Anai kandis

From WikiSDA
Jump to: navigation, search

Sum5.jpg

Padang Ibu Kota Propinsi Sumatera Barat dengan luas 69.500 Ha dan jumlah penduduk ± 700.000 jiwa terletak pada dataran alluvial yang terbentuk oleh 3 (tiga) aliran sungai utama, yaitu Batang Arau, Batang Kuranji dan Batang Air Dingin dengan daerah tangkapan hujan yang bersumber dari Gunung Bolak, Gunung Lantik dan Gunung Bongsu yang bermuara ke Samudera Indonesia dengan luas daerah pengaliran masing-masing seluas 172 km², 213 km² dan 131 km².Kota Padang sejak dasa warsa terakhir berkembang cukup dinamis baik pertambahan penduduk dan khusunya perdagangan, industri dan pariwisata.Kira-kira 70% dari penduduk kota Padang bermukim di daerah tampungan air alami (retarding basin).Akibat perkembangan kota dan pertumbuhan penduduk yang berdampak pada perubahan tata guna lahan sehingga bangunan pengendali banjir yang dibangun saat pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1918 tidak memadai lagi sehingga pada musim hujan kota Padang sering dilanda banjir.

LOKASI PROYEK

Pekerjaan Pengendalian Banjir Kota Padang Stage III terletak di Kota Padang Bagian Utara Propinsi Sumatera Barat.

LATAR BELAKANG

Tinggi intensitas curah hujan dan terbatasnya daya tampung sungai akibat pendangkalan lingkungan alam di daerah hulu sungai menimbulkan terjadinya banjir dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat kota Padang dan bahkan menelan korban jiwa.Terjadinya banjir kota Padang yang terjadi dalam kurun waktu 23 tahun terakhir yaitu tahun 1972, 1979, 1980, 1981,1986, 1991 dan 1998 melanda daerah seluas ± 3.500 ha meliputi 1.600 ha permukiman penduduk, 1.500 ha sawah dan 400 ha daerah rendah lainnya yang menimbulkan kerugian ± Rp. 6,5 Milyar nilai harta benda setiap terjadi banjir.Pekerjaan Penanggulangan banjir Kota Padang dan sekitarnya ditangani oleh Proyek PBPP Sumatera Barat melalui Bagian Proyek Pengendalian Banjir Kota Padang pada saat itu.Sesuai hasil studi yang dilaksanakan oleh JICA, penanganan daerah banjir Kota Padang secara keseluruhan dirancang dalam 3 (tiga) jangka waktu :1.Rencana Jangka PendekMeliputi normalisasi sungai-sungai utama dengan normalisasi kanal.2.Rencana Jangka MenengahMelanjutkan pelaksanaan jangka pendek dengan normalisasi saluran drainase.3.Rencana Jangka PanjangMelanjutkan kegiatan jangka menengah dengan tambahan kegiatan pekerjaan pembangunan waduk pengendalian banjir dan reboisasi hutan.

TUJUAN DAN MANFAAT

Tujuan Proyek Pengendali Banjir Kota Padang Tahap III, untuk kawasan pertumbuhan kota ke arah Utara yang mempunyai pengaruh sangat besar terhadap perlindungan dan pengamanan bahaya banjir di daerah Anai-Kandis seluas 6.000 Ha.Manfaatnya untuk mengamankan lahan pertanian 1800 Ha, daerah permukiman 3500 Ha dan industri 700 Ha penunjang pertumbuhan sektor ekonomi

Personal tools
Namespaces

Variants
Actions
Navigation
Toolbox