Pengumuman ( 5):

Pemilihan Petugas OP Jaringan Irigasi dan Rawa Teladan Tingkat Nasional Diharapkan Menjadi Agenda Rutin Tahunan


Print Friendly and PDF
Foto : 24082014

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mudjiadi membuka secara resmi acara Pemilihan Petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) Jaringan Irigasi dan Rawa Teladan Tingkat Nasional di Hotel Pangeran Beach, Padang (22/8). Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Hartanto, Direktur Bina OP Hari Suprayogi, Direktur Bina Penatagunaan SDA Arie Setiadi Irwanto, Sekretaris Dewan Sumber Daya Air Nasional Adang Saf Ahmad, Kepala Dinas PSDA Sumatera Barat Ali Musri, Kepala BWS Sumatera V M. Adek Rizaldi, para Kepala BBWS dan BWS di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, para kepala dinas dari provinsi peserta pemilihan, serta para juri peserta lomba.

Dalam pidatonya Mudjiadi menyambut baik dan mengapresiasi gagasan penyelenggaraan pemilihan petugas OP irigasi dan rawa teladan tersebut sebagai upaya memberikan penghargaan terhadap para pengamat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), juru dan mantri pengairan. “Permasalahan dalam pengelolaan sumber daya air terutama dalam aspek OP, antara lain adalah menurunnya kuantitas dan kualitas petugas OP irigasi, belum maksimalnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, belum terpenuhinya fasilitas sarana dan prasarana OP irigasi dan rawa, serta masih kurangnya pelatihan bagi petugas OP irigasi dan rawa,” ujar Mudjiadi. “Oleh karena itu pemilihan tingkat nasional ini dimaksudkan sebagai forum berbagi pengalaman dan kemajuan masing-masing daerah dan mendorong kompetensi para petugas OP irigasi dan rawa melalui suatu pembelajaran serta untuk meningkatkan profesionalitas sumber daya manusia dalam penyelenggaraan OP irigasi dan rawa tersebut. Semua hal ini akhirnya akan bermuara pada peningkatan pelayanan OP iirigasi dan rawa untuk masyarakat,” lanjutnya.

 

Mudjiadi berpesan agar pemerintah provinsi dan kota wajib melakukan pengelolaan irigasi di wilayah yang menjadi kewenangannya melalui penyelanggaraan OP irigasi dan rawa secara baik dan benar, sehingga dapat memberikan pelayanan kebutuhan air khususnya kepada petani dalam upaya peningkatan produksi padi untuk mendukung ketahanan pangan.

 

“Kalau kita menoleh ke belakang, kita dapat melihat pasang surutnya penyelenggaraan OP jaringan irigasi dan rawa dengan segala permasalahannya, baik masalah kebijakan, masalah teknis, masalah sumber daya manusia, masalah peralatan, maupun pembiayaan. Oleh karena itu kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Direktur Bina OP beserta jajarannya yang telah berupaya menanggulangi permasalahan tersebut. Mengingat pentingnya upaya tersebut, maka kami harapkan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan menjadi agenda rutin tahunan,” tutup Mudjiadi.