/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Dalam upaya memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar sungai serta rangkaian acara Kongres Sampah Tahun 2019 dan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) Balai besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta, Forkompimda, Mahasiswa, Pelajar, dan Komunitas Peduli Sungai menyelanggarakan acara Bersih Sungai di Kali Pepe Surakarta dengan tema “Resik-Resik Susur Sungai dan Jogo Kali”, Sabtu (28/09/2019).

“Kegiatan aksi bersih-bersih sungai ini dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sungai sehingga menumbuhkan budaya memiliki dan memelihara kebersihan sungai dan menyampaikan informasi kepada masyarakat dan stakeholder tentang dampak yang ditimbulkan atas kelalaian manusia karena tidak kepedulian terhadap lingkungan” Pesan Sri Wahyu Kusumastu ST, M.Si selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Bengawan Solo yang mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo dalam sambutannya.

Kali Pepe yang merupakan sungai di tengah perkotaan yang memiliki panjang 60 km dengan wilayah administrasif meliputi Boyolali, Karanganyar dan Surakarta dari tahun ketahun selalu dihadapkan dengan permasalahan banjir pada musim hujan, pencemaran air karena limbah industri dan rumah tangga dan permasalahan sampah yang memerlukan upaya serius dari kita semua. Oleh karena itu Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Pemerintah Surakarta, Komunitas Peduli Sungai dan masyarakat harus selalu aktif melakukan trobosan dan aksi nyata untuk menggungah kepedulian masyarakat dan menjaga keasrian sungai.

Bertempat di Taman Parkir Loji Wetan Surakarta para peserta berkumpul untuk melakukan Apel Pagi. Kegiatan Aksi Bersih Sungai dilakukan di sepanjang bantaran Kali Pepe yang dibagi menjadi 6 kelompok besar. Setiap Kelompok bertugas membersihkan sungai sesuai dengan petaknya.

Ditemui disela bersih-bersih sungai Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo berpesan agar warga solo senantiasa menjaga bantaran Sungai Kali Pepe yang parapetnya sudah di lukis, berpesan kepada kaum hawa agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang popok ataupun pembalut ke sungai dan agar moment bersih-bersih tidak hanya agenda tetapi bisa menjadi kebiasaan (DATIN BBWSBS/sita).