/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Kabupaten Lamongan merupakan sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang dilewati oleh 3 Sungai Besar yaitu Sungai Bengawan Solo sepanjang ±68 Km, Kali Blawi sepanjang ±27 Km dan Kali Lamong sepanjang ±65 Km. Kondisi tersebut mengakibatkan Kabupaten Lamongan memiliki air yang berlimpah pada saat musim penghujan dan mengalami kekurangan air saat musim kemarau. Kondisi ini menggambarkan bahwa Kabupaten Lamongan memerlukan pengelolaan sumber daya air secara maksimal.

Seperti hari ini Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech didampingi pejabat dan staff berkoordinasi bersama Bupati Lamongan H. Fadeli, SH, MM melaksanakan koordinasi terkait Penanganan Banjir di Kabupaten Lamongan di Kantor Sekertariat Daerah Kabupaten Lamongan, Rabu (20/01/2020).

Dalam pertemuan ini dilakukan pembahasan terkait proyek pengendalian banjir Kali Lamong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan terkait hal-hal apa saja yang menjadi urgensi dalam jangka pendek dan jangka panjang.

“Kami telah mengirimkan 4 pompa banjir di daerah yang terjadi genangan kritis sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi banjir” Pesan Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech.

Mengawali tahun 2021, BBWS Bengawan Solo turut memaparkan rancangan kegiatan tahun 2021 di Kabupaten Lamongan seperti Pengembangan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan dan Rawa, Pengendalian Banjir , Lahar, Pengelolaan Drainase Utama, Pengelolaan Bendungan, Danau dan Bangunan Penampung Air, Penyediaan dan Pengelolaan Air Tanah dan Air Baku serta Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sumber Daya Air (bbwsbs/sita).