/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Tidak dipungkiri bahwa dalam menjalani Pandemic Covid-19 banyak sekali perubahan yang kita hadapi baik tentang diri sendiri, hubungan kita dalam keluarga, aktivitas di kantor, kegiatan anak-anak dirumah dan banyak hal. Mau tidak mau, kita dituntut untuk menjadi pribadi yang bias beradaptasi dengan cepat dalam melanjutkan hidup. Ibu, sebagai jantung keluarga punya peran yang vital dalam mempertahankan kehidupan keluarga di Masa Pandemi Covid-19 ini, hal tersebut yang melatarbelakangi Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Webinar bertajuk Mengembangkan Kepribadian Berketahanan untuk Indonesia Maju yang diikuti oleh seluruh Dharma Wanita Persatuan (DWP) di lingkungan Kementerian PUPR, Rabu (02/09/2020). DWP Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Dalam pembukaanya Ibu Kartika Basuki Hadimuljono selaku Penasehat DWP PUPR menyampaikan bahwa Kita semua harus mencipatakan suasana hati yang nyaman, perbanyak berdoa, perbanyak syukur dan selalu percaya bahwa sesudah gelap pasti ada terangnya begitu pula dengan Pandemic Covid-19 yang saat ini sedang kita jalani.
Webinar yang dipimpin oleh Ibu Evi Brawijaya selaku Sekretaris Bidang Pendidikan DWP PUPR ini menghadirkan Samanta Ananta, M.Psi yang menyampaikan materi tentang peran Ibu dalam keluarga. Ia menyampaikan bahwa seorang Ibu adalah agen terbaik di dalam keluarga, ketika seorang Ibu memiliki emosi yang baik maka semua keluarga akan baik-baik saja. Oleh karena itu diperlukan aktivitas yang dapat menjaga emosi seperti memasak, berkebun, berdandan dirumah, membaca buku dan banyak hal yang dapat ditularkan kepada anggota keluarga sehingga memiliki benteng pertahanan di masa Pandemic Covid-19.

Dalam Webinar turut menghadirkan Dra. Rini Lestari Utami yang berbagi tentang resillience, yaitu sebuah kekuatan dalam menjalani hidup. Ia bercerita bahwa tidak masalah kalau tidak baik-baik saja, its okay not to be okay! Tidak dipungkiri di masa Pandemic Covid-19 ini banyak hal sulit yang harus kita hadapi, dijalani dan diselesaikan, tetapi justru situasi-situasi sulit tersebut yang menjadikan bekal kita untuk bertahan di masa depan. Pandemic Covid-19 ini banyak sisi positif yang dipelajari baik untuk diri sendiri, hubungan suami dan istri, hubungan keluarga, hubungan pertemanan, tumbuh kembang anak dan lain-lain.

Sebagai seorang perempuan, seorang Ibu yang memiliki banyak peran kita harus mencintai diri sendiri. Hidup ini hanya sekali, yang sudah berlalu tidak akan kembali. Kita hanya punya hari ini jadi mari terus menjadi diri sendiri dengan melakukan semua kebaikan dengan penuh cinta, (bbwsbs/sita)