/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengikuti kegiatan upacara dalam rangka Memperingati Hari Bakti (Harbak) Pekerjaan Umum (PU) ke-75 Tahun 2020 di Kantor BBWSBS di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (03/12/2020). Pelaksanaan upacara bendera tersebut diikuti oleh seluruh pejabat, staf dan karyawan BBWSBS dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tema Harbak PU ke-75 yang diusung yakni Bakti Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sigap Membangun Negeri. Dalam tema tersebut juga mengajak peningkatan kerja sama dan kekompakan dalam penuntasan misi pembangunan infrastruktur yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR.

Menilik sejarah, tepat 75 tahun yang lalu sebanyak 21 orang pegawai ditugasi untuk menjaga Gedung Sate di Bandung yang merupakan gedung Departemen Pekerjaan Umum (PU) saat itu, mendapat serangan dari pasukan sekutu dengan persenjataan berat. Namun, kekompakan, kebersamaan dan keberanian dengan daya juang tinggi dapat mempertahankan setiap jengkal Gedung Sate dan membuat mereka bertempur hingga tetes darah penghabisan. Peristiwa tersebut menyebabkan gugurnya tujuh orang pegawai PU yang kemudian disebut sebagai Pahlawan Sapta Taruna. Hal itu menjadi tonggak sejarah, bukti dari semangat berbakti untuk bumi pertiwi

Menteri PUPR, M. Basuki Hadimuljono, dalam pidato sambutannya yang disiarkan secara daring, turut menyampaikan berbagai capaian Kementerian PUPR yang bermanfaat langsung bagi masyarakat serta mengajak kepada seluruh Insan PUPR untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan daya juang dalam bekerja dan berkarya sekaligus meneladani perjuangan Pahlawan Sapta Taruna. “Saya menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi atas kinerja seluruh jajaran dan mitra kerja Kementerian PUPR pada tahun 2020 ini, mengingat sebagian besar target dan tugas-tugas pembangunan yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR dapat tetap berjalan terlepas dari masa sulit yang dihadapi, yakni pandemi Covid-19,” pesannya.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi, tetapi sekaligus untuk mewujudkan rasa keadilan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pembangunan harus memiliki dampak langsung yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Generasi muda PUPR didorong untuk selalu berinovasi di bidang pembangunan infrastruktur, sehingga terbentuk karakter yang kuat. Peningkatan inovasi di bidang teknologi juga penting dilakukan dalam pembangunan infrastruktur. Tentunya harus didukung oleh hasil riset yang aplikatif, untuk itu kreativitas menjadi kunci dalam pembangunan infrastruktur kedepannya. (BBWSBS/Ferri)