Pengumuman ( 5):

Meski Ada Kendala Lahan Normalisasi Sungai Ciliwung Terus Dilanjutkan


Print Friendly and PDF
Foto :

Mengantisipasi banjir di Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) membangun infrastruktur pengendalian banjir salah satunya normalisasi Sungai Ciliwung sepanjang 19 km. Normalisasi dilakukan dengan mengembalikan kondisi lebar sungai menjadi kondisi normal, yaitu 35 – 50 meter, perkuatan tebing, pembangunan tanggul, jalan inspeksi dengan lebar 6 – 8 meter di sepanjang sisi Sungai Ciliwung.  Dengan demikian akan meningkatkan kapasitas tampung aliran Sungai Ciliwung menjadi hampir tiga kali lipat yakni dari 200 m³/det menjadi 570 m³/det.

Kepala BBWSCC T. Iskandar mengatakan pekerjaan normalisasi Sungai Ciliwung dilakukan dengan kontrak tahun jamak (multiyears) sejak tahun 2013 dan ditargetkan selesai pada tahun 2016. Namun adanya kendala lahan yang belum bisa dibebaskan mengakibatkan dilakukan perpanjangan hingga tahun 2017.

Pekerjaan Normalisasi dilakukan mulai dari Pintu Air Manggarai hingga Sungai Ciliwung yang berlokasi di Jalan Tol TB. Simatupang dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1,18 triliun. Kementerian PUPR bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal pengadaan lahan, sementara untuk konstruksi tanggul sungai dan jalan inspeksi dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui BBBWS Ciliwung Cisadane.

Dari total 19 km, pengerjaan normalisasi sudah mencapai 61 persen atau 11 km. Saat ini pekerjaan normalisasi berupa pembuatan tanggul tengah dilakukan yakni di kawasan Bukit Duri sepanjang 700 meter. "Saat ini progresnya sudah 34 persen. Targetnya akhir Oktober ini kami harapkan bisa tuntas, namun kami ingin mempercepat di minggu kedua,” kata Kepala BBWS Ciliwung Cisadane T. Iskandar di Jakarta baru-baru ini.

Dengan selesainya penanggulan sepanjang 700 meter tersebut, Sungai Ciliwung tidak lagi meluap dan menggenangi kawasan yang berada di sekitar Jembatan Tongtek sampai Perumahan Garuda pada musim hujan mendatang. Sementara untuk antisipasi genangan akibat aliran permukaan, BBWS Ciliwung Cisadane akan menyiagakan pompa. Sementara untuk pengerjaan jalan inspeksi belum bisa dilakukan karena belum bebasnya lahan.(*)

  • Tentang Ditjen SDA

    Direktorat Jenderal Sumber Daya Air mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • Bantuan


    Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Gd. Ditjen Sumber Daya Air 
    Kementerian PUPR
    JL. Pattimura 20, Kebayoran Baru 
    Jakarta - Indonesia - 12110 
    Phone/Fax: (021)-7396616 (Hunting)
    Email: kompusda[at]pu.go.id atau kompu.sda[at]gmail.com

  • Publikasi

  • Media Sosial Kami