/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Sebanyak 271 jajaran pejabat dan staf Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengikuti program vaksinasi Covid-19 tahap II yang difasilitasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo di Rumah Sakit Ortopedi dr. Soeharso, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu-Kamis (28-29/04/2021). Kegiatan tersebut berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Setiap pegawai diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun. Begitu pegawai sudah masuk ke kompleks Rumah Sakit Ortopedi dr. Soeharso, mereka didata petugas jaga. Selanjutnya, pegawai yang akan divaksin harus melalui meja 1 (pendaftaran) kemudian meja 2 (skrining).

Di tahap ini, pegawai yang akan divaksin dicek petugas terkait suhu dan tekanan darah. Di samping itu ditanya pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19, memiliki riwayat alergi obat, dan lainnya. Jika sudah melewati seluruh tahapan itu, setiap pegawai langsung disuntik vaksin Covid-19.

Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., mengatakan vaksinasi tahap II tidak hanya menyasar pejabat, tetapi semua pegawai baik berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun non-PNS. Sebelumnya BBWSBS Wilayah Jawa Tengah ada sebanyak 281 orang dan BBWSBS Wilayah Jawa Timur ada sebanyak 4 orang yang sudah mengikuti vaksin tahap I.

“Saya terus mendorong kepada seluruh pegawai BBWSBS agar tidak ragu untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Kita semua harus bersyukur bahwa kita sudah mendapat vaksin. Seluruh pegawai yang sudah memenuhi kriteria untuk mendapatkan vaksin, agar bisa mengikuti kegiatan vaksinasi. Sebab hal ini merupakan upaya untuk kesehatan bersama. Saya yakin vaksin aman. Ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” kata dia.

Bambang mengatakan vaksinasi bertujuan untuk menciptakan atau membentuk kekebalan tubuh serta menurunkan angka persebaran Covid-19. “Saya berharap seluruh pegawai disiplin melakukan aktivitas sesuai protokol kesehatan. Dan pada akhirnya bisa berdamai dengan Covid-19,” katanya. (BBWSBS/Tamara)