Pengumuman ( 5):

WORKSHOP PENYUSUNAN AWP II TA 2017


Print Friendly and PDF
Foto : AWP II TA 2017 di Palembang 3 Agustus 2016

”Annual Work Plan (AWP) yang akan disusun harus memuat uraian detail kegiatan, komponen, kategori, serta usulan alokasi dana untuk setiap komponen kegiatan termasuk output yang nantinya akan kita capai,” jelas Heru Setiawan, Kasubdit Kerjasama dalam hal ini mewakili Direktur Pengembangan Jaringan SDA saat membuka workshop penyusunan AWP II TA 2017 di Palembang, (3/8).

Penyusunan AWP kali ini merupakan kelanjutan dari penyusunan Pra AWP yang telah dilaksanakan pada bulan Juni yang lalu, dan merupakan penyusunan Annual Work Plan yang terakhir untuk Program WISMP 2 yang akan berakhir pada bulan Mei Tahun 2018.

Program WISMP 2 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai dan Irigasi serta meningkatkan produktivitas pertanian di lahan beririgasi, melalui empat komponen kegiatan, yakni (1) Peningkatan Pengelolaan SumberDaya Air Wilayah Sungai; (2) Peningkatan Pengelolaan Irigasi Partisipatif; (3) Peningkatan Pengelolaan Irigasi Jatiluhur; dan (4) Manajemen Proyek dan Dukungan terhadap Implementasi.

Heru menambahkan, ”Annual Work Plan  harus benar-benar mencerminkan keterpaduan program baik Project Implementation Unit (PIU) di Provinsi maupun di Kabupaten sesuai dengan pembagian peran (role sharing) yang telah kita disepakati bersama.”

Hasil konsolidasi AWP  ini selanjutnya akan disampaikan ke  Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk di review, dan akan diserahkan ke Bank Dunia paling lambat pada akhir bulan September untuk mendapatkan persetujuan.

Tahun ini merupakan tahun ke-3 penyusunan AWP yang dilakukan dengan menggunakan program AWP System. AWP System merupakan bagian dari Project Management Information System (PMIS) yang saat ini sedang dikembangkan oleh National Project Management Unit (NPMU) dengan bantuan konsultan Project Management Technical Assistant (PMTA).

Melalui AWP system ini diharapkan akan terdapat sikronisasi dan integrasi program antara satu kegiatan dengan kegiatan lainnya seperti penyusunan Financial Monitoring Report (IFR/FMR), Procurement Plan dan verifikasi dan yang paling penting melalui sistem ini pelaksanaan kegiatan penyusunan AWP akan menjadi lebih effektif dan efisien.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan penyusunan AWP ini adalah tersusunnya perkiraan budget program WISMP II untuk Tahun Anggaran 2017 yang rasional dan akuntabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Selatan, Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta para peserta dari berbagai provinsi. (SISDA/KompuSDA)