/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Nasional, perlu dilakukan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini petani. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan Serah Terima Hasil Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahap II Tahun Anggaran 2020 di Wilayah Hilir Sungai Bengawan Solo, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (23/10/2020). Acara yang diselenggarakan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Program P3TGAI selain untuk mendukung program ketahanan pangan, juga menyasar pada pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) maupun Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) dalam kegiatan teknis perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi air.

Program tersebut bertujuan untuk mengembalikan kondisi serta fungsi saluran dan bangunan irigasi seperti semula secara parsial. Selain itu, juga berupaya meningkatkan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani.

Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam pidatonya menyampaikan bahwa P3TGAI bermanfaat untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan yang sudah ada dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungannya. “Kami berharap pemerintah desa selanjutnya turut bertanggung jawab dalam perawatan dan pemeliharaan infrastuktur yang telah dibangun melalui dana P3TGAI sebagai aset, guna meningkatkan kinerja jaringan irigasi desa yang ada di wilayah kerja BBWSBS,” pesannya.

Dalam acara tersebut juga disampaikan laporan pekerjaan oleh Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan penyerahaan hasil pekerjaan secara berjenjang sekaligus menginformasikan bahwa pekerjaan P3TGAI Tahap II T.A. 2020 di wilayah hilir Sungai Bengawan Solo telah selesai 100% baik progres fisik, keuangan, maupun administrasinya. (BBWSBS/Ferri)