Talk:Main Page

From WikiSDA
Jump to: navigation, search

Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan (Direktorat Bina OP) berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum. Direktorat ini sebelumnya bernama Direktorat Rawa Pantai, namun mengalami pergantian nama dan fungsi menjadi Direktorat Bina OP pada tahun 2010. Saat ini Direktorat Bina OP dikepalai oleh Ir. Hartanto, Dipl. HE. Direktorat Bina OP memiliki tupoksi guna melaksanakan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pembinaan dan pengendalian pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sumber daya air, pembinaan dan fasilitasi pelaksanaan pemantauan dan pengumpulan data dan informasi sumber daya air, penyelenggaraan jaminan mutu, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan darurat akibat bencana.

Berdasarkan Permen PU Nomor 08/PRT/M/2010 dalam melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan menyelenggarakan tugas dan fungsi : penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria operasi dan pemeliharaan sumber daya air; pembinaan dan fasilitasi pelaksanaan pemantauan, pengumpulan data dan informasi sumber daya air; serta penyelenggaraan jaminan mutupembinaan dan pengendalian pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sungai, danau, waduk, irigasi, rawa, tambak, pantai, air baku dan air tanah; pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sumber daya air; pembinaan pelaksanaan penanggulangan kerusakan akibat bencana, pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat. Secara garis besar, struktur organisasi Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan serta tugas dan fungsi masing-masing sebagai berikut :

  1. Subdirektorat Perencanaan OP : melaksanakan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria operasi dan pemeliharaan prasarana sumber daya air, penyusunan usulan anggaran kegiatan, pemantauan data dan informasi sumber daya air, pembinaan penyusunan alokasi air, bantuan teknis, penyusunan rencana dan pelaporan kinerja tahunan, serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan.
  2. Subdirektorat OP Sungai dan Pantai : pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana sungai dan pantai, fasilitasi pelaksanaan pengumpulan data dan informasi sumber daya air, pembinaan dan pengendalian pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana sungai dan pantai,pembinaan dan pengendalian penyelenggaraan jaminan mutu, dan pembinaan pemberdayaan masyarakat.
  3. Subdirektorat OP Bendungan : pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana danau dan bendungan, fasilitasi pelaksanaan pengumpulan data dan informasi sumber daya air, pembinaan dan pengendalian pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana danau dan bendungan, pembinaan dan pengendalian penyelenggaraan jaminan mutu, dan pembinaan pemberdayaan masyarakat.
  4. Subdit OP Irigasi dan Rawa : pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana irigasi dan rawa, fasilitasi pelaksanaan pengumpulan data dan informasi sumber daya air, pembinaan dan pengendalian pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana irigasi dan rawa, pembinaan dan pengendalian penyelenggaraan jaminan mutu, pembinaan pemberdayaan masyarakat.
  5. Subdirektorat Penanggulangan Bencana : penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria penanggulangan bencana, pelaksanaan pemantauan, penyelenggaraan jaminan mutu, audit kondisi sarana dan prasarana sumber daya air yang rusak akibat bencana dan penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), pelaksanaan pembinaan persiapan dan pelaksanaan penanggulangan bencana, pelaksanaan pembinaan dan bantuan teknis kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta masyarakat dan dunia usaha, pelaksanaan pembinaan pemantauan dan evaluasi persiapan dan pelaksanaan penanggulangan kerusakan akibat bencana, dan pelaksanaan pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan dan pemberdayaan para pemilik kepentingan dalam pelaksanaan penanggulangan bencana.
  6. Subbagian Tata Usaha : melakukan urusan tata persuratan, tata kearsipan, kepegawaian, keuangan, administrasi barang milik negara dan rumah tangga Direktorat.
  7. Jabatan Fungsional : terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan bidang keahliannya. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Saat ini jafung SDA di Direktorat Bina OP yaitu jafung rawa, jafung irigasi/pengairan, jafung bidang sungai, dan jafung ahli bendungan.

Link terkait : Website Bina OP

Personal tools
Namespaces

Variants
Actions
Navigation
Toolbox