|
TKPSDA WS BELAWAN ULAR PADANG KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
SELAMAT DATANG DI WEBSITE TKPSDA WS BELAWAN-ULAR-PADANG BWS SUMATERA II

Pengukuhan Dan Sidang TKPSDA WS Belawan-Ular-Padang, Toba-Asahan, Dan Batang Natal-Batang Batahan Tahun 2018-2023

Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Belawan-Ular-Padang, Wilayah Sungai Toba-Asahan, Wilayah Sungai Batang Natal-Batang Batahan resmi dikukuhkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam hal ini diwakili oleh Direktur Bina Penatagunaan Sumber Daya Air. Acara pengukuhan dan sidang berlangsung di Hotel Danau Toba Internasional Medan pada tanggal 03 s/d 05 Oktober 2018. Dalam sambutan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera II menyampaikan bahwa Keanggotaan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah sungai belawan ular padang, wilayah sungai toba asahan dan wilayah sungai batang natal batang batahan terpilih melalui suatu proses pemilihan yang demokratis, semoga para anggota tim koordinasi pengelolaan ... Selengkapnya

Sosialisasi pembentukan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Belawan-Ular-Padang

Balai Wilayah Sungai Sumatera II mengadakan kegiatan sosialisasi pembentukan tim koordinasi pengelolaan sumber daya air wilayah sungai Belawan-Ular-Padang pada tanggal 01 Agustus 2018 bertempat di Ruang Aula Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera II. Dalam acara tersebut, Balai Wilayah Sungai Menghadirkan 2(dua) orang narasumber dari Subdit Kelembagaan Dit Bina PSDA dan Subdit Kelembagaan Dit BPSDA yaitu Febryhandi Eka Kusuma Putra,ST.,MT dan Nur Widayati, SP., MT untuk memberikan pemaparan sosialisasi terkait dengan pelaksanaan tugas TKPSDA. Dalam kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar kepada seluruh anggota TKPSDA dalam unsur pemerintah maupun non-pemerintah yang tergabung dalam TKPSDA Wilayah Sungai Belawan-Ular-Padang, agar nantinya dapat bekerja sama ... Selengkapnya

Gubsu Belum Juga Keluarkan Izin Proyek Bendungan Bajayu Terancam Gagal, Anggaran Rp 3 Miliar Dikembalikan Lagi ke Pemerintah Pusat

TEBING TINGGI, 8 November 2013 – Proyek pembangunan Bendungan Bajayu (Batak, Jawa, Melayu) terancam gagal dilanjutkan. Penyebabnya, lahan yang akan dijadikan bendungan belum juga dibebaskan. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho pun diminta segera mengeluarkan izin pembebasan lahan yang ada di wilayah Kabupaten Serdangbedagai dan Kota Tebingtinggi. Jika tidak, proyek tersebut terancam gagal dan dana yang dialokasikan untuk pembebasan senilai Rp 3 Miliar akan dikembalikan pusat. “Kalau Gubsu tidak mengeluarkan izin, ini jadi potret kegagalan Pemprov Sumut dalam pelaksanaan pembangunan,” ungkap Juru Bicara Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Rafriandi Nasution. Rafriandi mengatakan ini saat ... Selengkapnya

DAS Deli Terparah di Indonesia

Tebingtinggi, (Analisa). Krisis listrik terus terjadi sepanjang tahun. Salah satunya akibat ketidakmampuan dalam mengelola sumber daya air (SDA). Bahkan, setelah krisis listrik diperkirakan Sumatera Utara akan mengalami krisis air yang parah. Jika tidak segera dikelola dengan baik. Berdasarkan study JICA (Japan Inter­national Coope­ration Agency), ta­hun 2015 akan terjadi krisis air di Medan. Ke­mu­dian, sebagian wilayah Deli­ser­da­ng bila kondisi Sungai Deli tidak bisa di­­pulihkan. Hal ini terupkap dari paparan sejumlah nara sumber pada kegiatan Sidang III Tim Koor­dinasi Pengelolaan Sumber Da­ya Air (TKPSDA) Wilayah Sumatera II, di salah satu hotel di Medan, Senin-Selasa (8-9/9). Sidang itu dihadiri TKSDA Belawan-Ular-Padang, TKP­SDA Toba-Asahan dan TK­PSDA ... Selengkapnya

Nelayan Resah Minta Proyek Titi Steger Bagan Deli Belawan Diusut

Senin, 29 Agustus 2016   DINAMIKARAKYATCOM - Proyek pembangunan Titi Steger di perairan kawasan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, mencapai Rp 17 miliar dinilai tak ada manfaatnya bahkan menghambat laju tranfortasi bagi masyarakat pengguna kapal nelayan. Hingga kini proyek tersebut masih menuai masalah dan protes dari warga nelayan. Proyek pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat Dirjen Cipta Karya, itu dikerjakan dengan dua tahap yakni tahap pertama menelan biaya Rp 5,4 miliar dilanjutkan pembangunan tahap kedua Rp 11.509.280.000 yang saat ini masih dalam pengerjaan oleh kontraktor PT. Tisa Lestari dengan konsultan Supervisi PT. Artec Utama. Sementara di tahun 2014 dalam APBD ... Selengkapnya

© copyright 2017, Direktorat Jendral SDA, Balai Wilayah Sungai Sumatera II All Right Reserved