Pengumuman ( 5):

Potensi Sumber Daya Air dalam Mendukung Ketahanan Air


Print Friendly and PDF
Foto : 01122014

“Total potensi sumber daya air di Indonesia sebesar 3,9 triliun m3, namun hanya + 15 milyar m3 atau 63,5 m3 per kapita yang dapat dikelola melalui reservoir. Untuk itu dengan selesainya waduk on going (2017) akan memberikan tambahan volume sebesar 2,3 milyar m3 sehingga total tampungan menjadi 17,4 milyar m3 (+ 73,42 m3/kapita) dan irigasi waduk menjadi 960.000 ha,” jelas Mudjiadi, Direktur Jenderal Sumber Daya Air, dalam acara Zona Bisnis di TV Bloomberg Indonesia, Jakarta (1/12).

Dalam mendukung program pemerintah untuk ketahanan air, kegiatan yang dilakukan Kementerian PU dan PERA yaitu membangun waduk-waduk baru di beberapa wilayah di Indonesia dan melalui waduk-waduk tersebut terdapat potensi PLTA yang berlimpah dan tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Potensi PLTA di Indonesia sebesar 75 GW dan yang beroperasi di Indonesia hanya sekitar 3,94 GW atau sebesar 5,2% dari total potensi.

 

Mudjiadi melanjutkan bahwa saat ini sudah banyak pihak swasta yang ingin berinvestasi untuk membangun PLTA. Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU & PERA yang akan membangun bendungannya dan pihak swasta yang akan membuat PLTA, namun sudah ada pihak investor dari Korea yang berminat untuk membangun waduk dan PLTA-nya di daerah Kalimantan Tengah dengan kapasitas 300 MW.

 

Khusus untuk Waduk Jatigede saat ini progres fisik (November 2014) yaitu 99%. Dari segi teknis tidak ada masalah, namun dari segi sosial masih terdapat masalah yang berkaitan dengan tempat tinggal penduduk setempat. Saat ini masih ada sekitar 11.000 kk yang bermukim di daerah genangan dan dari 11.000 penduduk tersebut ada dua perspektif yaitu 4500 KK yang belum mendapat penggantian dan 6500 kk adalah penduduk yang sudah mendapat penggantian namun masih kembali lagi ke daerah tersebut

 

Mudjiadi berharap permasalahan tempat tinggal penduduk tersebut dapat segera selesai dan penduduk yang belum mendapat penggantian akan segera menerimanya sehingga kami dapat dengan segera menyelesaikan waduk Jatigede tidak hanya dari segi teknis tapi juga dari segi sosial.