerintahan adalah satu solusi yang terus ditingkatkan oleh pemerintah pusat dan daerah. Tujuannya cuma satu, agar pertumbuhan Indonesia yang inklusif bisa semakin naik. Berbagai gerakan dilakukan, mulai dari peningkatan pembangunan sarana dan prasarana yang terintegrasi, pun peningkatan kualitas sumber saya manusianya.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun infrastruktur diseluruh penjuru negeri secara merata. Program ini bertujuan untuk menghilangkan disparitas (kesenjangan) pembangunan diberbagai daerah, dengan harapan : kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia. Sebagai contoh, Sulawesi Selatan. Provinsi yang berkembang cukup pesat ini terus didampingi oleh Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) agar sarana dan prasarana airnya bisa menunjang pertumbuhan daerahnya ke arah yang lebih baik.

 

Di Sulawesi Selatan, ada Danau Tempe yang volume sedimentasinya semakin parah sehingga berpengaruh buruk terhadap kualitas airnya. Ditjen SDA melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang sedang melakukan penelitian untuk membangun tanggul dan pintu pengatur keluar masuknya sedimentasi ke danau. Tidak itu saja, Ditjen SDA akan semakin gencar melakukan reboisasi dan konservasi terhadap hulu sungai-sungai di Sulawesi Selatan agar tetap lestari, dan yang terpenting agar tidak menimbulkan bencana banjir ketika hujan tiba.

 

Berbagai program lainnya terkait sumber daya air juga dipaparkan Direktur Jenderal SDA Hari Suprayogi, yang hadir mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (MUSRENBANG RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis, 11 April 2019, diantaranya pembangunan Bendungan Pamukkulu, Bendungan Karaloe, Bendungan Jenelata, dan pembangunan & rehabilitasi beberapa jaringan irigasi yang akan mendukung Sulawesi Selatan menjadi salah satu Lumbung Padi Nasional, juga program mitigasi bencana yang terus digalakkan.

 

Terkait program PUPR secara umum, Hari Suprayogi juga menambahkan bahwa Kementerian PUPR akan mengembangkan sistem konektivitas dengan membangun jalan nasional lainnya, pengembangan daerah-daerah pariwisata seperti Tana Toraja, juga program pengembangan air bersih yang terus digenjot pelaksanaannya. Berbagai rencana kerja tersebut tentunya akan disesuaikan dengan potensi dan kondisi topografi yang ada di Sulawesi Selatan. Melalui program pembangunan berbagai infrastruktur ini, diharapkan provinsi yang memiliki motto Todo Poli yang berarti Teguh Dalam Keyakinan tersebut bisa semakin membawa Indonesia mendunia. (sandro kompuSDA)

 


Bagikan :

Cetak