Banjir Kanal Timur

From WikiSDA
Jump to: navigation, search

Rencana pembuatan Banjir Kanal Timur pertama kali tersebut pada tahun 1973 dalam Master Plan Pengendalian Banjir dan Sistem Drainase Jakarta yang dibuat oleh Nedeco. Namun rencana tersebut belum dapat terlaksana sampai sekarang. Penyebab utamanya adalah besarnya biaya yang diperlukan untuk pembebasan tanah. Setelah tahun 1973 telah beberapa studi dan perencanaan yang dilakukan untuk memperoleh rencana trase dan dimensi saluran yang paling optimum. Tertundanya pelaksanaan pembangunan Banjir Kanal Timur telah mengakibatkan masalah banjir di wilayah timur Jakarta menjadi semakin berlarut-larut dan menimbulkan kerugian yang makin besar.

Alur Kanal Timur sepanjang 23,5 km dengan lebar kanal antara 100-300 meter, akan memotong sungai yang melintas Jakarta Bagian Timur. Sungai tersebut adalah K. Cipinang, K. Sunter, K. Buaran, K. Jatikramat, K. Cakung dan K. Blencong, untuk dialirkan langsung ke laut.


Lokasi pekerjaan terletak di Wilayah DKI Jakarta bagian timur yaitu Wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara yang meliputi 13 desa.


Contents

TUJUAN

Pembangunan Kanal Timur bertujuan untuk melayani wilayah seluas 207 km persegi sekaligus melindungi wilayah seluas 270 km persegi ti Timur bagian Utara DKI Jakarta. Wilayah ini merupakan kawasan industri, perdagangan, pergudangan dan permukiman. Kanal Timur juga akan menjadi prasarana konservasi air untuk pengisian air tanah dan sumber air baku, lalu lintas air dan berpotensi sebagai motor pertumbuhan wilayah Timur dan Utara yang bersuasana Water Front. Disamping itu, mengurangi genangan/rawan banjir di 13 kawasan di wilayah DKI Jakarta.


RIWAYAT SINGKAT

Perencanaan dilakukan sejak tahun 1973 di antaranya oleh Nedeco (1973), Nikken (1989 dan 1993), Nedeco (1996) dan JICA (1997). Perencanaan yang dilakukan oleh Nedeco tahun 1973 adalah Master Plan Pengendalian Banjir dan Sisten Drainase Jakarta, dimana untuk pengendalian banjir wilayah Jakarta bagian Timur adalah dengan membuat Banjir Kanal Timur, yang memotong K. Cipinang, K. Sunter, K. Buaran, K. Jatikramat, K. Cakung dan K. Blencong kemudian menuju ke laut. Konsultan Nikken pada tahun 1989 dan 1993 melakukan review atas Detail Desain yang ada. Masa pelaksanaan Pembangunan Kanal Timur direncanakan selama tujuh tahun.

MANFAAT

Manfaat Banjir Kanal Timur sebagai Sarana Pengendalian Banjir dan Pengembangan Wilayah


PERAN MASYARAKAT

Masyarakat swasta diharapkan ikut berperan serta dalam pengembangan wilayah Timur dan Utara Jakarta. Di sekitar fisik Kanal Timur sangat berpeluang dibangun berbagai property strategis dengan disain tropis yang menarik. Diantaranya resor, dermaga, marina, juga pusat bisnis. Tentu ini menarik bagai para investor dari dalam maupun luar negeri.

Personal tools
Namespaces

Variants
Actions
Navigation
Toolbox