/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan acara Serah Terima Hasil Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahap II Tahun Anggaran 2020 di Wilayah Hilir Sungai Bengawan Solo, di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (27/10/2020). Acara yang diselenggarakan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Selain untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional, melalui P3TGAI dapat meningkatkan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Program tersebut juga bermanfaat untuk memperkuat sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat petani dalam kegiatan pengelolaan jaringan irigasi.

P3TGAI menyasar pada pemberdayaan Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) maupun Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam kegiatan teknis perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi air. Tujuannya untuk mengembalikan kondisi dan fungsi saluran dan bangunan irigasi seperti semula secara parsial.

Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 2020 BBWSBS diberi alokasi P3TGAI sebanyak 509 desa dengan rincian 146 desa di wilayah hulu, 224 desa di wilayah tengah, dan 139 desa di wilayah hilir Sungai Bengawan Solo.

“Harapan kami melalui kegiatan ini dapat menjawab tantangan penyediaan dan kelancaran air irigasi desa, serta dengan dana swakelola yang ada dapat membangkitkan roda perekonomian masyarakat sekitar,” pesannya.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., turut menjelaskan bahwa sebelumnya acara serah terima pekerjaan selesai 100% telah dilaksanakan untuk enam desa di Kabupaten Bojonegoro pada 23 Oktober 2020. Dan pada kesempatan ini dilaksanakan untuk 16 desa yang terbagi di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan. (BBWSBS/Ferri)