/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melaksanakan kegiatan monitoring di Bendungan Pacal di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021).. Kegiatan monitoring Bendungan Pacal tersebut terkait dengan kegiatan safari lapangan di wilayah Bojonegoro.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Kepala BBWSBS,, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech Kepala Bidang Operasi (OP) dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA IV, Antonius Suryono, SH, MMT.

Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan paparan kegiatan serta motivasi kepada pekerja terhadap rehabilitasi di Bendungan Pacal. “Bendungan Pacal usianya sudah tua dan sudah dimanfaatkan sejak tahun 1933, sehingga sudah saatnya mendapatkan perhatian khusus. Masalah geologi menjadi hal yang perlu diperhartikan dalam pekerjaan rehabilitasi Bendungan Pacal. Semoga hasil pekerjaan memenuhi kualitas, kuantitas, dan sesuai dengan spesifikasinya. Namun, yang paling penting adalah fungsi infrastruktur yang ada dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sekitar,” paparnya.

Dari kunjungan tersebut diketahui rincian kegiatan realisasi pekerjaan Bendungan Pacal sampai dengan 30 April 2021 mencapai 6,50%. Sedangkan rencana pekerjaan hingga 30 Mei 2021 memiliki target sebesar 13,285%.

Sebagai informasi, Bendungan Pacal yang terletak di Kecamatan Temayang tersebut memiliki tipe urugan batu dengan membran beton di udik. Tinggi maksimal bendungan yakni 35 meter dan lebar puncak 7 meter. Bendungan Pacal menjadi sumber air bagi daerah irigasi (DI) Pacal dengan luasan baku sawah 16.688 Ha. (Fira/BBWSBS).